donald trump bakal larang game cs:go, setuju atau tidak? Donald Trump Bakal Larang Game CS:GO, Setuju atau Tidak? trump 2815558 640

Pixabay.com

Gamers, sejak penembakan brutal yang terjadi pada 14 Februari 2018 lalu di Marjory Stoneman High School, Florida, AS, yang menewaskan 17 siswa sekolah tersebut, pemerintah Amerika mulai melakukan beberapa langkah penanggulangan. Selain memperketat pengamananan sekolah, pemerintah Donald Trump mempunyai wacana untuk melarang peredaran game yang bernuansa kekerasan, seperti CS:GO ataupun Grand Theft Auto.

donald trump bakal larang game cs:go, setuju atau tidak? Donald Trump Bakal Larang Game CS:GO, Setuju atau Tidak? csgo youtube

Youtube.com

Dilansir dari theguardian.com, Trump sudah mengampanyekan hal ini sejak kejadian penembakan brutal tersebut berlangsung. Wacananya ini sudah mendapat dukungan dari beberapa anggota dari fraksi Republik. Salah satunya adalah Matt Bevin, gubernur negara bagian Kentucky.

Wacana presiden Amerika ini tentu menimbulkan pro dan kontra. Pihak yang setuju juga muncul dari Wayne LaPierre, kepala National Rifle Association (NRA). Seperti ungkapan yang pernah dilontarkannya pada 2012 sesaat setelah penembakan Sandy Hook, video game bernuansa kekerasan seperti Bulletstorm, Grand Theft Auto, Mortal Kombat, dan Splatterhouse merupakan beberapa game yang sangat memengaruhi perilaku kejam dan brutal.

Alasan pemblokiran video game sebagai bagian dari antisipasi penembakan brutal di sekolah juga pernah diwacanakan pada 1999. Waktu itu, juga terjadi penembakan brutal di sekolah Columbine 1999. Pelaku penembakan saat itu adalah Eric Harris dan Dylan Klebold, keduanya merupakan pemain game tembak-tembakan yang berjudul “Doom”

Di sisi lain, pihak yang tidak setuju juga bermunculan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari kritikus game terkenal, Katherine Cross. Menurutnya, pendapat Trump dengan menyalahkan kekerasan hanya pada pengaruh game adalah tidak beralasan.

donald trump bakal larang game cs:go, setuju atau tidak? Donald Trump Bakal Larang Game CS:GO, Setuju atau Tidak? gta

Youtube.com

Keberatan Cross berdasarkan pada fakta bahwa di Amerika, ijin kepemilikan senjata api begitu longgar. Saat ini, tercatat lebih dari 42% warga sipil Amerika memiliki senjata api. Ingat ya, warga sipil, bukan tentara ataupun polisi.

Dengan jumlah sebesar itu, peredaran senjata api di tengah warga sangatlah banyak. Bahkan, data menunjukkan bahwa kepemilikan senjata api bagi warga Amerika jauh lebih mudah dibandingkan ijin memiliki Surat Ijin Mengemudi atau bahkan memiliki kendaraan bermotor! Dengan fakta seperti itu, Cross mengatakan bahwa terlalu dini untuk melimpahkan kesalahan tragedi penembakan di sekolah-sekolah kepada industri video game.

Pendapat yang senada dengan Cross juga dilontarkan oleh Dan Hewitt dari The Entertainment Software Association, perusahaan yang menaungi Ubisoft, Nintendo, EA, dan Activision. Menurutnya, video game itu bersifat netral. Artinya, tindakan yang muncul pada orang yang gemar memainkan video game dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya video game.

Selain itu, Hewitt juga mempertanyakan, “Saat ini, video game dimainkan oleh hampir semua penduduk dunia, tetapi kenapa maraknya penembakan di sekolah-sekolah hanya terjadi di Amerika?” Nah, loh...

Meski wacananya menimbulkan polemik, Donald Trump tetap melanjutkan wacana tersebut dengan mengumpulkan para produsen game pada Kamis, 8 Maret 2018 lalu. Saat ini, keputusan sedang digodok oleh pemerintah Amerika dan akan disosialisasikan dalam waktu dekat ini. Jika memang wacana Donald Trump itu akhirnya terealisasi, maka beberapa game yang bernuansa kekerasan bakal akan sulit diakses.

Kamu setuju atau tidak dengan keputusan Orang Nomor Satu Amerika itu?

driver besar 50mm headset rexus hx2, benarkah bikin suara menggelegar? Driver Besar 50mm Headset Rexus HX2, Benarkah Bikin Suara Menggelegar? HX2 thumbnail shop

Gamers, salah satu keunggulan headset Rexus HX2 adalah driver sebesar 50mm. Saat ini, ukuran itu merupakan ukuran driver terbesar yang dibenamkan dalam sebuah headphone. Buat kalian yang termasuk golongan anak yang “audio banget”, tentu sudah tahu manfaat driver besar dalam sebuah headset ataupun headphone. Tapi, bagi kalian yang belum tahu, yuk kita dalami bersama.

Dalam sebuah headset, terdapat berbagai komponen, seperti kabel, mikrofon, earpad, dan rumah headphone atau yang juga sering disebut dome. Headset mempunyai sepasang dome. Dalam masing-masing dome, di dalamnya terdapat sebuah komponen penting yang menjadi pusat produksi suara. Komponen itu bernama driver.

driver besar 50mm headset rexus hx2, benarkah bikin suara menggelegar? Driver Besar 50mm Headset Rexus HX2, Benarkah Bikin Suara Menggelegar? driver

headphonezone.in

Driver berfungsi untuk mengubah sinyal mikro elektrik menjadi getaran audio. Driver pun terdiri dari beberapa komponen pendukung, yaitu magnet, koil suara, dan membran (diafragma). Cara kerjanya adalah sinyal mikro elektrik yang masuk ke dalam driver akan diterima oleh magnet yang kemudian akan menggerakkan kumparan atau koil yang menempel pada dinding membran. Otomatis, membran atau diafragma akan akan bergetar sehingga menghasilkan suara.

Saat ini, ada beragam diameter driver, mulai dari yang paling kecil dengan ukuran beberapa milimeter hingga yang paling besar hingga ukuran beberapa inchi, seperti yang terdapat pada speaker audio. Untuk speaker perangkat headphone, baik in ear, on ear, ataupun over ear, diameternya mulai dari 8mm, 15mm, 20mm, dan 50mm.

Ukuran diameter driver menentukan kekuatan suara yang dihasilkan. Semakin besar diameter sebuah driver, semakin besar suara yang dihasilkan. Logikanya, semakin besar tambur, suara yang keluar saat ditabuh akan semakin besar.

Beragam Macam Driver
Seiring dengan perkembangan teknologi, ada beragam macam driver. Secara mudah, jenis driver pada speaker dibagi menjadi empat, yaitu;

Dynamic Driver
Ini adalah jenis driver yang paling lazim digunakan, terutama pada driver yang menggunakan membran atau diafragma lebar. Dalam tipe ini, membran ditempatkan di atas magnet sehingga mempunyai ruang getar yang tak terbatas. Tipe ini diyakini dapat menghasilkan suara rendah atau bass yang dalam dan luas tanpa membutuhkan daya yang besar.

Balanced Armatured Driver
Ukuran driver ini kecil tapi mempunyai spesifikasi suara yang sangat detil sehingga sangat banyak diaplikasikan pada in ear monitor (IEM).

Plannar Magnetic Driver
Tipe driver ini kerap diaplikasikan pada high-end headphone. Dalam tipe ini, diafragma atau membran diapit oleh sepasang magnet. Sinyal listrik pada kedua buah magnet akan menggerakkan membran dari dua arah sehingga menghasilkan gelombang suara yang stabil dan presisi.

Electrostatic Driver
Jika sebagian besar headphone atau headset menggunakan getaran membran yang bergerak, maka dalam tipe driver ini, menggunakan mebran elektronik yang diletakkan di antara dua elektroda. Jenis driver ini sangat jarang digunakan, kalaupun ada, harganya relatif sangat mahal.

Kekuatan Suara VS Kualitas Suara
Memang benar, besarnya driver sebuah headphone atau headset memengaruhi kekuatan suara. Tapi, itu bukan berarti besarnya driver sebuah speaker otomatis berpengaruh pada kualitas suara. Kualitas suara dipengaruhi oleh banyak hal lain yang lebih kompleks, seperti jenis material, kualitas magnet, impedansi atau hambatan, dan lain sebagainya.

Meski demikian, biasanya speaker headset yang memiliki driver besar mempunyai kualitas suara yang cukup bagus karena untuk memproduksi driver berukuran besar, dibutuhkan magnet, koil, dan membran berkualitas tinggi.

O iya, kualitas dan kekuatan suara juga dipengaruhi oleh posisinya dari pusat pendengaran alias gendang telinga. Sebagai contoh, sebuah in earphones mempunyai driver dengan diameter kecil.Tapi, saat didengarkan besar dan kualitas suara tak kalah dengan on earphones atau over earphones.

thundervox hx2 driver besar 50mm headset rexus hx2, benarkah bikin suara menggelegar? Driver Besar 50mm Headset Rexus HX2, Benarkah Bikin Suara Menggelegar? thundervox hx2 2

Kenapa bisa begitu? Hal itu disebabkan karena meski kecil driver-nya, in earphone dimasukkan ke dalam lubang telinga sehingga semakin dekat dengan gendang telinga.

Selain itu, lubang telinga juga berfungsi sebagai dome resonansi sehingga suara terdengar besar, intens, dan dengan minimal noise.

Bagaimana dengan Driver di Rexus Thundervox HX2?
Rexus Thundervox HX2 menggunakan dynamic driver berdiameter 50mm sehingga mempunyai kekuatan suara yang besar. Ambitus atau jarak interval nada yang digelontorkan pun akan relatif lebih luas.

Dengan range frekuensi bawah yang diklaim hingga 15Hz, kamu bisa mendengarkan nada bawah alias bass secara lebih mantap, dalam, dan menggelegar.

Selain itu, Thundervox HX2 juga sudah dilengkapi dengan teknologi virtual 7.1 sehingga kamu bisa mengakses suara surround dan detil. Suara langkah tokoh game yang kamu mainkan dapat terdengar jelas. Kedetilan dan kualitas suara HX2 cukup mumpuni untuk membuat kalian merasa masuk dalam suasana game.

 

Rexus-titanix-TX2 cara memegang mouse tentukan kenyamanan bermain Cara Memegang Mouse Tentukan Kenyamanan Bermain Rexus titanix TX2 3

Gamers, coba deh perhatikan kiri-kanan kamu saat bermain game. Jika kamu perhatikan secara seksama, rekan gamer di sebelahmu mempunyai cara unik saat memegang dan memainkan mouse. Tiap orang mempunyai cara sendiri dalam memegang mouse, tergantung dari kebiasaan, jenis mouse, dan cara bermainnya.

Meski terkesan sepele, cara memegang mouse termasuk salah satu faktor penentu kemenangan dalam permainan. Kecepatan, reaksi, dan ketahanan posisi bermain dipengaruhi oleh cara kamu memegang mouse. Secara garis besar, terdapat tiga tipe posisi memegang mouse, yaitu:

1. Palm Grip

cara memegang mouse tentukan kenyamanan bermain Cara Memegang Mouse Tentukan Kenyamanan Bermain palm grip

howtogeek.com

Cara memegang mouse ini adalah cara yang paling banyak dilakukan oleh para gamer. Palm grip adalah cara memegang atau mengoperasikan mouse dengan cara meletakkan telapak tangan di atas punggung mouse dengan jari telunjuk berada di atas posisi tombol kiri, jari tengah berada di atas tombol kanan, dan jempol berguna untuk mengoperasikan tombol-tombol yang ada di samping mouse.

Keuntungan: Genggaman yang mantap membuat kamu mempunyai tenaga yang kuat untuk menggerakkan mouse sekencang mungkin.

Kelemahan: Dengan menangkup semua bagian punggung mouse, otomatis pergelangan kamu akan menempel di meja. Untuk penggunaan yang lama, pergelangan kamu akan terasa pegal karena tergesek permukaan meja.

Mouse yang cocok: Posisi ini cocok untuk semua jenis mouse dengan beragam ukuran, baik mouse dengan ukuran relatif kecil, seperti Rexus Titanix TX2 atau TX9, maupun mouse yang ukurannya relatif lebar seperti Rexus Titanix TX3 ataupun TX8.

2. Tip Grip

cara memegang mouse tentukan kenyamanan bermain Cara Memegang Mouse Tentukan Kenyamanan Bermain tip grip 2

howtogeek.com

Posisi memegang mouse ini adalah cara memegang mouse dengan cara “mengambang” alias tidak meletakkan telapak tangan di atas bahu mouse. Dalam posisi ini, hanya jempol dan jari-jari saja yang menekan tombol keyboard.

Keuntungan: Cara seperti ini membuat pergerakan tangan lebih ringan karena karena beban telapak tangan tidak bertumpu pada mouse. Gesekan antara pergelangan tangan dengan permukaan meja pun dapat diminimalisir.

Kelemahan: Konsekuensi telapak tangan “melayang” di atas mouse adalah beban telapak tangan harus ditanggung oleh otot lengan sehingga untuk waktu yang lama, rasa pegal akan terasa di lengan kamu.

Mouse yang cocok: Mouse dengan bentuk pendek, ringan, dan tanpa penyangga telapak tangan. Rexus Titanix TX9 atapun TX2 masih cocok untuk pengguna dengan gaya tip grip.

3. Claw Grip

cara memegang mouse tentukan kenyamanan bermain Cara Memegang Mouse Tentukan Kenyamanan Bermain claw grip 2

Cara ini memang agak unik. Letakkan pergelangan tangan kamu di punggung mouse dan gunakan ujung kuku untuk mengoperasikan tombol-tombol mouse.

Keuntungan: Untuk permainan menembak, posisi ini cukup mendukung karena kamu bisa leluasa melakukan klik berulang-ulang.

Kelemahan: Cara memegang mouse seperti ini tergantung dari bentuk ujung jari. Jika mempunyai kuku yang panjang, kamu akan sedikit kesulitan untuk mengoperasikan mouse dengan cara ini.

Mouse yang cocok: Biasanya mouse yang digunakan adalah mouse dengan ukuran yang kecil, sedikit memanjang, dengan tombol yang cenderung panjang juga.

Sekali lagi, semua posisi ini tergantung dari kebiasaan para gamer. Jika hingga saat ini masih merasa nyaman dengan salah satu posisi, tak ada salahnya tetap menggunakan posisi tersebut.

gokil! intip pola latihan gamer profesional ini Gokil! Intip Pola Latihan Gamer Profesional Ini gamers 04

Gamers, untuk menjadi seorang yang benar-benar profesional dan menguasai bidang yang ditekuninya tentu membutuhkan totalitas. Seorang yang memilih menjadi penyanyi profesional harus berlatih vokal secara sungguh-sungguh. Seorang pebasket yang ingin menjadi atlet profesional pun harus mau berlatih berjam-jam untuk meningkatkan kemampuan dan staminanya bermain basket.

Begitu pula dengan seorang gamers profesional. Begitu kamu memilih untuk menjadi seorang gamer atau atlet esport profesional, kamu harus tahu konsekuensi yang harus dijalani. Apa itu? Ya, tentu saja latihan secara intensif. Hal itu juga yang dilakukan oleh para atlet esport yang tergabung dalam Team Liquid, sebuah tim profesional yang berlaga di League of Legends.

50 Jam Per Minggu
Dilansir dari bussinesinsider.com, para pemain Team Liquid harus berlatih minimal 50 jam per minggu. Artinya, dalam sehari, mereka rata-rata menghabiskan waktunya di depan komputer selama 7-8 jam.

gokil! intip pola latihan gamer profesional ini Gokil! Intip Pola Latihan Gamer Profesional Ini liquipedia

liquipedia.net

Menurut Diego Ruiz, jika kita telah memilih untuk menjadi gamer profesional, kita harus total untuk menjalankan aktivitas kita sebagai pemain profesional.

Menurutnya, persaingan dalam dunia gamer sangatlah kompetitif, apalagi di kompetisi League of Legends yang terkenal sebagai salah satu jenis game yang sulit.

Dalam kompetisi League of Legends, dibutuhkan pengetahuan gaming yang luas, ketrampilan memainkan peranti mekanik, dan tentu saja kemampuan refleks dan koordinasi tubuh yang sangat prima.

Untuk melatihnya, jadwal latihan dibagi menjadi tiga periode, yaitu:

Pagi Hari
Para gamer yang tergabung di Team Liquid setiap pagi memulai berlatih dengan melakukan sparing atau latihan tanding dengan tim profesional yang selevel sehingga dapat meningkatkan kemampuan. Jika hanya berlatih dengan tim yang levelnya berada di bawah, maka tidak kemajuan yang bisa diperoleh. Sebelum berlatih tanding dengan tim lain, mereka berlatih dahulu dengan sesama anggota tim.

Siang Hari
Sambil makan siang atau makan malam, mereka selalu mendiskusikan strategi game dan me-review video pertandingan sebelumnya atau video pertandingan tim lain untuk melihat peta kekuatan dan kelemahan lawan. Saat makan seperti ini juga digunakan untuk berdiskusi dengan pelatih.

Malam Hari
Saat pulang ke mess yang memang khusus disediakan untuk mereka di bilangan Santa Monica Office Park, para anggota Team Liquid tak lantas tidur – apalagi nonton sinetron. Mereka harus duduk kembali di kursi gaming pribadi dan bermain “Solo Queue”, sebuah model game yang bertujuan untuk melatih kemampuan personal para gamer.

Saat sedikit waktu luang, mereka diperbolehkan untuk menghubungi keluarga atau pacar mereka. Waktu santai itupun hanyalah sebentar. Setelahnya, mereka harus kembali berlatih game.

Jadwal Pemain Korea Lebih Gokil
Jadwal yang lebih berat dialami oleh teman satu tim Ruiz, yaitu Chae Gwan-Jin dan Kim Jae-hun. Kedua gamer asal Korea Selatan ini mengaku hanya tidur 4 jam dan menggunakan waktu sekitar 12 – 14 jam untuk berlatih. Buat para gamer Korea, jadwal seperti ini sudah biasa dilakukan oleh para gamer Korea.

Semangat berlatih para gamer di Korea memang menimbulkan kekaguman bagi para gamer di belahan dunia lainnya. Maklum, Korea merupakan pusat dan asal beragam kompetisi gaming sehingga seakan menjadi “kiblat” bagi semua kompetisi gaming lainnya.

Perbedaan jadwal ini kerap menjadi kendala. Banyak yang merasa bahwa pola latihan para atlet esport Korea sangat ekstrim. Untuk menyiasati luar biasa-nya jadwal latihan para atlet esport Korea, para gamer di belahan dunia lainnya, seperti di Amerika, mengutamakan sisi kualitas latihan.

Menurut Ruiz, cara yang dilakukan adalah dengan mengefektifkan latihan per game, dengan jeda istirahat yang hanya beberapa menit sebelum berlatih lagi. Cara ini dinilai bisa menyamakan level mereka dengan para gamer Korea.

Senin Adalah Waktu Istirahat
Pada musim kompetisi League Legends yang berlangsung dari Januari hingga Agustus, anggota tim berlatih dari hari Selasa hingga Jumat dan turun berlaga pada hari Sabtu dan Minggu. Hari Senin adalah hari yang ditunggu-tunggu karena mereka dapat kesempatan istirahat.

gokil! intip pola latihan gamer profesional ini Gokil! Intip Pola Latihan Gamer Profesional Ini adult 2398561 640 1

pixabay.com

Pada hari Senin, mereka juga mempunyai kesempatan untuk di-endorse oleh beragam sponsor. Di situlah mereka mendapatkan uang tambahan, selain dari gaji bulanan yang luar biasa besar.

Saat musim kompetisi berakhir dari Agustus hingga Desember, para pemain tetap berlatih rutin. Mengapa? Karena berhenti latihan seminggu saja, maka performa gaming kita langsung menurun.

Bagi gamer di luar Korea, periode rehat kompetisi ini justru digunakan untuk mengejar kemampuan para gamer Korea yang latihannya “gila-gilaan”.

Setelah mengetahui jadwal latihan para gamer profesional ini, apakah kalian makin bersemangat untuk menjadi atlet esport profesional? Ayo, kalian pasti bisa!

Gamers, siapa sih yang tak mau memiliki sendiri perangkat komputer game sendiri yang lengkap, keren, dan punya performa super? Semua dari kalian pasti mau. Bahkan, saking pinginnya, keinginan itu sampai terbawa dalam mimpi. Sebaiknya, jangan hanya diimpikan. Kalian bisa kok “membangun” sebuah perangkat komputer gaming secara perlahan-lahan, seiring dengan bertambahnya daya beli kalian. Untuk “membangun” seperangkat […]

Rexus Gaming Chair RGC102 kursi gaming, teknologi kursi mobil balap di depan komputer Kursi Gaming, Teknologi Kursi Mobil Balap di Depan Komputer slider chair 01 1024x427

Gamers, setiap kali bermain game, peranti yang selalu kita ingat tentulah mouse, keyboard, dan headset. Adalah wajar karena ketiga hal tersebut memang langsung bisa kita rasakan pengaruhnya dalam permainan yang kita lakukan. Akui, kita sering melupakan peranti berupa kursi gaming, terutama buat kita yang terbiasa bermain di warnet yang menggunakan kursi seadanya.

Kursi gaming memang tak sepopuler ketiga “saudaranya” karena kita tak langsung merasakan manfaatnya saat bermain. Tapi, cobalah untuk bermain selama berjam-jam dengan menggunakan kursi duduk biasa, maka yang akan terjadi adalah kamu akan merasakan pegal yang luar biasa. Itu terjadi karena postur tubuh saat duduk akan tidak tersokong dengan baik.

Posisi Menentukan Prestasi
Frank Maas, ahli esports ergonomics dari The Sandbox, AS, sangat menekankan posisi duduk saat bermain game, terutama saat gamer bertanding selama berjam-jam. Menurutnya, posisi sangat menentukan kecepatan refleks, ketahanan stamina, dan menghindarkan kita dari potensi sakit punggung serta peradangan pada pangkal telapak tangan (carpal tunnel syndrome).

kursi gaming, teknologi kursi mobil balap di depan komputer Kursi Gaming, Teknologi Kursi Mobil Balap di Depan Komputer Rexus GamingChair 102 03 1024x1024

Menurut Frank Maas, duduk untuk waktu lama membutuhkan posisi yang tepat. Prinsipnya, posisi punggung harus tetap tegak lurus, namun tetap rileks.

Lumbar atau bantalan antar tulang belakang hendaknya disandarkan secara nyaman pada bantalan kursi yang mengikuti kontur atau posisi tulang belakang.

Selain posisi tulang belakang, posisi kaki juga harus menapak sempurna di lantai, dengan posisi tulang paha vertikal sedikit menurun agar peredaran darah, baik dari jantung ke kaki ataupun sebaliknya, tetap lancar.

Sayangnya, saat ini, penyedia layanan warnet masih jarang yang menyediakan kursi gaming. Akibatnya, pengguna pun seenaknya duduk. Tak jarang, banyak gamer yang mengangkat kakinya ke kursi agar lebih nyaman. Jika hanya 1 -2 jam, hal itu tak jadi masalah. Tetapi, untuk waktu yang lama, hal itu tentu akan memengaruhi kesehatan.

Kursi Gaming, Adopsi Kursi Mobil Balap.
Karena kebutuhan kursi yang nyaman untuk esport, mulailah bermunculan produk kursi khusus gaming, sepeti Rexus Gaming Chair 101 dan Rexus Gaming Chair 102. Gaming chair ini makin banyak diminati oleh para pemain game profesional karena terbukti nyaman digunakan untuk bermain game.

kursi gaming, teknologi kursi mobil balap di depan komputer Kursi Gaming, Teknologi Kursi Mobil Balap di Depan Komputer Rexus GamingChair 102 02 1024x1024

Sekilas, kita akan langsung ingat akan sebuah kursi mobil balap saat melihat penampakan kursi gaming. Memang tak salah lagi, kursi gaming memang mengadopsi kursi balap mobil karena kursi balap mobil memungkinkan pengemudinya mengoperasikan mobil secara cepat dan memungkinan koordinasi tubuh bekerja maksimal saat duduk di atasnya.

Biasanya, jenis kursi mobil balap seperti ini digunakan dalam mobil yang mengikuti perlombaan ketahanan, seperti NASCAR, Rally, ataupun Le mans.

Pebalap mobil pada kejuaraan ketahanan harus tetap siaga dan fokus mengemudi untuk waktu yang lama, bahkan 24 jam penuh.

Itu pulalah yang terjadi pada pemain game. Mereka harus tetap fokus dan siaga dalam waktu yang lama. Karenanya, dibutuhkan kursi yang ergonomis dan nyaman.

Tak Cukup Hanya Nyaman
Kursi gaming yang ideal tak hanya sekedar memberi kenyamanan. Kalau cuma sekedar nyaman, bersandar di pundak pasangan kamu saja sudah nyaman…. (halah). Kriteria sebuah kursi gaming yang bagus harus meliputi beberapa hal berikut ini:

    1. Terbuat dari material berkualitas. Material itu terdiri dari besi rangka yang terbuat dari baja yang kuat, busa yang tak mudah kempes, kulit sintetis yang tak mudah sobek, dan material plastik yang kuat, terutama pada arm rest dan roda.
    2. Mempunyai sandaran tangan yang bisa disesuaikan. Panjang-pendek tangan gamer berbeda-beda sehingga kursi game yang baik adalah yagn mempunya arm rest yang bisa diatur posisinya. Rexus Gaming Chair 102 mempunyai arm rest 3D yang mempunyai posisi gerak tak terbatas dan bisa diatur maju-mundur.
    3. Mempunyai ruang duduk yang cukup lebar. Kursi gaming yang luas akan nyaman untuk diduduki, meski penggunanya berbadan relatif langsing. Gaming Chair Rexus 101 dan 102 mempunyai ukuran hingga XL sehingga dapat diduduki oleh orang dengan ukuran badan besar, maksimal 150 kilogram.
    4. Mempunyai sandaran punggung yang tinggi dan lebar. Ukuran sandaran punggung yang luas tersebut berfungsi untuk menyangga semakin banyak posisi tubuh belakang pemain. Bentuk yang ergonomis ini sangat dirasakan bagi para pembalap yang pasti akan terhentak ke belakang.
      kursi gaming, teknologi kursi mobil balap di depan komputer Kursi Gaming, Teknologi Kursi Mobil Balap di Depan Komputer kursi game 1030x580
    5. Sandaran punggung yang bisa diatur. Biasanya, kursi gaming mempunyai 3 mode penganturan back rest, yaitu 90 derajat untuk mode kerja atau gaming, 130 derajat untuk mode membaca atau menonton, dan 170/180 derajat untuk bersantai, istirahat atau bahkan tidur.
    6. Mempunyai keseimbangan. Ini tak kalah penting. Kursi gaming yang bagus mempertimbangkan segi keseimbangan sehingga meski kita rebahan di atasnya, kursi ini takkan terbalik.
    7. Mempunyai bantalan leher. Tujuannya adalah untuk menyangga leher dan kepala agar tak mudah pegal atau salah urat.
    8. Penopang lumbar atau bantalan tulang punggung. Kursi gaming mempunyai strap yang berguna untuk mengikat bantal penopang yang bisa disesuaikan dengan tinggi posisi lengkungan tulang belakang.
    9. Terakhir dan tak boleh dilupakan, saat memilih kursi gaming, sesuaikan dengan bujet dan kebutuhan kamu. Banyak sekali merek kursi gaming di pasaran, mulai dari harga 2 jutaan hingga puluhan juta. Kursi berharga mahal pun tak menjamin kenyamanan saat digunakan. Pertimbangkan pula layanan purna jualnya, seperti garansi.

alasan esport dimasukkan sebagai cabang olahraga Inilah Alasan Mengapa Esport Dimasukkan Sebagai Cabang Olahraga gamers 02

Gamers, kini gaming atau bermain game tidak bisa lagi dipandang hanya sebatas hobi atau salah satu sarana stress release. Gaming berkembang menjadi industri besar yang menjanjikan pemasukan yang luar biasa besar, baik bagi pemain, sponsor, produser game, atau penyedia layanan internet.

Coba bayangkan! Berdasar survey yang dilakukan oleh newzoo.com, pada 2013 kejuaraan dunia League of Legend berhasil menyedot penonton hingga 32 juta orang. Luar biasanya, pada 2014, kejuaraan gaming ini berhasil dipelototi oleh lebih dari 205 juta penonton!

Pada 2016, angka itu naik lagi jadi 292 juta orang. Dan, diprediksi pada 2019, sekitar 427 juta orang bakal menyaksikan pertandingan gaming. Artinya, itu berarti hampir dua kali jumlah penduduk Indonesia menonton tayangan gaming online. Gila, bukan?

Ada gula ada semut. Semakin banyak perhatian massa yang tersedot, semakin banyak uang yang mengalir ke industri ini. Milyaran Dollar AS lalu lalang di ceruk pertandingan esport. Sebagai contoh, pada Juli 2014, lebih dari 11.000 fans menonton pertandingan esports yang digelar di stadium basket Seattle Arena.

Pertandingan itu menawarkan hadiah fantastis, yaitu 11 Milyar Dollar atau sekitar 14,3 trilyun. Jumlah itu jauh di atas bujet kejuaraan golf USPGA Championship yang saat ini terkenal menawarkan uang yang sangat besar. Bahkan, tak tanggung-tanggung, raksasa media Amerika, ESPN, menyiarkannya secara live.

Polemik E-sport
Seiring berkembangnya industri gemerlap uang itu, gaming pun kemudian mulai digolongkan dalam salah satu cabang olahraga yang disebut sebagai e-sport, elektronik sport atau olahraga elektronik. Tentu hal ini menjadi perbincangan yang cukup menarik. Ada yang pro, namun banyak pula yang kontra.

alasan esport dimasukkan sebagai cabang olahraga Inilah Alasan Mengapa Esport Dimasukkan Sebagai Cabang Olahraga gamers 03

Mengapa? Dalam pengertian konvensional, olahraga identik dengan sebuah aktivitas fisik yang dilakukan secara intensif, ritmik, berkesinambungan, serta bertujuan untuk meningkatkan sistem kardiovaskuler, kekuatan otot, dan sistem koordinasi tubuh. Gampangnya, berolahraga itu identik dengan berkeringat. Kamu pun pasti akan berpikir seperti itu.

Tapi, jika ditelusuri lebih lanjut secara terbuka, ternyata gaming memang bisa dikategorikan sebagai salah satu cabang olahraga. Secara mudah, kamu bisa membandingkannya dengan olahraga catur yang hingga saat ini pun sudah dan tetap diakui sebagai salah satu cabang olahraga.

Agar lebih mudah dimengerti, yuk kita bandingkan antara esport dengan olahraga konvensional berdasarkan komponen-komponennnya. Secara garis besar ada tiga komponen utama dalam olahraga, yaitu Strategi, Kebugaran (Fitness), dan Koordinasi tubuh.

1. Strategi
Olahraga konvensional: Hampir semua olahraga membutuhkan strategi, apalagi olahraga pertandingan dan olahraga tim. Bahkan, olahraga personal seperti joging ataupun renang pun membutuhkan strategi.

Esport: Semua game membutuhkan strategi. Bahkan beberapa game seperti League of Legends dan StarCraft termasuk mempunyai tingkat kesulitan tinggi sehingga membutuhkan kemampuan strategis yang bagus dari pemainnya. Menurut beberapa peneliti, game bahkan membutuhkan strategi lebih kompleks daripada catur.

alasan esport dimasukkan sebagai cabang olahraga Inilah Alasan Mengapa Esport Dimasukkan Sebagai Cabang Olahraga gamers 04

2.  Kebugaran
Olahraga konvensional: Tentu, kebugaran adalah kunci dari semua olahraga. Kebugaran berperan langsung pada stamina sehingga seorang atlet bisa melakukan gerakan olahraga secara benar dan tepat.

Esport: Memang, seorang atlet esport profesional tak harus mempunyai kebugaran sekelas Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Tapi, kebugaran fisik juga menjadi kunci dalam esport. Seorang atlet esport profesional dituntut untuk kuat duduk di depan komputer selama sekitar 14 jam sehari.  Itu hanya bisa diperoleh dari makanan bernutrisi tinggi dan olahraga teratur, layaknya atlet olahraga konvensional.

alasan esport dimasukkan sebagai cabang olahraga Inilah Alasan Mengapa Esport Dimasukkan Sebagai Cabang Olahraga gamers 01

3.  Koordinasi tubuh
Olahraga konvensional: Kecepatan dan reaksi tubuh saat berolahraga dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan. Koordinasi itu meliputi reaksi mata melihat obyek, ketepatan menghindar, dan kemampuan memetakan ruang. Itu hanya bisa diperoleh dari latihan secara teratur dan terus menerus. Sebagai contoh, untuk melakukan servis dengan kecepatan lebih dari 140 km/jam, seorang Serena Williams harus bereaksi kurang dari setengah detik.

Esport: Buat para gamers, koordinasi tubuh juga sangat penting. Mereka harus punya refleks dan kemampuan berpikir yang sangat cepat. Seorang gamer profesional dapat melakukan 300 aksi per menit, baik dalam kelompok maupun saat beraksi sendiri. Studi membuktikan kemampuan refleks seorang gamer lebih baik daripada orang kebanyakan.

Pantaskah Digolongkan Sebagai Cabang Olahraga?
Michal Blicharz, seorang mantan atlet judo timnas Polandia, setuju esport digolongkan sebagai salah satu cabang olahraga. Menurutnya, olahraga tak bisa dinilai dari seberapa banyak keringat yang mengucur, tapi dari ketiga komponen olahraga di atas. Jika ketiga komponen tersebut sudah terpenuhi, maka suatu aktivitas dapat digolongkan sebagai olahraga.

alasan esport dimasukkan sebagai cabang olahraga Inilah Alasan Mengapa Esport Dimasukkan Sebagai Cabang Olahraga michal

Blicharz mengatakan bahwa esport membutuhkan ketahanan fisik yang hanya diperoleh dari latihan fisik secara teratur, di samping latihan game yang bisanya menghabiskan waktu sekitar 2 – 7 jam per hari. Sam Mathews, mantan atlet esport yang kini menjadi pendiri Fnatic, mengatakan bahwa agar secara khusus bisa menembak target secara tepat, kita harus latihan berjam-jam tiap hari.

Latihan fisik bagi atlet esport dapat dilakukan dengan latihan kardiovaskuler, seperti joging, berenang, atau HIIT (High Intensity Interval Training). Selain itu, atlet esport juga harus mendapatkan asupan makanan bernutrisi tinggi.

So, sudah mantapkah kamu jadi atlet esport?

 

 

manfaat lapisan serat nilon pada peralatan gaming rexus Kenapa Kabel Peralatan Gaming Rexus Dibungkus Serat Nilon? beleza 01

Gamers, jika kamu perhatikan baik-baik peralatan gaming Rexus, baik itu mouse, keyboard, dan headset-nya, menggunakan lapisan serat nilon sepanjang kabelnya. Sekilas, hal itu tentu membuat penampilannya makin garang. Tapi, ternyata tak hanya itu tujuan melapisi kabel gaming gear dengan serat nilon. Jadi, sebenarnya apa sih keistimewaan serat nilon?

Nilon adalah kain sintetis yang terbuat dari produk minyak bumi. Karena itu, nilon digolongkan sebagai kain sintetis. Itu berbeda dengan kain non sintetis yang seratnya didapatkan dari hewan atau tumbuhan, seperti wol yang berasal dari bulu domba, linen dan katun dari serat buah kapuk randu, atau sutra yang diperoleh dari serat yang dirajut ulat sutera.

Digunakan di Peralatan Perang
Nilon diciptakan dan dikembangkan pada tahun 1930-an oleh Wallace Carothers, seorang ahli kimia dari Amerika, yang bekerja di perusahaan Dupont Chemical. Perusahaan ini hingga saat ini tetap memproduksi berbagai bahan olahan minyak bumi.

Kekuatan serat nilon langsung diakui sejak diperkenalkan ke publik pada 1938. Banyak peralatan militer yang kemudian mengadopsi serat ini dalam peralatannya, seperti untuk membuat parasut, seragam militer, strap atau tali pada senapan, dan lain sebagainya. Nilon juga akhirnya digunakan sebagai serat pendukung dalam sebuah ban.

manfaat lapisan serat nilon pada peralatan gaming rexus Kenapa Kabel Peralatan Gaming Rexus Dibungkus Serat Nilon? tali

Selain kuat, ada beberapa karakteristik serat nilon, yaitu:
– Tidak menyerap air atau kelembapan sehingga melindungi bahan yang dibungkus di dalamnya.
– Mempunyai daya regang dan elastisitas yang bagus.
– Tahan terhadap air dan panas.
– Tidak mudah lecet atau terkoyak
– Tidak berjamur atau rusak karen terkena zat kimia.


Pembungkus Kabel yang Ideal

Dengan karakteristik seperti itu, banyak produk yang dikombinasikan dengan serat nilon. Sebut saja selang air. Banyak selang yang menggunakan jalinan serat nilon di dalamnya. Tali panjat dinding pun menggunakan produk serat nilon untuk mendapatkan durabilitas yang tinggi.

Tak hanya itu, kabel peralatan gaming Rexus pun menggunakan serat nilon untuk membungkus kabelnya. Jadi, di luar inti kabel terbuat dari tembaga, terdapat lapisan karet atau plastik dan kemudian dilapisi lagi dengan serat nilon.

Rexus-titanix-TX2 manfaat lapisan serat nilon pada peralatan gaming rexus Kenapa Kabel Peralatan Gaming Rexus Dibungkus Serat Nilon? Rexus titanix TX2 2

Cara melapisinya pun dengan cara dirajut sehingga antar rajutan tersebut akan saling mengikat sehingga memunculkan kekuatan yang luar biasa. Dengan dirajut, kabel juga takkan kehilangan fleksibilitasnya.

Jadi, masih beranggapan bahwa serat nilon di kabel produk Rexus hanya untuk menambah gaya penampilan?

syarat menjadi atlet e-sport dan profesional gamers Mau Jadi Atlet E-Sport? Syaratnya Cuma Ini Kok arora

Gamers, saat ini bermain game tak bisa dikategorikan sebagai pelampiasan hobi semata. Jauh lebih dari itu, bermain game menjadi salah satu karier profesional. Itu dikarenakan gaming mulai dikategorikan dalam cabang olahraga resmi dengan nama e-sport.

Makin banyak pertandingan game yang digelar dengan menawarkan hadiah milyaran Rupiah. Pemainnya pun disebut sebagai atlet e-sport. Hadiah menggiurkan dan dukungan dari sponsorial yang sangat kencang membuat banyak gamers yang mulai menekuni cabang olahraga ini secara serius.

syarat menjadi atlet e-sport dan profesional gamers Mau Jadi Atlet E-Sport? Syaratnya Cuma Ini Kok ning thescoreesports

Apakah hanya dengan jago bermain game kamu lantas bisa jadi atlet e-sport? Belum tentu. Dilansir dari detik.com, menurut Presiden serta Pendiri Asosiasi eSport Indonesia, Eddy Lim, untuk menjadi atlet eSport tak melulu jago bermain game. Ada hal lain yang perlu diperhatikan oleh para gamers yang ingin menjadi atlet e-sport.

Menurut Eddy Lim, ada dua syarat lain yang perlu dipenuhi oleh atlet e-sport, yakni tubuh yang sehat dan otak cerdas. Tubuh yang sehat hanya bisa diperoleh dengan cara mengonsumsi makanan bernutrisi, istirahat yang cukup, dan olahraga teratur. Jangan mentang-mentang ingin menjadi atlet e-sport terus bermain game berjam-jam sepanjang hari tanpa menghiraukan faktor kesehatan. Itu salah.

Porsi berlatih game justru jangan terlalu terforsir. Perbanyak waktu untuk olahraga fisik karena daya tahan dan kestabilan konstentrasi sangat tergantung pada kondisi tubuh. Olahraga seperti berenang, joging, atau olahraga kardiovaskuler adalah pilihan olahraga yang tepat.

syarat menjadi atlet e-sport dan profesional gamers Mau Jadi Atlet E-Sport? Syaratnya Cuma Ini Kok karina 758x548

Faktor kedua adalah atlet e-sport harus cerdas. Menurut Eddy, e-sport mengadu strategi dan logika. Makanya, biasanya atlet e-sport berlatar belakang mereka yang suka akan pelajaran eksak seperti matematika atau fisika. Mengapa? Belajar ilmu pasti diklaim lebih efektif menstimulus otak agar berpikir secara logis dan tepat.

Selain menjanjikan hadiah yang menggiurkan, profesi atlet e-sport tetap dapat berkiprah di dunia gaming. Banyak pemain veteran e-sport banyak yang menjadi announcer pertandingan, pelatih, atau pebisnis peranti gaming.

Rexus-titanix-TX3 yuk, pahami arti polling rate di gaming mouse Yuk, Pahami Arti Polling Rate di Gaming Mouse Rexus Titanix TX3 1

Gamers, kamu tentu sering mendengar atau bahkan membaca sendiri istilah “Polling Rate” dalam sebuah software mouse. Istilah ini seringkali dikaitkan dengan istilah Dot Per Inch (DPI) yang pernah kita bahas secara khusus di artikel “Apakah Arti DPI dalam Sebuah Mouse?” Keduanya mempunyai keterkaitan dengan pergerakan sensorik mouse untuk menggerakkan kursor yang ada di layar komputer.

Bedanya, jika DPI berhubungan dengan kemampuan sensor optik, maka Polling Rate berkaitan dengan kemampuan chipset dalam mouse untuk menghantarkan “script” atau sinyal perintah ke komputer. Jadi, untuk mengatur kecepatan, ketepatan, dan intensitas gerakan kursor, DIP dan Polling Rate adalah dua hal yang tak terpisahkan.

Rexus-titanix-TX2 yuk, pahami arti polling rate di gaming mouse Yuk, Pahami Arti Polling Rate di Gaming Mouse Rexus titanix TX2 3Jadi, apa itu Polling Rate? Secara sederhana, Polling Rate adalah kemampuan mouse untuk memberikan laporan tentang posisinya ke komputer. Semakin tinggi nilai Polling Rate, semakin besar kemampuan mouse untuk mendeteksi DPI dan memberikan skrip-nya ke komputer. Karenanya, semakin tinggi Polling Rate, kursor akan semakin akurat dalam mendeteksi posisi mouse.

Konsekuensinya, saat diatur pada Polling Rate yang tinggi, prosesor komputer bekerja keras untuk memetakan posisi mouse karena menerima perintah banyak data per detik.

Terjadi masalah jika kemampuan komputer tidak kompatibel dengan kemampuan Polling Rate sebuah mouse. Banyak terjadi kasus mouse yang menggunakan Polling Rate tinggi tidak bisa diaplikasikan secara optimal sehingga justru terasa “delay“.

Nilai Polling Rate diukur dengan menggunakan ukuran Hertz (Hz). Artinya, chipset dalam mouse akan melaporkan gerakan mouse per detik.

yuk, pahami arti polling rate di gaming mouse Yuk, Pahami Arti Polling Rate di Gaming Mouse REXUS TX9 Titanix LED Mode

Yuk, kita ambil contoh dengan mengaplikasikan settingan polling rate pada gaming mouse Rexus Titanix TX9. Dalam software TX9, terdapat pilihan settingan Polling Rate 1000Hz. Jika kita menggunakan settingan Polling Rate itu, maka berarti mouse akan melaporkan posisinya 1000 kali per detik.

Sebenarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara setting-an Polling Rate 500Hz dengan 1000Hz. Kamu baru akan merasakan bedanya saat menggunakan setting-an 250Hz yang dibandingkan dengan settingan 1000Hz. Itu bisa kamu lihat dari interval sinyal yang keluar dari chipset seperti pada ilustrasi yang dicuplik dari blurbusters.com ini.

yuk, pahami arti polling rate di gaming mouse Yuk, Pahami Arti Polling Rate di Gaming Mouse pollingrate

Sekali lagi, semakin tinggi pengaturan nilai Polling Rate, semakin besar kerja komputer. Jadi, hal yang perlu diperhatikan adalah menyelaraskan kemampuan komputer dan resolusi layar dengan setting-an Polling Rate mouse.

Banyak gamers yang justru menyeting Polling Rate di nilai yang rendah, seperti di 100Hz atau 125Hz. Namun, jika saat menggunakan settingan Polling Rate 1000Hz, komputer masih bisa mengakses skrip secara mumpuni, maka gunakan setting-an tersebut.

Nah, lalu bagaimana cara menyetingnya jika kita tidak tahu kapasitas komputer kita?

1. Cara yang termudah adalah dengan mencoba gerakan mouse secara langsung. Mulailah dengan Polling Rate yang terendah di software mouse.
2. Tingkatkan nilai Polling Rate secara bertahap.
3. Sinkronkan gerakan mouse dengan gerakan kursor. Apakah ada delay sepersekian detik? Apakah kursor yang digerakkan mouse dapat jatuh di target secara tepat?
4. Jika dirasa sudah cukup enak untuk digunakan bermain, simpan setting-an tersebut pada Profile.

Selamat menemukan pengaturan Polling Rate paling nyaman buat gaming mouse kamu!