Gamer, beberapa waktu lalu, Tencent membuat keputusan melarang pemain PUBG Mobile menggunakan emulator pihak ketiga sehingga game mobile ini tidak bisa dimainkan dengan menggunakan gamepad, keyboard, atau alat bantu lainnya. Tencent pun melarang penggunaan software emulator yang mendukung peralatan tersebut, seperti Octopus dan lain sebagainya.

Jika tetap ada yang nekad menggunakannya, maka pengguna tersebut akan terkena banned ID-nya. Tak tanggung-tanggung, ID yang di-banned tersebut tidak akan bisa kembali diakses selama 10 tahun! Seram kan?

Mengantipasi Cheating
Dari Twitter resmi PUBG Mobile @pubgmobile, diinformasikan bahwa tujuan Tencent melakukan ban untuk software emulator pihak ketiga adalah untuk memerangi cheating atau kecurangan. Pihak PUBG Mobile pun berdalih bahwa larangan itu juga bertujuan untuk mengurangi hacking.

Memang, adalah hak Tencent sebagai pemilik PUBG Mobile untuk menerapkan berbagai kebijakan yang terkait dengan produknya. Tetapi, perlu diketahui, bahwa meski di satu sisi Tencent blokir Octopus, tapi di sisi lain, perusahaan asal China tetap menyediakan aplikasi resmi yang memungkinkan PUBG Mobile dimainkan di PC, yaitu dengan Tencent Gaming Buddy.

Key Mapper, Solusi Main PUBGM Pakai Gamepad
Buat kalian yang tetap masih ngotot ingin memainkan PUBG Mobile dengan kontroler seperti gamepad Rexus GX1 ataupun Rexus GX2, tetap ada jalan keluar yang bisa dicoba. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan Key Mapper yang ada di Tencent Gamming Buddy.

Bagaimana caranya? Yuk, kita pelajari.

1. Buka Menu Key Mapping

Pertama – tama, kamu harus tahu di mana sih tempat untuk mengatur key mapping ini. Kamu bisa membuka menu key mapping dengan mengklik ikon keyboard yang ada pada bagian kanan emulator Tencent Gaming Buddy.

2. Pilihan Controller (Gamepad)

Muncul dua tab: Tab Keyboard dan Mouse & Tab Gamepad. Pilih Tab Gamepad untuk mengatur settingan key mapping controller (gamepad).

Pada Tab Gamepad pastikan kalau controller (gamepad) sudah terkoneksi (connected).

Jika kamu sudah memasang controller (gamepad) dan masih tidak terkoneksi (not connected), mungkin kamu perlu menginstall driver untuk controller-mu itu. Klik (guide) di samping tulisan tidak terkoneksi (not connected), untuk menginstall sebuah aplikasi penemu driver untuk gamepad-mu. Tekan Install pada jendela yang baru muncul.

Catatan: Ketika kamu menggunakan controller yang tidak memiliki instalan driver atau controller lainnya yang tidak terdeteksi, kamu mungkin harus mengikuti langkah tambahan untuk mengaturnya sehingga dapat digunakan.

3. Membuat Key Mapping

Yang harus kamu lakukan pertama kali adalah mengaktifkan “Secondary Keys” yaitu Direction dan Camera. Kedua Secondary Keys tersebut sangat penting untuk mengaktifkan pergerakan dan kamera dari karaktermu.

2 Key Mapping Besar akan muncul setelah kamu mengaktifkan keys tersebut, setiap key mapping melambangkan Direction (Joystick Kiri) dan Camera (Joystick Kanan) yang dapat kamu bedakan key mapping-nya dengan mudah.

4. Mengubah Key Mapping

Untuk mengganti key mapping setelah kamu salah memberikannya, double klik (klik dua kali) key mapping sampai tombol yang lama hilang dan key mapping berkedip lalu tekan tombol lainnya yang kamu suka pada controller-mu.

5. Memposisikan Key Mapping

Untuk mengatur posisinya kamu harus masuk ke dalam permainan terlebih dahulu agar lebih mudah ketika ingin mencoba key mapping maupun memposisikan key mapping tersebut.

Agar lebih mudah kami rekomendasikan untuk masuk ke “Training Mode”, karena di training mode kamu dapat keluar dengan mudah dan mengaturnya sepuas yang kamu mau.

Geser key mapping tersebut ke bagian – bagian di layarmu untuk memposisikannya, kamu juga dapat melihat referensi posisi dari bagian key mapping keyboard dan mouse. Kamu juga dapat melihat rekomendasi key mapping dari kami pada bagian selanjutnya di bawah ini dan ikuti posisinya.

Rekomendasi Key Mapping

Key mapping tersebut harus berada di tempat di mana UI atau tombol – tombol penting berada di layar. Sebagai contoh, ada “Tombol Menembak” sehingga tombol controller tersebut dapat digunakan untuk menembakkan senjata, prinsip yang sama digunakan juga untuk setiap tombol lainnya.

Menggunakan  gamepad saat ini tidak dapat digunakan sepenuhnya karena beberapa key mapping spesial tidak ada di key mapping gamepad saat ini.

Contohnya seperti key mapping hijau yang ada pada key mapping keyboard dan mouse (yang dapat digunakan untuk membuka pintu, masuk ke mobil, mengambil barang, dll dalam 1 key mapping).

Oleh karena itu kami hanya dapat mengatur key mapping pada semua fungsi penting untuk controller (menembak, reload, ganti senjata, dll) sehingga kamu harus mengkombinasikan  gamepad dengan keyboard dan mouse untuk bermain dengan lancar.

Di bawah ini adalah  daftar fungsi penting  yang dapat dibuatkan key mapping-nya ke dalam tombol gamepad. Kamu dapat mengganti tombol sesuai dengan kebiasaan bermain dengan mengubah key mapping .

Sumber: pubgmobile.gcube.id

Gamer, Rexus mengembangkan teknologi baru pada kursi gaming Rexus RGC 103. Gaming chair tipe ini memang banyak disuka oleh banyak kalangan, baik dari lingkungan gamer maupun professional. Tak hanya untuk bermain game, kursi ini juga banyak digunakan untuk bermacam profesi, seperti desainer grafis, drawer, teknisi, dan bahkan digunakan sebagai kursi bos loh.

Dipercaya oleh banyak orang untuk mendukung aktivitas mereka tentu membuat Rexus terus meningkatkan fitur dan teknologi di dalam kursi gaming RGC103 biar pengguna makin nyaman duduk di atasnya. Peningkatan fitur tersebut juga mengikuti perkembangan teknologi mekanisme kursi yang sedang “ngetrend”.

Multi-function “Frog” Tilt Mechanical
Teknologi ini menjadi teknologi yang paling berubah secara signifikan. Sebelumnya, tipe kursi ini menggunakan butterfly tilt mechanical. Di versi baru ini, RGC103 mengadopsi teknologi terbaru “frog” tilt mechanism. Dengan teknologi ini, dudukan kursi dapat mengayun di sudut ayunan sekitar 13 derajat sehingga paha bisa sedikit naik ke atas atau turun ke posisi normal, dengan diatur menggunakan pengunci.

Teknologi mekanikal multi-fungsi ini dilengkapi dengan dua tuas yang berfungsi untuk mengatur ketinggian kursi (tuas kanan) dan sudut kemiringan duduk (tuas kiri). Pengaturan ini dapat dilakukan dengan sangat mudah.

Apa fungsinya?
Sistem ini akan memberi kenyamanan maksimal bagi pengguna, terutama pada bagian kaki dan paha agar tidak mudah pegal saat duduk dalam waktu lama.

4D Handle
Pegangan tangan RGC 103 versi terbaru dikembangkan dari versi 3D ke 4D. Itu merujuk pada pegerakan atau pergeserangan pegangan tangan dari yang semula naik-turun, serong kanan-kiri, dan maju mundur  menjadi:

– Naik turun
Handel dapat dapat dinaik-turunkan dengan menekan tombol pengunci di bagian samping luar sambil menarik gagang ke atas atau menurunkannya.

– Serong kanan – kiri
Handel dapat dibelokkan serong ke kanan atau ke kiri dengan menekan tombol pengunci di ujung pegangan sambil membelokkan pegangan.

– Maju – mudur
Handel dapat diatur maju mundur dengan menekan tombol pengunci di ujung pegangan sambil memajukan atau memundurkannya.

– Geser
Dudukan handel dapat digeser ke dalam (merapat ke tubuh) ataupun keluar (menjauhi tubuh) dengan menekan tombol di bagian dalam handel sembari menggesernya.

Apa fungsinya?
Pengaturan pilihan posisi penyangga tangan yang makin beragam akan membuat pegangan tangan bisa disesuaikan dengan sebanyak mungkin posisi tangan sehingga memaksimalkan kenyamanan. Pengaturan posisi tangan yang benar akan meminimalisir gangguan kesehatan yang menyerang bagian persendian tangan.

Diameter Roda Lebih Besar
Keunggulan lain RGC103 adalah penggunaan roda dengan diameter yang lebih besar. Kebanyakan kursi gaming menggunakan roda berdiameter 6cm, sedangkan RGC103 menggunakan roda dengan diameter 7,5cm bermaterial plastik yang kuat.

Apa fungsinya?
Dengan roda yang lebih besar, tampilan RGC103 akan lebih gagah. Pengguna yang berukuran tubuh besar tentu akan makin terbantu karena ketinggian kursi sedikit lebih naik. Selain itu, roda yang besar juga akan membuat pergerseran kursi makin smooth.

 

Gamer, siapa yang berani “nembak” cewek-cewek cakep ini? Sebelum itu, pastiin kalian punya kemampuan menembak yang bagus karena 5 cewek gamer ini jago nembak di game Point Blank. Mau tahu siapa saja mereka? Nih daftarnya versi rexus.id.

Foto: instagram.com/@indrisherlyana

1. Indri “Clarity” Sherlyana
Siapa yang tidak tahu cewek cantik satu ini? Ya, di dunia Point Blank, Indri Sherlyana dapat disebut sebagai “ratunya”. Saat bermain Point Blank, gamer cantik ini punya kemampuan luar biasa dan bisa di semua posisi, baik sebagai Rusher, Support, ataupun Pointman. Dia berhasil menjuarai kompetisi Point Blank Ladies Championship (PBLC) dan baru saja meraih runner up di ajang Point Blank International Women Championship (PBIWC) Rusia 2019 bersama Tim Galaxy Ladies.

Foto: instagram.com/@megakiss.emelyn

2. Emelyn Peach Laode
Cewek cantik berumur 23 tahun ini tergabung dalam tim eSport bernama MegaKiss yang dibentuk oleh founder Cherrybelle. Dari luar, penampilan tim MegaKiss emang imut banget, tapi siapa sangka imut-imut tapi jago nembak saat main PUBG Mobil.

Foto: Facebook.com

3. Maria “Cyrus” Rasandy
Cyrus yang punya nama lengkap Maria Rasandy ini tergabung dalam tim Evos Galaxy. Bersama Tim Evos Galaxy, Cyrus berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu cewek yang jago nembak di game PB.

Foto: Indosport.com

4. Priscilla “Cronoz” Angelica
Cewek berkacamata ini juga bernaung di Evos Galaxy. Bersama timnya, dia juga telah mengikuti banyak kompetisi Point Blank, baik nasional maupun internasilan Dia juga turut berpartisipasi dalam kemenangan Evos Galaxy di Point Blank Ladies Championship 2017 dan 2018.

Foto: revolvy.com

5. Citra Sukma
Cewek manis yang baru saja lulus dari bangku SMA ini tergabung dalam tim Point Blank Colosseum Arena. Meski pendiam dan imut, tapi saat berlaga di Point Blank, kalian bakal nemuin sosok Citra yang beda 180 derajat. Dia takkan segan-segan kill musuhnya dengan satu kali tembakan. Prestasi Citra memang belum sehebat senior lainnya, tapi saat dia mabar secara live di Youtube, banyak penggemar yang mengidolakannya.

Merakit komputer gaming tidak lepas dari pengetahuan tentang kapasitas RAM yang ideal untuk PC gaming. Seperti kita ketahui, salah satu komponen komputer atau PC gaming, yaitu RAM (Random Access Memory) adalah komponen komputer yang berfungsi bersama prosesor sebagai “otak” dari sebuah PC. Semua proses aplikasi yang ada di komputer membutuhkan kapasitas penyimpan dan itu dilakukan oleh RAM.

Tidak seperti prosesor atau kartu grafis, menambah kapasitas memori RAM tidak bakal serta merta meningkatkan kinerja PC gaming. Jika kamu sudah mempunyai PC gaming dengan RAM yang kapasitasnya cukup, maka dengan menambah kapasitas takkan mengubah perfoma komputer saat bermain game. RAM DDR4 memang lebih cepat dari RAM DDR3, tetapi perbedaan kecepatan keduanya tidaklah signifikan.

Kartu grafis yang mumpuni akan meningkatkan PC saat menampilkan grafis. Kalian bisa memilih resolusi dan pengaturan grafis yang lebih tinggi. CPU atau prosesor kelas sultan akan membantu dalam lebih memproses game yang berat, penuh strategi, dan tingkat kesulitan grafis tinggi, seperti game Civilization V. RAM tidak secara langsung berfungsi seperti itu. RAM berfungsi untuk menyimpan jejak memori dari semua aplikasi yang kalian mainkan… bukan memori akan mantan, tapi.

Jadi, pertanyaannya, berapa kapasitas RAM yang cukup dan ideal untuk sebuah PC game?

Jawabannya tergantung kebutuhan. Pada komputer yang hanya membutuhkan browser web dan program desktop dasar, RAM berkapasitas 4GB mungkin cukup, tergantung pada program yang sedang Anda jalankan. Sebaliknya, pada komputer yang menyimpan basis data besar dan mesin virtual RAM dengan kapasitas 32GB mungkin tidak cukup.

Banyak game saat ini adalah cross-platform yang dirancang untuk berbagai mesin pemutar game, seperti PlayStation 4 dan Xbox One ataupun PC. Seperti kita ketahui, standar RAM di PS4 dan Xbox One adalah 8GB RAM. Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa banyak game membutuhkan RAM 6 – 8GB. Begitu pula pada PC.

Namun, semuanya tidak bisa dilepaskan dari jenis permainan yang kalian mainkan dan seberapa banyak kinerja yang Anda inginkan. Di Steam store masing-masing game, kalian bisa melihat minimal dan rekomendasi RAM dari setiap game. Sebagai contoh:

Dying Light: minimum 4GB, direkomendasikan 8GB.
Grand Theft Auto V: minimum 4GB, direkomendasikan 8GB.
The Witcher 3: minimum 6GB, direkomendasikan 8GB.
Fallout 4: minimum dan direkomendasikan 8GB.
Batman: Arkham Knight: minimum 6GB, direkomendasikan 8GB (Untuk Windows 10 direkomendasikan 12GB)
Rise of the Tomb Raider: minimum 6GB, direkomendasikan 8GB

Dari contoh beberapa game tersebut cukup jelas bahwa kebanyakan game PC saat ini umumnya membutuhkan memori minimal 8GB. Ya, beberapa game meminta RAM lebih besar, tapi 8GB semakin menjadi standar minimum.

Gamers, ada beberapa hal penting yang menentukan kualitas gaming headset. Sebenarnya, kualitas tersebut dapat dilihat dalam spesifikasi produk elektronika pasti dituliskan agar memudahkan pengguna mengetahui karakteristik dan kualitas produk yang hendak dibelinya.

Buat kalian yang tidak terlalu paham dengan istilah teknis untuk sebuah gaming headset, jangan kuatir. Berikut beberapa istilah mudah yang bisa dan wajib kamu ketahui sebelum membeli headset.

1. Range frekuensi

Kemampuan driver headset untuk menangkap frekuensi, baik rendah maupun tinggi. Biasanya, gaming headset mempunyai range frekuensi 20Hz – 20.000HZ. Artinya, headset itu bisa menangkap suara rendah (bas) di kisaran frekuensi 20Hz dan suara tinggi (trebel) di 20 ribu Hertz. Untuk audio headset berkelas biasanya mempunyai range 16 – 20.000Hz. Bahkan, ada yang memiliki range 15 – 20.000Hz, yang dibanderol dengan harga relatif mahal.

2. Sensitivitas speaker

Ini merupakan ukuran sensitivitas driver pada headset untuk mengenali sinyal elektronik yang berguna untuk menggetarkan membran di dalamnya. Biasanya, sensitivitas ini diukur berdasarkan ukuran desibel (dB). Semakin tinggi nilai desibel-nya, semakin sensitif headset. Gaming headset Rexus seri Thundervox mempunyai sensitivitas hingga 120 dB.

3. Sensitivitas mikrofon

Perbedaan headphone dengan headset adalah mikrofon. Headset mempunyai microphone yang bisa digunakan untuk berkomunikasi antar pemain saat bermain gim online. Secara mudah, carilah headset dengan nilai sensitivitas tinggi. Itu bisa dilihat dari angka ukuran sensitivitas yang diukur dengan desibel (dB). Secara lebih lengkap, selain sensitivitas, kalian juga perlu mempertimbangkan mengenai keseimbangan antara level noiseclipping point, dan distorsi.

Headset dengan mikrofon yang dilengkapi fitur omni-directional microphone, seperti Rexus Thundervox f35 atau Vonix F22, biasanya mempunyai angka sensitivitas tinggi karena dimampukan untuk menerima suara dari berbagai sumber.

4. Impedansi

Dalam mekanisme sebuah driver, terdapat magnet yang dilengkapi resistor untuk menghambat arus listrik mikro yang masuk ke dalamnya. Itu diukur menggunakan ukuran Ohm (?). Semakin rendah nilai Ohm-nya, semakin besar arus listrik mikro yang mengalir ke magnet driver dan kemampuan volume headset pun makin kencang. Untuk headset gaming, rata-rata impedansinya berada di kisaran 32 Ohm.

5. Diameter speaker

Yang dimaksud diameter di sini adalah ukuran lingkar driver speaker, bukan ukuran dome earpad. Semakin lebar diameter speaker-nya, biasanya suara yang dihasilkan juga makin luas. Rata-rata gaming headset dilengkapi dengan speaker berdiameter 50mm, seperti produk Rexus Vonix F19, Thundervox F35, Thundervox HX1, ataupun Thundervox HX2.

6. Earcup

Jangan sepelekan soal busa bundar ini ya, Gaess. Ngga cuma untuk membuat kuping nyaman, earcup atau bantalan busa telinga juga berfungsi penting sebagai pembentuk suara dan peredam bising dari luar. Jadi, suara yang dihasilkan oleh headset membutuhkan ruang resonansi agar produksi suara terbentuk dengan sempurna. Nahearcup tersebut berfungsi sebagai “ruang resonansi” itu. Earcup juga berfungsi sebagai passive noise reduction system atau peredam bising berteknologi pasif yang akan menghambat suara dari luar masuk ke dalam kuping saat kamu mendengarkan musik atau bermain game.

 

Gamer, pasti kalian tidak asing dengan istilah “software macro” atau “macros software”. Istilah tersebut paling banyak digunakan pada mouse gaming dan beberapa tipe keyboard gaming. Secara mudah, software macro merupakan perintah pemrograman yang bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi tombol-tombol dan fitur di dalam mouse dan keyboard.

Jadi, jika mempunyai mouse atau keyboard yang didukung software macro, kalian bisa memberi “script perintah” pada mouse atau keyboard agar mempunyai fungsi yang kalian inginkan. Sebagai contoh, kalian bisa mengatur fungsi tombol kiri sebagai tombol turbo yang bisa melakukan klik selama berulang-ulang dalam sekali tekan.

Agar bisa menyimpan skrip perintah tersebut, sebuah mouse ataupun keyboard macro dilengkapi dengan memori di dalamnya (on board memory). Biasanya, chip itu memiliki memori sekitar 128 KB – 1MB. Memori ini berfungsi untuk menyimpan beragam perintah pengaturan.

Untuk memberi perintah tersebut, mouse gaming macro dilengkapi dengan driver yang berfungsi untuk menyimpan dan mengekstraksi software yang hendak diunduh di komputer.

Langkah-langkah Penting Setting Macro
Berikut adalah langkah-langkah umum yang biasa dilakukan untuk mengatur software macro dalam sebuah mouse ataupun keyboard. Langkah tersebut disesuaikan dengan tampilan pada user interface (UI) yang ada dalam software.

  1. Unduh software-nya

Langkah pertama tentu kalian harus mendapatkan perangkat lunak atau software sebelum membuat skrip perintah untuk mouse atapun keyboard kalian. Pada mouse dan keyboard Rexus versi lama, biasanya akan disertakan CD driver Setelah diunduh, software tersebut akan tampil sebagai shortcut di layar komputer.

  1. Pengaturan Fungsi Tombol
    Pengaturan makro pada mouse ataupun keyboard dimulai dari pengaturan tombol ataupun keypad yang ada di dalamnya. Untuk mouse gaming, biasanya terdapat 6 hingga 8 tombol yang bisa diatur fungsinya sesuai dengan kenyamanan dan kebiasaan bermain pengguna. Sebagai contoh, pengguna dapat mengubah tombol kiri mouse sebagai shortcut ke media dan sebagainya.
  2. Pengaturan Level DPI
    Dengan software macro, pengguna mouse dapat langsung mengatur level sensitivitas sensor atau DPI Level DPI standar mouse gaming adalah 800 – 2400. Dengan menggunakan software, level itu bisa diperluas menjadi 200 – 4800 atau bahkan 100 – 10.000, tergantung dari kemampuan mouse.
  3. Settingan Advanced
    Untuk pengaturan selanjutnya lebih spesifik ke fungsi mouse dalam game. Di dalam pengaturan ini, terdapat fungsi untuk mengatur kecepatan tembakan buat permainan FPS, kecepatan scroll, dan settingan khusus untuk permainan tertentu seperti Point Blank. Pengguna tinggal mengimpor dari beberapa settingan yang ada di beberapa sumber.

Dalam fitur Advanced Set up, terdapat beberapa komponen pengaturan yang bisa diatur tingkatannya, yaitu:

  • Pointer Precision

Ada beberapa tingkatan level presisi yang dapat dipilih. Semakin tinggi nilainya, maka mouse akan semakin presisi saat digunakan untuk membidik.

  • Wheel Speed

Ini adalah tingkatan yang digunakan untuk mengatur kecepatan scroll. Semakin tinggi tingkatannya, semakin cepat lari gerakan scroll.

  • Fire Speed

Fitur ini sangat berguna buat penyuka gim FPS (First Person Shooter). Dengan mengatur level fire speed, pengguna dapat mengatur kecepatan tembak senjata yang digunakan. Tersedia level pengaturan dari 0 – 300 ms.

Setelah diatur sesuai karakteristik pengguna, simpan pengaturan ini dengan menamainya sesuai selera di pilihan Profile yang ada. Pengaturan ini akan tersimpan di memori komputer dan bisa diekspor atau impor sesuai kebutuhan.

  1. Pengaturan LED
    Software macro juga bisa buat mengatur mode, warna, kecepatan, hingga intensitas cahaya LED loh. Untuk Rexus MX7 dan MX8, kalian bisa mengatur satu per satu tombolnya yang dilengkapi dengan LED RGB .

Settingan fitur macro yang kamu buat di software driver mouse macro bersifat customized. Artinya, disesuaikan dengan kenyamanan kamu saat bermain game. Sebagai contoh, untuk bermain CSGO, kalian bisa setting dengan referensi sumber ini. Dalam software tersebut, kamu bisa menyeting Report rate, sensitivitas mouse, kecepatan scrolling, dan kecepatan ketukan klik.

 

Gamer, ada kabar gembira nih. Game Apex legends akan hadir dalam versi mobile. Dilansir dari theverge.com, EA sebagai pengembang game Apex Legends dalam waktu dekat ini akan menghadirkan game ini dalam versi mobile alias ponsel. Hal ini tentu agak mengejutkan, mengingat bahwa sejak awal, game ini dikembangkan khusus untuk PC dan konsol.

Menurut Drew McCoy, executive producer Apex, penambahan versi game Apex ke versi mobile ini seiring dengan negoisasi Apex untuk pengguna di China. Masih menurut sumber yang sama, langkah ini merupakan terobosan EA untuk menyaingi game lain yang sudah meraup sukses via game mobile, seperti Fortnite dan PUBG. Seperti yang kita ketahui, dua game tersebut sudah menyediakan versi mobile dan berhasil.

Fortnite dan PUBG sama-sama menyediakan layanan mode mobile meski beda strategi. Jika Fornite mengadopsi semua fitur dan experience dalam game PC ke semua platform, termasuk mobile, PUBG hanya menyediakan versi terbatas pada PUBG mobile. Meski begitu, PUBG mengkompensasikannya dengan tampilan grafis yang jempolan sehingga tak bisa dipungkiri, game ini termasuk salah satu game yang “berat” secara ukuran.

Meski beda strategi, Fortnite dan PUBGM sama-sama sukses. Berdasarkan data, pada akhir Desember lalu, pengguna dua game ini masing-masing di kisaran angka 200 juta seantero dunia! Wow! Dari pencapaian dua game tersebut, Apex Legends tertarik untuk memberi pengalaman berbeda pada pengguna mobile.

Kapan akan diluncurkan? Hingga saat ini, pihak Apex masih merahasiakan waktu peluncurannya. Bisa dimengerti karena Apex perlu terus mengembangkan game bergenre battle royale ini. Menurut McCoy, pada prinsipnya, Apex menjanjikan pengalaman yang berbeda dengan game mobile lain sehingga tak mau terburu-buru dalam pengembangannya.

So, kita tunggu aja ya, Gaess.

 

Dilansir dari Wired, Kaspersky dan ESET, perusahaan produsen antivirus, menyatakan bahwa baru-baru ini muncul malware yang sempat menyerang Microsoft Visual Studio development tool. Dilaporkan bahwa ada tiga developer yang menggunakan alat pengembangan dengan versi yang sudah terinfeksi malware tersebut dalam game-nya. Malware tersebut sering disebut sebagai “Backdoor malware”.

Salah satu developer yang diketahui terkena serangan malware tersebut adalah Zepetto, dengan game bergenre FPS terpopuler, Point Blank. Developer lainnya adalah Electronics Extreme dengan game “zombie” berjudul Infestation dan satu developer lagi yang belum diungkapkan identitasnya. Saat ini, dilaporkan sudah ada lebih dari 92 ribu komputer yang terverifikasi terinfeksi malware tersebut.

Malware ini sebenarnya sudah pernah menyerang pada tahun 2017 dan berhasil menginfeksi hampir satu juta pengguna komputer ASUS melalui Live Update tool. Lebih lanjut, ESET melaporkan bahwa komputer-komputer yang terverifikasi terkena malware tersebut sebagian besar berasal dari Asia, yaitu 55% berasal dari Thailand, 13% berasal dari Filipina dan Taiwan, dan persentase yang lebih kecil berasal dari Hongkong, Vietnam dan Indonesia.

Dari mana asalnya virus ini? Malware tersebut diketahui memiliki desain untuk tidak mempengaruhi komputer dengan bahasa Simplified Chinese. Hal itu tentu mengindikasikan kuat bahwa virus tersebut berasal dari China.

Buat kalian yang memainkan game Pointblank, tak ada salahnya untuk berjaga-jaga dengan mengaktifkan antivirus komputer lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa menghubungi developer Zepetto.

Sumber: wired.com, gamebrott.com

Siapa yang ngga kenal tim esport profesional RRQ? Pasti semua gamer kenal tim ini dan bahkan ingin menjadi bagian dari tim ini. Setelah dilaporkan tidak lagi mempunyai divisi Arena of Valor (AOV) dan CS:GO, RRQ bubarkan divisi Dota 2.

Berita ini tentu sangat mengejutkan berbagai pihak. Di permainan Dota 2, RRQ merupakan salah satu tim yang sangat diperhitungkan, bahkan merupakan tim legendaris. Divisi Dota 2 RRQ termasuk Divisi pertama tim RRQ.

Foto: gamebrott.com

RRQ Dota 2 berhasil menjuarai beberapa turnamen papan atas Dota 2, seperti WOG pada 2016, hingga ikut dalam GESC.  Hal itu tentu menimbulkan pertanyaan demi pertanyaan untuk publik dan fans RRQ divisi Dota 2.

Jika ditilik lebih lanjut, bisa jadi ini merupakan kebijakan yang diambil tim setelah melihat fenomena bahwa divisi Dota 2 RRQ sedang stagnasi. Kita lihat, tim Dota 2 memang sempat bergonta-ganti roster hingga beberapa kali. Hingga berita ini diturunkan oleh beberapa media, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak tim RRQ.

Lepas dari alasan menutup beberapa divisinya, tentunya hal ini merupakan kehilangan besar bagi para pencinta game. Pasalnya, divisi-divisi tim RRQ sudah mempunyai prestasi yang membanggakan. Itu juga berarti dapat mengurangi persaingan tim papan atas esports profesional.

Rexus Travello BT121

Gamers, main game dengan headset berteknologi Bluetooth memang mengasyikkan. Apalagi buat kamu yang suka mobile gaming. Sejak 1999 hingga 2018, muncul beberapa versi Bluetooth. Yang terbaru adalah Bluetooth versi 5.0.

Sebenarnya, Bluetooth versi 5.0 ngga baru-baru amat. Versi ini sudah diluncurkan sejak 16 Juni 2016 dan mulai dikenal khalayak awal 2017. Dalam versi ini, pengembang ingin menekankan aspek privasi dan keamanan, efisiensi penggunaan daya baterai, tetap terjangkau, dan dapat diaplikasikan dalam makin banyak peralatan. Di atas semua itu, Bluetooth versi 5.0 mengagungkan teknologi IoT (Internet of Things).

Apa saja kelebihan Bluetooth ini?

Lebih Cepat
Kecepatan tentu merupakan hal yang sensitif bagi teknologi lalu lintas data seperti Bluetooth. Semakin cepat, tentu semakin rill data yang diterima oleh device penerima. Artinya, buat kalian yang main game, suara yang terdengar akan semakin mendekati kenyataan.

Menurut data yang diperoleh dari www.iotforall.com, kecepatan Bluetooth 5.0 adalah dua kali lebih cepat dibandinghttp://www.iotforall.com versi 4.0. Jika kecepatan versi 4.0 berada di kisaran 1Mbps, maka versi terbaru ini akan menghantarkan data dengan kecepatan rata-rata 2Mbps.

Rexus Travello BT121

Lebih Luas
Jangkauan yang lebih luas juga diklaim sebagai salah satu keunggulan versi ini dibandingkan dengan versi terdahulu. Versi ini menggunakan jangkauan frekuensi 2.4 – 2.485 GHz. Secara tidak langsung, itu berpengaruh pada jangkauan yang lebih luas pula. Jika pada versi terdahulu jangkauan Bluetooth sebatas 10 meter (indoor) dan 50 meter (outdoor), maka versi 5.0 ini mampu bekerja dengan jangkauan hingga 40 meter (indoor) dan 200 meter (outdoor).

Lebih Irit
Bluetooth versi 5.0 merupakan sebuah evolusi dari wireless protocol. Evolusi ini ditunjukkan dengan menekankan efektivitas penggunaan energi pada versi 5.0 ini sehingga versi ini juga disebut sebagai BLE (Bluetooth Low Energy).

Lebih Besar
Bluetooth 5 punya kapasitas transfer data lebih besar dibandingkan pendahulunya, yaitu sekitar 255 bite per payload, sedangkan Bluetooth V4 masih berkapasitas sekitar 31 bite per payload.

Mendukung Perangkat IoT
Bluetooth 5 mendukung perangkat yang sudah menggunakan teknologi IoT.  Internet of Things (IoT) mengacu pada konektivitas perangkat fisik yang memungkinkan mereka untuk bertukar data atau informasi dengan  menggunakan protokol nirkabel.

Yang lebih menyenangkan, Bluetooth 5 dapat digunakan pada perangkat yang masih menggunakan Bluetooth v1, v2, v3, v4, v4.1, 4.2, dan tentu saja, versi 5.

Tahukah kamu? Rexus mempunyai perangkat yang sudah menggunakan Bluetooth versi 5.0, yaitu Bluetooth Headset Travello BT121 dan Bluetooth Headset X1 New Version. Soal suara, kedua headset ini sudah ngga diragukan lagi deh…