Rexus Travello BT121

Gamers, main game dengan headset berteknologi Bluetooth memang mengasyikkan. Apalagi buat kamu yang suka mobile gaming. Sejak 1999 hingga 2018, muncul beberapa versi Bluetooth. Yang terbaru adalah Bluetooth versi 5.0.

Sebenarnya, Bluetooth versi 5.0 ngga baru-baru amat. Versi ini sudah diluncurkan sejak 16 Juni 2016 dan mulai dikenal khalayak awal 2017. Dalam versi ini, pengembang ingin menekankan aspek privasi dan keamanan, efisiensi penggunaan daya baterai, tetap terjangkau, dan dapat diaplikasikan dalam makin banyak peralatan. Di atas semua itu, Bluetooth versi 5.0 mengagungkan teknologi IoT (Internet of Things).

Apa saja kelebihan Bluetooth ini?

Lebih Cepat
Kecepatan tentu merupakan hal yang sensitif bagi teknologi lalu lintas data seperti Bluetooth. Semakin cepat, tentu semakin rill data yang diterima oleh device penerima. Artinya, buat kalian yang main game, suara yang terdengar akan semakin mendekati kenyataan.

Menurut data yang diperoleh dari www.iotforall.com, kecepatan Bluetooth 5.0 adalah dua kali lebih cepat dibandinghttp://www.iotforall.com versi 4.0. Jika kecepatan versi 4.0 berada di kisaran 1Mbps, maka versi terbaru ini akan menghantarkan data dengan kecepatan rata-rata 2Mbps.

Rexus Travello BT121

Lebih Luas
Jangkauan yang lebih luas juga diklaim sebagai salah satu keunggulan versi ini dibandingkan dengan versi terdahulu. Versi ini menggunakan jangkauan frekuensi 2.4 – 2.485 GHz. Secara tidak langsung, itu berpengaruh pada jangkauan yang lebih luas pula. Jika pada versi terdahulu jangkauan Bluetooth sebatas 10 meter (indoor) dan 50 meter (outdoor), maka versi 5.0 ini mampu bekerja dengan jangkauan hingga 40 meter (indoor) dan 200 meter (outdoor).

Lebih Irit
Bluetooth versi 5.0 merupakan sebuah evolusi dari wireless protocol. Evolusi ini ditunjukkan dengan menekankan efektivitas penggunaan energi pada versi 5.0 ini sehingga versi ini juga disebut sebagai BLE (Bluetooth Low Energy).

Lebih Besar
Bluetooth 5 punya kapasitas transfer data lebih besar dibandingkan pendahulunya, yaitu sekitar 255 bite per payload, sedangkan Bluetooth V4 masih berkapasitas sekitar 31 bite per payload.

Mendukung Perangkat IoT
Bluetooth 5 mendukung perangkat yang sudah menggunakan teknologi IoT.  Internet of Things (IoT) mengacu pada konektivitas perangkat fisik yang memungkinkan mereka untuk bertukar data atau informasi dengan  menggunakan protokol nirkabel.

Yang lebih menyenangkan, Bluetooth 5 dapat digunakan pada perangkat yang masih menggunakan Bluetooth v1, v2, v3, v4, v4.1, 4.2, dan tentu saja, versi 5.

Tahukah kamu? Rexus mempunyai perangkat yang sudah menggunakan Bluetooth versi 5.0, yaitu Bluetooth Headset Travello BT121 dan Bluetooth Headset X1 New Version. Soal suara, kedua headset ini sudah ngga diragukan lagi deh…

 

 

 

Gamers, banyak referensi yang menyebutkan game APEX Legends banyak disukai karena mempunyai kualitas grafis yang keren dan detil. Dengan memuat kualitas sekeren itu, game ini punya bobot yang tak ringan. Ukuran download game ini adalah sekitar 16GB dengan ukuran setelah download sekitar 25GB.

Untuk memproses game sekelas APEX Legends, komputer kamu harus punya spesifikasi yang mumpuni. Ngga perlu harus kelas sultan, tapi setidaknya spesifikasinya cukup memainkan game yang lumayan berat.

Untuk game dengan kualitas grafis sekelas APEX Legends, dibutuhkan kualitas kartu grafis dan otak komputer yang lumayan “cerdas”. Biar tak salah spek, pedoman di bawah ini bisa kamu pelajari. Dengan tahu spesifikasi ini, kamu tinggal browsing dan bandingkan harga masing-masing komponennya.

Kualitas dan spesifikasi gaming PC memang ada berbagai level. Biasanya, itu tergantung dari merek dan tentu saja, harga! Semakin tinggi harganya, tentu saja kualitas yang ditawarkan makin sultan. Kamu bisa menyesuaikan spesifikasi PC dengan bujet kamu. Jadi, kami berikan dua rekomendasi: spesifikasi minimum dan spesifikasi

Spesifikasi Minimal
Bisa sih pakai PC dengan spesifikasi ini, tapi kamu harus pintar-pintar mengatur fungsi komputer agar tak terlalu terbebani.

OS: 64-bit Windows 7
Prosesor (AMD): AMD FX 4350 atau yang selevel
Prosesor (Intel): Intel Core i3 6300 atau yang selevel
RAM: 6GB – DDR3 @1333 RAM
Kartu grafis (AMD): AMD Radeon™ HD 7730
Kartu grafis (NVIDIA): NVIDIA GeForce® GT 640
DirectX: 11 Compatible video card atau yang selevel
Koneksi internet yang dibutuhkan: > 512 Kbps
Kapasitas Hard-drive: 22GB

Spesifikasi yang Direkomendasikan
Dengan spesifikasi ini, kalian bisa main game sekelas APEX Legends secara nyaman sambil menjalankan fungsi komputer lainnya.

OS: 64-bit Windows 7
Prosesor (AMD): Ryzen 5 CPU atau yang selevel
Prosesor (Intel): Intel Core i5 3570K atau yang selevel
RAM: 8GB – DDR3 @1333 RAM
Kartu grafis (AMD) : AMD Radeon™ R9 290
Kartu grafis (NVIDIA) : NVIDIA GeForce® GTX 970
DirectX : 11 Compatible kartu video atau yang selevel
Koneksi internet yang dibutuhkan: Koneksi broadband
Kapitas HD : 22GB

“Min, bisa retur tidak? Ternyata saya salah beli mouse. Mouse yang saya beli tidak dilengkapi software.” Agar pengalaman agan itu tidak kamu alami, sebaiknya kamu mengetahui daftar terbaru mouse Rexus yang dilengkapi dengan software macro. Pasalnya, tidak semua penjual produk Rexus tahu spesifikasi masing-masing produk sehingga banyak pembeli yang kecele.

Beberapa dari pengguna mouse gaming Rexus pun tidak mengetahui seri atau tipe mouse Rexus yang dilengkapi macro sehingga setelah membeli, mereka baru menanyakan pada produsen, apakah mouse yang baru saja dibeli dilengkapi software atau tidak.

Agar tak menyesal telah membeli mouse, berikut daftar gaming mouse Rexus yang dilengkapi software yang dilengkapi macro.  Dalam tiap kemasan produk terdapat CD driver untuk meng-instal software-nya. Atau, kamu bisa mengunduhnya di rexus.id/dukungan.

Rexus Xierra X8

Mouse ini digolongkan dalam daftar mouse dengan software dengan harga yang terjangkau. Mouse ini dilengkapi dengan tombol Huano dengan lifespan hingga 5 juta klik dan sensor Instant A704E. Pengaturan software mouse ini akan tersimpan di komputer, bukan di memory on board dalam mouse.

Akselerasi: 8G
Kecepatan Rata-rata per frame: 4000 Fps
Kecepatan gerak: 30 Ips
Resolusi: 800 – 3200 DPI (200 – 4800 dengan menggunakan software)
Jumlah tombol: 6 tombol
LED: 4 mode pencahayaan
Panjang kabel: 1,75 meter
Dimensi: 129 x 75,8 x 34mm
Berat: 110 gram
Koneksi: USB
Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP

rexus xierra x9

Rexus Xierra X9

Masih satu tipe dengan X8, mouse ini dilengkapi dengan tombol Huano dengan lifespan hingga 5 juta klik dan sensor Instant A704E. Pengaturan software mouse ini akan tersimpan di komputer, bukan di memory on board dalam mouse.

Akselerasi: 8G
Kecepatan Rata-rata per frame: 4000 Fps
Kecepatan gerak: 30 Ips
Resolusi: 800 – 3200 DPI (200 – 4800 dengan menggunakan software)
Jumlah tombol: 6 tombol
LED: 4 mode pencahayaan
Panjang kabel: 1,75 meter
Dimensi: 120 x 66 x 35mm
Berat: 118 gram
Koneksi: USB
Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP

rexus xierra x11

Rexus Xierra X11

Dari ketiga seri Xierra, mouse ini termasuk yang paling mewah, dengan tombol Huano dengan lifespan hingga 10 juta klik dan kecepatan gerak hingga 60 Ips. Mouse ini tetap mengandalkan sensor Instant A704E.

Akselerasi: 8G
Kecepatan Rata-rata per frame: 4000 Fps
Kecepatan gerak: 60 Ips
Resolusi: 800 – 3200 DPI (200 – 4800 dengan menggunakan software)
Jumlah tombol: 6 tombol
LED: 4 mode pencahayaan
Panjang kabel: 1,8 meter
Dimensi: 123 x 68 x 37mm
Berat: 108 gram
Koneksi: USB
Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP

rexus titanix tx5

Rexus Titanix TX5

Tipe ini merupakan golongan mouse sultan karena sudah termasuk dalam seri Titanix yang menggunakan memory on board untuk menyimpan pengaturan software. Mouse ini dilengkapi tombol Huano dengan lifespan 5 juta klik, dengan sensor Avago 3050. Keunggulannya dibanding mouse lain adalah dual layer PCB yang bikin mouse ini lebih awet.

Akselerasi: 8G
Kecepatan Rata-rata per frame: 4000 Fps
Kecepatan gerak: 60 Ips
Resolusi: 800 – 3200 DPI (200 – 4000 dengan menggunakan software)
Jumlah tombol: 7 tombol
LED: Running RGB
Panjang kabel: 1,8 meter
Dimensi: 137 x 70 x 37mm
Berat: 120 gram
Koneksi: USB berlapis emas
Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP

rexus titanix tx10

Rexus Titanix TX10

Seri tertinggi dari tipe mouse Rexus saat ini dipegang oleh mouse ini. Mouse ambidextrous dengan 8 tombol ini dilengkapi tombo Huano dengan lifespan hingga 20 juta klik, dengan sensor Avago 3325. Mouse ini punya rentang DPI terluas, 100 – 10.000.

Akselerasi: 8G
Kecepatan Rata-rata per frame: 4000 Fps
Kecepatan gerak: 60 Ips
Resolusi: 100 – 10.000 (dengan menggunakan software)
Jumlah tombol: 8 tombol
LED: Running RGB
Panjang kabel: 1,8 meter
Dimensi: 133 x 73 x 40mm
Berat: 110 gram
Koneksi: USB berlapis emas
Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP

Gamers, semua pemain game dan esports profesional tentu ingin jadi yang terbaik. Untuk menjadi yang terbaik, perlengkapan gaming pun harus lengkap dan sesuai dengan karakteristik permainannya. Salah satu perlengkapan yang tak bisa disepelekan adalah mousepad. Berdasarkan tingkat kekerasan materialnya, ada mousepad keras dan mousepad lembut (empuk). Berdasarkan karakterisistik penggunaannya, muncullah istilah mousepadspeed” dan mousepad “control“.

Dua istilah tersebut makin sering digunakan dalam dunia para gamer karena secara garis besar, tipikal game saat ini terbagi dalam game yang membutuhkan tingkat kecepatan yang akseleratif dan game yang membutuhkan kontrol yang presisi.

Yuk, kita pelajari masing-masing tipe mousepad tersebut. Tujuannya apa? Agar kalian bisa menyesuaikannya dengan jenis permainan yang biasa kalian mainkan.

Rexus kvlar speed

Mousepad Tipe Speed

Karakteristik:

Sesuai dengan namanya, mouse tipe “speed” akan mendukung pergerakan mouse yang cepat dan akseleratif. Karenanya, bahan mousepad terbuat dari bahan yang halus namun tetap mempunyai kontur agar sensor dapat membaca gerakan per inchi secara jelas.

Material permukaan:

Mousepad “speed” terbuat dari kain halus. Karena halus, maka muncul istilah bahan “silk” atau “silky” yang berarti seperti sutra. Bukan berarti material permukaanya terbuat dari serat sutera, tetapi istilah itu merujuk pada kehalusan kain sutera. Material mousepad tipe “speed” biasanya terbuat dari serat nilon yang dirajut halus. Penggunaan serat nilon akan membuat mouse tahan terhadap gesekan dan tetap bersifat water-resistant, tidak menyimpan air.

Material dasar:

Karena berguna sebagai alas mouse yang bergerak cepat, maka biasanya, mousepad “speed” mempunyai dasar yang terbuat dari karet atau rubber yang agak keras. Itu membuat mouse lancar berselancar ke sana ke mari hanya dengan gerakan ringan.

Cocok untuk:

Pada dasarnya, entah speed ataupun control, penggunaan mousepad tergantung pada pengguna masing-masing. Tapi mousepad “Speed” dibuat untuk mendukung pergerakan mouse yang cepat, seperti saat bermain game bergenre Moba atau genre action adventure, seperti GTA.

Mouse “speed” yang recomended untuk kamu:

Rexus KVLAR T5, T6, T7, T8.

Rexus Kvlar T9

Mouse Tipe Control

Karakteristik:

Tipe mousepad yang kedua adalah tipe “control”. Sesuai namanya, mousepad ini mendukung pergerakan mouse yang presisi. Aksi membidik, menembak atapun menargetkan sesuatu dengan menggunakan mouse akan sangat terbantu dengan beralaskan mousepad ini.

Material permukaan:

Mousepad “control” terbuat dari kain bertekstur yang agak kasar dan punya kontur. Bahannya sama dengan mouse “speed” yaitu serat nilon. Perbedaannya, serat nilon pada mousepad tipe ini lebih besar volumenya sehingga saat dirajut, akan bertekstur. Karena dibuat dengan dirajut, maka banyak yang mengistilahkan jenis kain ini sebagai kain jacquard alias tenunan.

Material dasar:

Karena berguna sebagai alas mouse yang relatif pelan dengan kontrol yang tepat, maka biasanya, mousepadcontrol” mempunyai dasar yang terbuat dari karet atau rubber yang empuk. Itu membuat mouse dapat berhenti secara presisi saat digerakkan, yaitu dengan cara menekannya.

Cocok untuk:

Mousepad “control” cocok untuk permainan mouse yang tidak terlalu cepat tapi membutuhkan keakuratan kursor, seperti saat membidik dalam permainan bergenre First Shot Person (FPS) seperti Point Blank, CSGO, dan lain sebagainya.

Mouse “control” yang cocok untuk kamu:

Rexus KVLAR T9. Mousepad terbaru dari Rexus ini mempunyai permukaan yang lebar dengan material berkontur, ukuran yang lebar dan ketebalan permukaan ekstra.

 

Sepertinya game PUBG benar-benar sedang hangat dibicarakan semua pihak. Setelah di India muncul aturan untuk melarangnya dengan menerapkan hukuman penjara buat pemainnya dan wacana fatwa haram dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sekarang muncul peringatan pembatasan durasi permainan dan pembatasan usia. Wow, makin seru nih!

Penembakan di dua masjid Christcurch, Selandia Baru oleh teroris yang mengklaim terinpirasi dengan aksi yang ada di PUBG ternyata jadi bola salju yang menggelinding membesar, terutama buat eksistensi game PUBG di berbagai negara.

Reaksi keras dari otoritas terkait bermunculan. Salah satu reaksi represif muncul dari pemerintah provinsi Gujarat, India yang memutuskan untuk mengurung orang yang tertangkap memainkan game ini.

Pembatasan Waktu

Di Indonesia, MUI langsung bereaksi dengan menguji materi untuk mengeluarkan fatwa haram buat game PUBG dan game lain yang mengandung unsur kekerasan. Meski masih berupa wacana, tapi pemerintah – dalam hal ini MUI – serius menguji materi PUBG, apakah termasuk dalam permainan yang memunculkan kerugian atau tidak.

Tak hanya itu, pemerintah Indonesia pun mulai melirik cara yang sudah dilakukan juga di India. Dilansir dari detikINet.com berdasarkan informasi dari Android Authority, pemerintah India secara tegas melakukan pembatasan bermain game untuk enam jam dalam sehari.

Pembatasan Umur

Fenomena yang banyak terjadi saat ini adalah semua orang bisa mengakses semua genre game tanpa terbatasi oleh age restricted alias batasan umur. Asal punya kuota untuk donlot dan membeli diamond, seseorang bisa mengakses semua permainan. Hal ini tentunya akan jadi masalah tersendiri.

Setiap periode umur tentu mempunyai tingkat kedewasaan yang berbeda. Semakin bertambah umurnya, semakin tinggi tingkat penalaran terhadap game yang dimainkan.

Pemerintah Indonesia, melalui kemenkominfo, menganggap hal ini penting. Belum lama ini, Plt Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan bahwa PUBG hanya boleh dimainkan oleh pribadi berusia di atas 18 tahun.

Sebenarnya, kominfo sudah melakukan klasifikasi itu sejak lama dan PUBG dimasukkan dalam kategori permainan 18+, berdasarkan PM Kominfo No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik.

Masalahnya, bagaimana cara membatasi umur pengguna buat para gamer ya? Apakah kemudian ada verifikasi bahwa pengguna berusia 18 tahun atau lebih? Atau mungkin harus memasukkan nomor KTP? Hmm… kita tunggu ya.

Gamers, saat ini sepertinya para penggemar PUBG sedang diuji. Pasalnya, setelah ada beberapa kekerasan yang motifnya terkait dengan adegan kekerasan yang ada di game tersebut, beberapa instansi pemerintah mulai membuka kemungkinan untuk membatasi game tersebut.

Salah satu tindak kekerasan yang motifnya kerap dikaitkan dengan kekerasan di game baru-baru ini adalah penembakan brutal di Christchurch, Selandia Baru. Tak ayal, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) pun kembali menjadi sorotan usai penyerangan brutal di dua masjid tersebut. Pelaku penyerangan disebut-sebut terinspirasi dari game bergenre FPS ini.

Foto: Fosbytes

Pemain PUBG Dipenjara
Merespon hal tersebut, otoritas resmi mulai memikirkan cara untuk meminimalkan dampak negatif dari game tersebut. Ada beberapa cara yang sudah dilakukan. Bahkan, beberapa metode yang sudah dan akan diterapkan kontroversial.

Sebagai contoh, Gujarat, salah satu provinsi di India, sudah melarang anak dan remaja bermain PUBG karena dinilai mengandung aksi kekerasan serta berpengaruh bagi anak muda. Bahkan kepolisian India mengancam hukuman penjara bagi yang tertangkap basah main game tersebut. Menurut media Indianexpress, ada 10 orang yang sudah ditangkap saat kedapatan main game ini.

Foto: jalantikus.com

Berpotensi Diharamkan
Lain di India, lain di Indonesia. Di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat baru-baru ini mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram bagi orang yang memainkan game itu. Dilansir dari detik.com, Ketua MUI Jabar, Rahmat Syafei, mengatakan bahwa saat ini, pihaknya sedang mengkaji terlebih dahulu dampak-dampak dari bermain game online gawai dan komputer tersebut.

Jika dinilai game ini lebih banyak dampak yang merugikan, apalagi menstimulus seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan, maka bukan tidak mungkin fatwa itu akan diberlakukan.

Jika benar fatwa itu diberlakukan, hal ini tentu bakal jadi “ujian berat” buat penggemar PUBG. Seakan-akan, mereka terancam hukuman “dunia akhirat”, bisa dipenjara dan sekaligus haram. Sedih banget loh itu…

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hanya PUBG yang dilarang atau semua game yang mengandung unsur kekerasan? Toh, masih banyak game lain yang secara vulgar menampilkan pembunuhan dan kekerasan. Sebut saja GTA, CSGO, Point Blank, dan lain sebagainya. Bagaimana menurut kalian?

Gamers, banyak pengguna headset Rexus yang menanyakan, “Kenapa saat menggunakan headset Rexus yang dikoneksikan ke HP, voice chat saya tidak kedengaran saat bermain PUBG Mobile? Apa karena rusak ya headsetnya?

Mungkin, salah satu dari kalian juga mengalaminya. Saat dalam kondisi tersebut, jangan langsung menyalahkan perangkat keras alias headset kamu ya. Kenapa? Karena pada prinsipya, perangkat keras “hanya” berfungsi untuk menyalurkan suara yang keluar dari device – di sini berarti ponsel atau HP.

Tes Sederhana
Untuk memastikan apakah perangkat headset kamu bermasalah atau tidak, sebenarnya ada cara yang paling mudah. Pertama, tes dengan mendengarkan fitur musik. Jika di speaker terdengar suara musik secara sempurna, berarti headset kamu tidak bermasalah.

Kedua, tes dengan menggunakan aplikasi voice recorder untuk menguji kualitas mikrofon. Jika suara tetap tertangkap secara sempurna dan kemudian tersimpan di komputer atau HP, berarti mikrofon headset tidak masalah.

Solusi Voice Chat Tidak Terdengar
Jika headset sudah terbukti tak bermasalah, maka yang perlu dilakukan sekarang adalah dengan mengecek pengaturan software dan fitur di emulator PUBG-nya. Nih, caranya..

1. Pastikan mengoneksikan headset secara tepat di HP. Untuk ponsel yang menggunakan koneksi single USB, pakai konverter OTG. Untuk koneksi Bluetooth, pastikan koneksi tersambung sempurna.

2. Atur pengaturan sound di Game Setting, aktifkan fitur mikrofon di game setting.

3.  Tutup dulu emulator Tencent Gaming Buddy.

4. Jika kalian menggunakan OS Windows 10, klik Sound di Start Menu.

5. Pada bagian sound, pilih tab “Recording”

6. Check list “Show Disable Devices”

7. Buka kembali Emulator Tencent Gaming Buddy dan mainkan PUBG Mobile.

8. Tadaaa… Tes suara kalian di voice chat.

Semoga berhasil!

Foto: http://www.drleviharrison.com

Meski sering disepelekan, posisi keyboard saat bermain game ternyata sangat menentukan pergerakan dan daya tahan pemain. Pernyataan ini juga ditekankan oleh seorang dokter ahli bedah ortopedi yang kerap disebut sebagai ahli esports, Dr. Levi Harrison, MD,  dari Univertsity of California.

Menurutnya, posisi penempatan keyboard saat bermain beperan penting dalam menentukan posisi tangan, pergelangan tangan, hingga posisi tubuh secara keseluruhan untuk waktu yang lama. Jika sejak awal posisi keyboard sudah salah, maka posisi seluruh bagian tubuh pun akan mengalami kondisi yang tidak ideal sehingga berpotensi besar mengalami gangguan kesehatan berupa repetitive stress injury (RSI), seperti carpal tunnel syndrome (CSI), tendonitis, gangguan otot mata, hingga sakit pingggang.

Penempatan keyboard juga akan menentukan pergerakan dan manuver saat bermain, sekaligus menentukan ketahanan fisik dan konsentrasi.

Logis! Dengan posisi yang tidak ergonomis, tubuh akan mengeluarkan energi lebih sehingga akan lebih cepat mengalami kelelahan. Fokus pun akan bakal drop jika tubuh mengalami kelelahan. Karenanya, dr. Levi Harrison menganjurkan beberapa posisi penempatan keyboard yang terbukti sangat membantu gamer untuk bisa bermain lebih hebat.

Pada dasarnya, dr. Levi memulai dengan posisi sederhana dan standar, yaitu menempatkan keyboard secara diagonal persis di depan kedua tangan seperti posisi mengetik biasa. Untuk posisi ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Gamer duduk dalam posisi ideal, dengan posisi tubuh atas lebih tinggi dari meja keyboard. Tubuh dalam keadaan tegap.
  2. Ketinggian siku sejajar atau lebih tinggi dengan ketinggian keyboard, dengan siku membentuk sudut 90 derajat.
  3. Hindari posisi meja lebih tinggi yang akan membuat siku dalam keadaan tergantung karena kaan membatasi gerakan dan membuat peredaran darah tak lancar.
  4. Mendapatkan jarak yang pas antara posisi duduk dengan keyboard. Dr. Levi menganjurkan agar jarak antara torso atau badan dengan keyboard adalah sekitar 6 – 9 inchi atau sekitar 7 – 11 cm. Jarak seperti ini akan mengkondisikan tubuh tetap tegap saat duduk.
  5. Lengan harus diletakkan di atas meja untuk menghindari kelelahan kedua lengan.
  6. Dalam permainan, posisi keyboard akan berubah saat permainan makin asyik. Tapi, usahakan untuk mengembalikan keyboard ke posisi semula. Agar memudahkan dalam mengembalikan ke posisi semula, tandai posisi awal keyboard dengan selotip.
    rexus legionare mx3.1
  7. Jika dirasa butuh, gunakan keyboard yang punya dudukan pergelangan tangan, seperti keybord Rexus MX3.1. Bantalan tersebut akan menyangga pergelangan tangan dengan sempurna dan menjaga sudut sikut tetap sekitar 90 derajat.
  8. Ketinggian keyboard. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa keyboard yang memiliki kemiringan 20 derajat sangat ideal. Hindari menggunakan keyboard dalam posisi rata karena jari-jari Anda harus menjangkau dan menekan tombol lebih keras sehingga dalam waktu lama, kebiasaan itu akan memengaruhi kesehatan persendian jari-jari.
  9. Hindari menaikkan siku saat mengetik keyboard. Banyak gamer, terutama saat bermain CSGO, yang memiringkan keyboard agar lebih mudah memencet tombol WASD, dengan menaikkan siku. Ternyata, kebiasaan tersebut lama-kelamaan akan membuat gangguan kesehatan, terutama pada siku dan pergelangan tangan.
  10. Jangan lupa atur jarak mouse, yaitu sekitar 8 inchi atau sekitar 9,5 cm dari keyboard. Atur pula jarak mata dengan layar monitor. Jarak ideal yang dianjurkan adalah sekitar 20 – 30 inchi atau sekitar 36 – 40 cm dari mata.


Esports jadi fenomena yang sedang “hips” saat ini. Bukan hanya bagi para gamer, tapi generasi “sepuh” yang menjadi pemangku kebijakan publik pun mulai memahami e-sports. Buktinya, saat selain dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga, esports diwacanakan sebagai untuk menjadi kurikulum di sekolah menengah. Wow!

Mau tahu beberapa fakta menarik tentang esports? Ini dia!

  1. Pendapatan tim esports semakin menggilaPendapatan tim esports benar-benar menggila mengingat semakin banyak kompetisi-kompetisi dengan total hadiah yang menggiurkan. Bukan hanya dari kompetisi, tim esports yang telah memiliki nama juga bakal mendapatkan sumber dana dari sponsorship berbagai provider dan royalti streaming.

  2. Kompetisi esports juga menggila dengan total hadiah yang ditawarkanDari tahun ke tahun kompetisi-kompetisi esports yang digelar di seluruh dunia ini mulai menghadirkan total hadiah yang begitu besar. Seperti kompetisi terbesar yang diselenggarakan oleh Valve untuk Dota 2 yaitu The International 2018 total hadiahnya mencapai sekitar $25,5 juta. Bahkan, baru-baru ini Epic Games berencana untuk menghadirkan kompetisi dalam skala besar untuk Fortnite dengan total hadiah yang mencapai $30 juta USD!

  3. Dominasi game Battle Royale
    Sepanjang tahun 2018 hingga memasuki tahun 2019 game dengan genre battle royale mendominasi pasar industri game, seperti PUBG, Fortnite, dan Apex Legends yang kehadirannya membuat kaget di awal tahun 2019 ini.

  4. Dukungan Pemerintah berbagai negara
    Pemerintah Korea Selatan, China, Amerika Serikat, Polandia, Russia, dan termasuk Indonesia, membuat kebijakan yang mendukung berkembangang e-sports. Bahkan, secara terang-terangan, pemerintah China sudah mengakui secara resmi bahwa esports merupakan salah satu profesi. Sementara itu, pemerintah Denmark mempermudah pembuatan visa bagi tim esports, khususnya tim Astralis yang berasal dari negara Skandinavia itu.
  5. UKM Esports Universitas-universitas di Indonesia

    Tahukah kalian bahwa saat ini beberapa universitas terkemuka, termasuk universitas negeri di Indonesia, mulai membuka Unit Kegiatan Mahasiswa esports? Melalui asosiasi resmi esports yang langsung berada di bawah Kemenpora, Indoesia Esports Association (IESPA) berhasil meyakinkan berbagai universitas, termasuk Universitas Gajah Mada dan Universitas Indonesia, untuk membuka UKM khusus esports di lingkungan sivitas akademika. Rexus turut berpartisipasi dalam menyediakan kursi gaming resmi untuk UKM tersebut. 

    Foto: Instagram/jessnolimit

  6. Makin banyak Gamer yang makin tajir

    Sudah rahasia umum jika pendapatan gamer esports saat ini makin menggila. Banyak milyader muda, yang memperoleh kekayaannya dari dunia esports. Untuk tingkat dunia, Sahil “The Universe” Arora masih mencatatkan diri sebagai gamer terkaya.Di Indonesia, bisa kita lihat beberapa gamer yang mempunyai pendapatan yang fantastis. Salah satunya adalah Jess No Limit dari tim Evos. Dari pendapatannya sebagai gamer dan streamer, dia berhasil mempunyai sedan super mewah.

Setelah hampir tiga tahun tercatat sebagai turnamen dengan hadiah atau prizepool tertinggi sedunia, rekor turnamen DOTA2 The Championship 2016 bakal terhenti oleh turnamen Fortnite World Cups Open Qualifier.

Total hadiah The Championship 2016 mencapai sekitar 20,7 juta Dollar dan baru akan tersalip oleh Fortnite World Cups yang menawarkan prizepool hingga 30 juta Dollar. Jika dikurskan dalam mata uang Rupiah saat ini dengan nilai 14.000 per satu Dollar, maka hadiah turnamen Fortnite itu bakal mencapai sekitar 420 Milyar Rupiah! Gokil!

Turnamen ini nanti akan berlangsung pada 13 April – 16 Juni 2019 dan terbuka untuk seluruh player Fortnite. Ingat ya, seluruh player Fortnite. Jadi kalian bisa ikut main.

Pada tahap kualifikasi selama sekitar 10 minggu, Epic Games akan membagikan uang 1 juta dollar setiap minggu bagi kalian yang berhasil meraih puncak kualifikasi.

Epic Games, perusahaan pengembang game ini, akan terus membagikan 1 juta Dollar untuk turnamen mingguan hingga akhir tahun ini. Dalam turnamen mingguan ini, Fortnite bakal mempertandingkan beragam mode dan format agar lebih kompetitif.

Dari turnamen mingguan itu, akan dipilih 100 player solo teratas dan 50 duos team yang kemudian akan diundang ke New York dan 0mendapat hadiah langsung sebesar sekitar 50 ribu dollar per-player.

Para pemain itu berhak bertanding dalam Fortnite World Cup Finals yang akan digelar pada 26 – 28 Juli 2019 untuk memperebutkan hadiah total sebesar 30 juta Dollar.

Kamu juga Fortnite player? Segera persiapkan diri dengan giat berlatih menggunakan produk gaming Rexus. Tidak ada yang tidak mungkin. Buktikan bahwa kalian juga bisa berprestasi dalam esports.