keyboard gaming k9d

Gamers, main game itu seru banget ya, kalau kamu hebat… Tapi tenang, bukan berarti para pemula tidak bisa menjadi pro donk, kan harus dimulai dulu dan terus fokus satu titik, titik itu, hanya itu seperti lagu “Meraih Bintang” buatan Via Vallen.

Untuk itu, kamu membutuhkan gaming equipment yang bersifat entry level atau cocok untuk pemula yang ingin mendalami dunia game.

Keyboard gaming adalah salah satu peripheral yang perlu kamu pertimbangkan.

Kamu taulah, keyboard gaming itu ada yang mechanical dan membrane, tapi tau gak kalau ada yang semi-mechanical?

Makanya, kami sekarang ingin men-review salah satu keyboard gaming semi-mechanical yang dengar-dengar cocok banget buat para pemula, yaitu Rexus Legionare K9D!

Kenapa K9D, kenapa semi-mechanical, kenapa cocok buat pemula? Cari tau yuk!

Unboxing

Battlefire K9D

Dari packagingnya yang lumayan besar, kami udah tau nih kalau keyboardnya bakalan berukuran besar.

Saat dibuka, ada kartu garansi dan keyboard yang dibungkus dengan plastik.

Ternyata benar ya gaes, keyboardnya ini besar. Selain full keyboard, ada juga tambahan pelindung besi di sekitar keyboardnya.

Karena pelindungnya keren, style dari keyboard ini tidak terganggu, malah terlihat lebih garang dan berani.

Ukurannya yang besar 500 x 215 x 60mm (panjang x lebar x tinggi), sedikit memakan tempat, tapi tidak terlalu bermasalah sih.

First Impression

K9D

Saat USBnya dicolok, K9D langsung menyala dengan warna defaultnya, yaitu Rainbow.

Ada tiga mode dalam pemilihan warna LEDnya, mode breathe (fn + Pause/Break), mode satu warna (fn + scroll lock), dan mode breathing tiga warna (fn + print screen).

Kalau dibandingkan sama seri keyboard gaming Rexus lainnya, tiga mode LED memang lebih sedikit ya. Tapi, LED kan hanya untuk keren saja, buat pemula kayaknya tidak terlalu dipedulikan.

Sayangnya, tidak terlihat adanya tanda tombol macro, dan juga tidak ada software tambahan di websitenya. Gak ada masalah sih, kecuali kamu pro ya. Pemula mah, basicnya dulu yang perlu dipahami.

Adanya 19 tombol anti-ghosting di keyboard gaming ini juga mampu membuat pengalaman bermain game lebih menyenangkan tanpa mengalami konflik saat ditekan secara bersamaan.

Nah, fitur yang paling unggulnya adalah bagian semi-mechanical-nya yang saat ditekan, tidak seberisik dengan keyboard gaming mechanical biasa.

Di webnya juga tertulis kalau tombolnya itu memiliki ketahanan klik sebanyak 5 juta. Gak bisa dites ya itu gaes, capek tekannya.

Semua fitur di atas ternyata yang membuat keyboard gaming ini layak dipakai walaupun harganya tetap sangat terjangkau ya gaes, gak nyampe 200ribu. Cocok banget buat para pemula yang baru mau mulai jadi gamer sejati!

Gaming Time

K9D

Sudah sampai saatnya dicoba ya gaes. Karena mantan pemain Dota 2 (ranknya cuman Ancient kok gaes, gak ada yang perlu dibanggakan), jadi coba-coba di game Dota 2 aja ya.

Semi-mechanical ini ternyata cukup nyaman digunakan. Saat ditekan tidak terlalu berisik, jadi tidak mengganggu konsentrasi saat bermain.

Kamu mungkin punya teman yang suka menekan tombol di pennya berkali-kali dan tanpa sadar (atau dengan sadar…) membuat orang-orang di sekitarnya risih? Yah, banyak yang berpikir kalau mechanical itu terlalu clicky.

Semi-mechanical itu memang cocok untuk pemula ya, jadi main gamenya bisa lebih fokus.

Sebagai pemain Dota 2 yang lagi mau farming atau creeping, menekan tombol A berkali-kali jadi lebih tentram.

Mungkin, keyboard gaming seperti ini lebih cocok digunakan untuk game FPS seperti PUBG atau CS:GO yang butuh pendengaran yang super hebat untuk mendengar suara step ya.

Kalau udah pro di Dota 2, lebih butuh tombol macro untuk mengaktifkan rangkaian tekanan tombol sekaligus.

Worth it?

Keyboard Gaming K9D ini memang kere hore banget ya! Memang fitur-fiturnya tidak sehebat atau sebanyak keyboard lain, tapi dengan harga yang tidak sampai 200ribu saja, K9D sudah mumpuni banget!

Hanya 3 mode LED, tidak apa-apa! 19 tombol anti-ghosting? It’s fine.

Untuk memulai suatu game, yang paling terpenting adalah kesan pertamanya dulu. Apakah game ini seru atau tidak?

K9D ini cocok banget untuk menjadi keyboard gaming yang menemani kalian dalam menjelajahi puluhan ribu game di dunia!

Headset Bluetooth Rexus S3 Pro

Headset Bluetooth atau earphone wireless memang tengah menjadi favorit banyak orang saat ini.

Apalagi setelah brand dengan logo apel digigit telah merilis True Wireless mereka dan sangat laku di pasaran. Fenomena TWS (True Wireless) ini seakan-akan menjadi virus yang mewabah dan menyebar ke vendor/brand lain untuk merilis produk serupa.

Rexus, sebuah brand gaming, juga tidak mau ketinggalan mengambil kesempatan untuk benar-benar memenuhi tagline mereka yaitu “Rexus, Made for Everyone”. Maka dari itu, Rexus juga merilis produk yang bukan hanya untuk gamer, tapi juga untuk semua kalangan.

Produk headset Bluetooth yang diproduksi Rexus juga tidak sedikit dan dua di antaranya dicap sebagai produk PRO atau memiliki kualitas yang terbaik.

Sudah banyak banget orang yang tahu tentang S7 Pro, karena bentuknya elegant dan suara bassnya yang mantap. Tapi, kayaknya S3 Pro ini terlupakan ya.

Makanya, kami sekarang akan membahas Headset Bluetooth Rexus S3 Pro! Apakah worth it dengan harga berkisar 300ribuan? (Harga di Tokopedia)

Kesan Pertama

Headset Bluetooth Rexus S3 Pro

 

Dari design packagingnya saja sudah berbeda banget dengan produk gaming. Didesain lebih simpel dan memiliki cap emas “Premium Quality”. Dari packagingnya saja, produk ini memang tidak hanya untuk menarik para gamer saja, tetapi juga untuk kepentingan entertainment ataupun gamer mobile.

Saat dibuka, terdapat headset wireless yang disimpan rapi dengan earcupnya yang diputar. Menunujukkan kalau S3 Pro ini bisa dibawa dengan praktis.

Modelnya yang simpel, justru menjadi salah satu keunggulannya. Dengan bahan plastik doff yang lembut, pemilihan warna yang cocok antara warna hitam doff serta warna silver metallic menambah kesan mewah dan premium. Tidak kalah dengan headset Bluetooth mahal.

Bantalan pada headbandnya juga sangat tebal, jadi kepala tidak akan terasa terhempit saat digunakan dan cukup nyaman untuk dipakai diwaktu yang cukup lama. Tidak hanya itu, ukuran headbandnya adjustable atau bisa disesuaikan.

Earpad on-ear yang biasa digunakan di banyak headset biasanya terasa tidak nyaman. Tapi, tidak di S3 Pro. Earpadnya justru terasa nyaman di telinga.

Untuk bagian kirinya terdapat beberapa tombol multimedia untuk mempermudah kita, seperti tombol play / pause, volume up and down, serta previous / forward.

Terdapat juga input audio jack 3.5 untuk kamu yang gak suka wireless. Untuk charging headset ini disediakan juga input untuk micro-usb.

Performa

Headset Bluetooth Rexus S3 Pro

Untuk kualitas audionya jujur saja, sedikit mengagetkan. Karena suara yang dihasilkan tergolong sangat baik dengan harga yang sangat terjangkau. Bass yang kuat tetapi tidak menutupi suara-suara penting lainnya, jangkauan yang luas, hingga suara-suara detail kecil dalam game juga terdengar dengan jelas. Ditambah lagi, tidak ada delay. Jadi, cocok juga untuk para gamer!

Suara stereonya terasa sangat berkelas, dengan staging yang luas. Memberikan situasi sinematis menawan, memberikan efek audio yang dalam saat menggunakan headset bluetooth ini. Misalnya kamu pakai buat dengerin musik audiophile yang lebih menekankan detil ketimbang ritmik, kamu masih bisa denger detil midrange nya sampai ke hati.

Headset bluetooth ini didukung oleh teknologi Bluetooth versi 4.1 yang irit energi, jangkauan lebih jauh, dan sinyalisasi stabil. Versi 4.1 ini dinyatakan memiliki jangakauan indoor sepanjang 10 meter, jadi kamu tidak perlu khawatir terputus dari lagu yang kamu dengarkan.

S3 Pro ini juga bisa dikoneksikan untuk dua device sekaligus loh, jadi gak perlu gonta-ganti kalau kamu memiliki dua perangkat, lebih praktis.

Kesimpulan

Kalau dibandingkan dengan S7 Pro, sebenarnya S3 Pro ini tidak kalah jauh. Dengan harga yang terjangkau, berkisar sekitar 300 Ribuan, headset wireless ini sudah menghasilkan suara yang sangat mumpuni. Untuk kamu yang gak suka model yang terlalu mencolok, S3 Pro datang dengan model yang sangat simpel namun suaranya WAH! Jadi, jangan menilai hanya dari tampilannya saja gaes.

Jadi kesimpulan dari review ini, headset Bluetooth Rexus S3 Pro ini worth it banget!

Gamers, lagi cari headset gaming terbaik yang gak bakal bikin kamu kecewa? Yang hanya digunakan untuk gaming dan bukan yang lain, menghasilkan suara sinematik yang riil banget, sumber suara terasa dengan jelas, kedetilan dari suara yang membuat kamu seolah-olah kamu berada di dunia game yang sedang kamu mainkan? Terdengar hiperbola ya, tapi ada kok.

Keluaran Rexus, headset gaming Thundervox HX8! HX8 ini menjanjikan karakter suara gaming yang sangat riil, sampai-sampai kamu terjun ke dunia game itu. Tapi karena karakter suara gaming itu tidak cocok untuk mendengarkan lagu, apakah masih worth it untuk dibeli?

Makanya, kita review headset gaming HX8 dulu yuk!

Kesan Pertama

Headset Gaming Rexus thundervox HX8

Yah, untuk sekelas headset gaming, desain dari HX8 ini terlihat umum. Bentuknya, mirip banget dengan HX10 yang menggunakan dua lapisan headband. Tapi memang yang lagi ngetrend dan terbaik di dunia gaming itu dua lapisan headband si karena cocok untuk penggunaan yang lama.

Saat kabel usbnya dicolok, LED RGB di sekitar driver menyala dan dapat secara otomatis berganti warna. Logo Rexus yang berada di tengah driver juga menyala mengikuti warna di sekitar dome speaker.

Untuk mematikannya, kamu tinggal menekan tombol di panel kontrol yang juga ada LED nya!

Mikrofonnya yang fleksibel tidak dapat disembunyikan, namun bisa diarahkan semau kamu untuk mendapatkan kualitas suara yang maksimal. LED juga berada di ujung mikrofon dan berfungsi sebagai indikator keaktifan mikrofon.

Earcup dari HX8 sendiri berbahan kulit sintetis terbaik, PU Leather, dan busanya yang tebal bekerja sama untuk meredam suara dengan baik dan nyaman di telinga. Dengan diameter 50mm, earcupnya bisa menutup telinga secara keseluruhan, menambah poin plus dari sisi kenyamanan.

Terdapat juga panel kontrol yang berisi tombol pengaturan mikrofon, volume, dan LED. Kadang, emang sangat membingunkan sih untuk menyetel headset saat digunakan. Dengan adanya panel kontrol yang diletakkan di kabel, penyetelan menjadi lebih praktis.

Ujung kabel USBnya yang terbaik, gold plated ini menjanjikan penghantaran yang cepat, jamin enggak akan lag.

Dari packagingnya, terdapat ikon “Virtual 7.1” yang membuat suara yang kamu dengarkan benar-benar terdengar dari sumber suara di game yang kamu mainkan atau film yang kamu nonton. Bisa langsung kamu download pengaturan softwarenya di web Rexus.

Performa

Tanpa menggunakan software, headset gaming ini terasa biasa saja walaupun sound stagenya luas, tapi bassnya terasa sedikit hambar.

Dengan menyalakan tombol ‘EQ on’ dan ‘3D on’ di software yang didownload, baru benar-benar terasa kualitas aslinya. Karakteristik dari suaranya terasa detil dan bright.

Untuk merasakan 100% performanya, game yang dimainkan harus mendukung Dolby juga untuk menghasilkan suara yang sinematik. Seperti suara step, tembakan, dan ledakan terdengar lebih detil dan riil.

Tapi untuk mendengarkan musik, headset ini masih terasa kurang. Memang dari namanya headset gaming sih, tapi kan lebih enak kalau dua-duanya mantul ya?

Mungkin dikarenkan Rexus berusaha untuk meningkatkan kualitas suara game dari headset gaming HX8. Makanya suara terasa crispy dan mengorbankan kualitas musiknya. Kalau dibandingkan dengan para pendahulunya, headset gaming HX8 ini mempunyai kualitas suara gaming yang terbaik.

Mic dari HX8 juga menghasilkan suara yang jernih dan suara di sekitar hampir tidak ada yang masuk. Jadi kamu tidak perlu takut kalau komunikasi antar tim kamu tidak efektif! Karena micnya yang berkualitas, sekalian aja kamu jadi streamer ya.

Worth it?

Cocok banget buat kalian yang sangat fokus ke gaming dan bukan digunakan untuk mendengarkan lagu. Dengan suara karakteristik yang crispy, menghasilkan suara riil yang tentu saja akan meningkatkan performa gaming kamu. Jadi hanya terbaik untuk main game ya.

Dari segi desain sebenarnya biasa saja, tapi kontrol panel yang disambungkan kepada kabel itu membuat headset gaming ini terasa sangat praktis.

Berkisar dari harga 300 ribu, headset gaming Thundervox HX8 ini worth it banget buat nikmatin 100% game yang lagi kamu mainkan!

Gamers, Rexus ini terkenalnya kan dari produk-produk gaming ya? Tapi kalau dibuka webnya, ternyata ada juga produk lifestyle yang gak kalah berkualitas dengan produk gamingnya, salah satunya earphone.

Sampai sekarang, Rexus sudah mengeluarkan empat produk di kategori itu, duanya earphone gaming yaitu Vonix ME1 dan ME2, yang lainnya multimedia yaitu EP1 dan EP2.

Bingung kan? Apalagi, banyak yang keliru kalau EP1 dan EP2 itu dibuat untuk gaming juga. Ya bisa sih, semua earphone ya cocok-cocok aja buat gaming, tapi kalau ada yang khusus, mending yang seperti ME1 dan ME2 aja sekalian~~~~

Tapi, buat yang udah keliru dan udah beli, dibaca-baca dari komentarnya sih gak ada yang komplen ya. Makanya, kita review dulu yuk Earphone EP1.

Made For Everyone?

Sesuai dari tagline mereka, “Made for Everyone”, EP1 ini benar-benar dibuat untuk semua orang karena ada tiga pilihan ukuran earhook dan earcup.

earcup earhook earphone ep1

Earhook ini menguntungkan banget buat kalian yang saat suka gelisah. Seperti saat main game, save-nya gak cuman sekali, tapi berkali-kali karena takut gak ke-save. Nah, earhook ini akan menjamin EP1 tidak akan terselip jatuh saat digunakan, jadi gak perlu takut lagi. Mungkin lebih ke perasaan gelisah kali ya?

Buat kalian yang suka melakukan aktivitas yang banyak bergerak seperti berolahraga, sambil mendengarkan musik, EP1 cocok banget buat kalian ya.

Selain itu, ada juga tiga pilihan ukuran earbuds! Earbuds ini berfungsi untuk menjadi passive noise reduction, untuk meredam suara bising di sekitar. Kadang, ada aja earbuds yang gak pas di telinga, sehingga memakainya tidak nyaman atau suara bising di sekitar mengganggu lagu yang lagi kamu dengerin.

Nah, makanya ada tiga pilihan earcup nih. Benar-benar terasa ya taglinenya, dibuat untuk semua orang.

Kualitas Suara

ep1

Rapiinnya jadi gak ribet!

Kualitas suaranya sendiri mumpuni banget. Dari harganya yang berkisar sekitar seratusan ribu ini sudah termasuk worth it!

Suara yang dihasilkan itu nyaman banget di telinga, walaupun mendengarkan dengan volume yang besar, anehnya tidak terasa nyaring dan mengganggu.

Mau pakai lama-lama juga, telinga gak terasa sakit loh.

Earphone Gaming Atau Bukan?

Kalau untuk gaming di hp, khususnya FPS (saya coba di PUBG), suara stepnya kedengaran jelas banget. Makin gampang nih chicken dinner-nya (cocok banget buat saya yang gunanya cuman kasi tau arah musuh tapi aimnya nyasar).

Earphone gaming atau bukan, ternyata Earphone EP1 ini cocok banget buat aktivitas apapun deh. Apalagi, DAPAT FREE POUCH! Yang free-free dapat poin plus deh.

Gamers, kalau cari headset Bluetooth murah di Google, pasti langsung ketemu beberapa produk dari Shopee, Tokopedia, atau yang sejenis lainnya. Boleh dicari satu persatu yang murah, tapi gak takut tu kalau ternyata kualitas produknya ikut murahan?

Kalau beli barang murah, ya jangan takut kalau produknya ikut murahan ya. Tapi bukan berarti kalau produk murah berkualitas mahal itu gak ada ya gaes, ada kok. Cuman susah aja carinya dan brandnya harus sudah terpecaya.

Yang paling penting dalam menentukan headset Bluetooth murah, tentu bukan kualitas suaranya, karena kalau mau kualitas suara yang mantul banget, ya yang mahal donk. Kalian bisa menentukan dari sisi kepraktisan, model, kenyamanan dan brand!

Dari sisi kepraktisan, gampang dibawa kemanapun, bisa menerima panggilan dan bisa konek dengan segala gawai.

Dari sisi model, apakah headset ini mempunyai model yang kalian mau dan banyak pilihan warna.

Kalau dari kenyamanan, apakah headsetnya ringan, earpad over-ear lebih nyaman biasanya, dan apakah panas di telinga kalau kelaman dipakai.

Dari sisi brand, apakah brand ini bisa dipercaya. Kalau dari brand, kalian bisa tanya-tanya keluarga, teman, dan mungkin search dari internet. Yang lebih gampangnya lagi, kalau kalian membeli dari marketplace, kalian bisa langsung melihat jumlah bintang di produk dan brandnya.

Daripada susah-susah carinya, ada satu nih headset Bluetooth murah yang menonjol dibandingkan produk yang lain. Keluaran Rexus, Headset Bluetooth X1, berkisar sekitar 150an.

Headset Bluetooth Rexus X1

Pengadilan Produk

Keliatan kan, dari desainnya saja, X1 sudah kelihatan sangat ringan. Yang menonjol dari headset murah ini adalah kepraktisannya. X1 bisa dilipat sehingga menghemat ruang penyimpanan. Karena ringan dan dapat dilipat, cocok banget buat kalian yang suka bepergian dan mendengarkan lagu dengan santai.

Headset Bluetooth Rexus X1

Rexus Bluetooth Headset X1 ini mendukung perangkat stereo bluetooth untuk menerima A2DP musik stereo dari laptop komputer, Tablet PC, iphone, blackberry, adaptor bluetooth, MP3 player atau perangkat lain yang mendukung. Jadi, gak ada yang namanya “IH, kok gak bisa konek sih?”

Untungnya, ada tombol yang mempermudah hidup kamu kalau kamu popular dan sering dapat telpon. Gak perlu ambil handphone kamu, kamu bisa langsung menjawab telpon orang. Tapi kalau kamu mau tau siapa yang telpon, kayaknya perlu headset yang lebih canggih lagi ya.

Headset Bluetooth Rexus X1

Kualitas suaranya juga oke banget. Ya tentu, semakin mahal headsetnya pasti suara yang dihasilkan semakin ‘dewa’. Tapi untuk yang harganya berkisar sekitar 150an, ini dah oke banget. Apalagi headset murah ini datang dengan banyak pilihan warna yang salah satunya pasti kamu suka.

Headset Bluetooth Rexus X1

Walaupun dipakai lama-lama, telinga kalian gak akan terasa panas. Padahal, earcup on-ear itu biasanya tidak nyaman digunakan karena tidak pas di telinga. Tapi ini pas banget, mungkin dari desainnya yang mendukung ya.

Kesimpulan

Yah memang, headset Bluetooth X1 ini murah, tapi kualitasnya tidak murahan ya gaes. Apalagi di sisi kepraktisannya, bisa dilipat! Bakalan buat hidup kamu lebih nyaman dan gampang deh. Cocok banget buat kalian yang suka mendengarkan lagi sambil beraktivitas.

Gamer, jika mendengar istilah paket gaming combo, yang langsung muncul tentulah kesan ekonomis dan ala kadarnya? Meski komplit, tetapi terasa bahwa itu hanyalah sebuah marketing gimmick yang dibuat berdasarkan prinsip marketing. Betul tidak? Paket combo ayam goreng akan merepresentasikan paket efisien dan ekonomis yang berisi ayam, nasi,  dan minuman yang sebenarnya jika dibeli per satuan (a la carte) jatuhnya juga akan sama saja harganya.

Bagaimana dengan paket gaming combo yang ditawarkan oleh beberapa merek peralatan gaming? Awalnya, kita pasti berpikir paket combo gaming setups juga sebelas dua belas dengan paket ayam goreng. Semua hanyalah permainan marketing biasa. Tidak lebih.

Tetapi, asumsi itu bakal berubah saat kita memperoleh paket gaming combo terbaru dari Rexus yang dinamai Rexus Warfaction VR5. Dari serinya, kita langsung tahu bahwa produk ini termasuk dalam lini produk combo Warfaction.

Saat ini, di pasaran sudah berkeliaran seri VR1, VR2, VR3 Plus, VR3 Max, dan yang satu ini, VR 5. Angka di dalamnya menunjukkan keluaran seri ini. Angka 1 berarti seri pertama dari tipe VR dan seterusnya. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi dan lengkap fitur yang dibenamkan di dalamnya. Itu  bisa bakal kita lihat saat membuka boks Rexus Warfaction VR5 ini.

Mouse Gaming And Keyboard Gaming Rexus Warfaction VR5 Putih

Kesan Pertama… Beda Produk Combo Lain!

Menebusnya dengan harga yang lumayan – apalagi dalam kondisi saat ini, yaitu sekitar 500 ribu, kita tentu berharap banyak donk dengan paket kombinasi ini. Setidaknya, pembeli pasti berharap akan mendapatkan produk mouse paten dengan kelengkapan fitur macro yang bisa digunakan untuk mengatur fungsi tombolnya dan keyboard mekanikal yang mempunyai teknologi paten pula.

Saat hendak membeli paket ini, kalian harus tahu pilihan warna produk dan tipe switch apa saja yang ditawarkan ya. Jadi gini… Untuk produk ini, Rexus memberikan empat varian yang terdiri dari dua warna keyboard dan dua tipe switch (tomboll). Ada keyboard berwarna hitam dengan tipe switch biru, hitam dengan tipe switch coklat, keyboard berwarna abu-abu dengan tipe switch biru, dan abu-abu dengan tipe switch coklat. Pas, empat varian. Apa bedanya? Nanti kita ulang satu-satu.

Saatnya membuka kemasan produk! Dan… tadda! Emejing. Tidak seperti produk combo lain yang lebih murah hati mengobral produk, tampaknya VR5 ini lebih ringkas memangkas bujet produksi dengan hanya memberi produk mousepad ukuran standar dalam tiap paket pembelian. Tapi, tak mengapa. Tak jadi soal karena fokus perhatian kita langsung jatuh pada dua pemain inti produk ini, yaitu keyboard dan mouse yang memang keren saat pertama kali melihatnya. Tampilannya memang sama-sama kotak, tapi dari selayang pandang, tampak material keduanya berbeda dengan produk combo lainnya.

Keyboard Paten Nan Keren

Pertama, kita akan melihat secara menyeluruh keyboard mekanikal-nya. Dalam sejarah penjualan Rexus, baru kali ini Rexus merelakan produk keyboard mekanikalnya dalam paket bundling. Saat melihat produknya, buat kalian pemakai setia Rexus pasti akan langsung teringat dengan tampilan produk keyboard mekanikal Rexus Legionare MX2 yang sudah menjadi legenda.

Perhatian kita akan langsung jatuh pada sebongkah papan ketik berukuran 450 x 140 x 40mm yang mengutamakan segi tampilan yang kokoh dengan ritme fungsionalitas yang kental. Bleger papannya kotak begitu saja, tetapi dengan sentuhan aluminium alloy pada cover-nya yang diperkaya dengan kontur metal yang kuat akan membuat aroma maskulin menyeruak kuat.

  • Doubleshot Injection Keycaps

Deretan gigi eh tombol sebanyak 104 buah tertata rapi mengikuti baris demi baris papan ketik. Tombol tersebut terdiri dari keycaps di atas dan switch di bawahnya. Untuk keycaps – sekali lagi, Rexus tidak main-main – dengan membonuskan teknologi double shot injection.

Apa itu? Teknologi molding yang mengombinasikan dua lapisan plastik sehingga huruf di atas keycaps tidak akan luntur. Gimana mau luntur wong sebenarnya hurufnya dilubangi sesuai bentuk huruf dan lapisan bawahnya berfungsi sebagai dasar.

  • Switch Gampang Diganti Sendiri

Mencopot keycaps-nya, kita akan menemukan komponen inti pembentuk keyboard, yaitu switch. Lebih enak disebut switch daripada saklar walaupun sebenarnya keduanya sama artinya. Switch keyboard Rexus VR5 menyandarkan kualitasnya pada merek Outemu yang sudah melegenda. Switch ini pernah mengangkat merek Rexus sebagai salah satu jajaran merek peralatan gaming berkualitas saat dibenamkan pada Rexus Legionare MX6 dan MX7 yang melegenda.

Outemu adalah salah satu merek switch asal Tiongkok yang sukses mengkloning teknologi “dewa” switch Cherry MX. Banyak referensi yang mengatakan kedua switch ini mempunyai kesamaan, baik dari bentuknya, karakteristiknya, sensasinya, hingga durabilitasnya. Seperti Cherry, Outemu juga berani mengklaim bahwa switch-nya rata-rata punyak kekuatan hingga 50 juta klik. Itulah kenapa banyak produsen keyboard yang lebih memilih untuk menggunakan switch merek ini untuk memenuhi kebutuhan para gamer.

Tipe switch Outemu juga dibedakan menjadi beberapa warna – lagi-lagi, sama dengan Cherry MX. Dalam keyboard VR5, terdapat dua tipe switch yang ditawarkan, yaitu biru dan coklat. Keduanya bisa diganti sendiri alias hot replaceable switch. Tinggal cabut terus colok yang baru.

Seperti kita kenal, blue switch atau switch biru mempunyai karakteristik tactile atau membal dan clicky atau menimbulkan suara klik yang keras, dengan tenaga yang dibutuhkan untuk menekannya sebesar kisaran 45-50 gram. Buat kalian yang suka bermain dengan berisik agar semakin bersemangat, switch biru cocok buat kalian.

Buat kalian yang tidak terlalu suka dengan bunyi switch yang berisik, switch coklat jadi pilihan tepat. Switch ini tetap mempunyai karakter membal, tetapi mempunyai gaya aktuasi yang lebih ringan (sekitar 40 gram), dengan jarak aktuasi antara stem dengan dasar switch yang lebih pendek sehingga terasa lebih empuk dan tidak lebih senyap.

  • 26 Tombol Anti-ghosting

Dari 104 buah tombol yang ada, 26 tombol keyboard ini merupakan anti-ghosting. Artinya, jika dipencet bersamaan, maka tombol tertap akan jalan dan tidak mengalami frezee.

  • LED dengan 9 Mode Warna

Ngga nyala, ngga keren. Setiap keyboard gaming tentu dilengkapi dengan LED yang membuat permainan makin bersemangat dan penampilan makin menyengat. Rexus Warfaction VR5 ini dilengkapi dengan LED yang dapat diatur dalam 9 mode warna, dengan pengaturan yang sangat mudah. Yuk, kita coba pencet-pencet buat ganti tampilan.

– Mode 1: Breathing – menyala pelan, seperti bernafas.

– Mode 2:  menyala dari atas ke bawah

– Mode 3: menyala dari bawah ke atas

– Mode 4: menyala dari tengah ke pinggir

– Mode 5:  menyala dari pinggir ke tengah

– Mode 6:  menyala per baris secara terpisah

– Mode 7: menyala per baris selama 2 detik saat kamu klik tombol apa saja

– Mode 8: menyala seperti gelombang

– Mode 9: menyala terus semuanya. Buat kamu yang ngga hafal tombol, mode ini sangat membantu.

Mode tersebut tentu jadi bonus dari gugusan LED yang ada di dalam VR5 ini, selain beragam tombol cepat untuk mengatur berbagai fitur yang ada.

Mouse Mantap Nan Akrab

Setelah mengoprek papan ketiknya, kalian tentu penasaran dengan mouse paket ini. Saat mengangkatnya, ada perasaan aneh yang tiba-tiba muncul. Ya, perasaan gamang karena mouse ini terasa lebih ringan dari mouse lainnya.

  • Model O

Sebelum bertanya kenapa kok bisa, langsung kita bisa menemukan jawabannya, yaitu karena mouse ini menggunakan model O. Mouse Model O adalah jenis mouse yang menggunakan penutup atau cover bolong-bolong. Tujuan desain seperti itu tentu adalah untuk mengurangi berat mouse ini. Berat bersih mouse ini sekitar 150 gram. Cukup ideal untuk kalian penyuka mouse ringan.

Buat sebagian gamer, mouse yang ringan akan sangat membantu pergerakan, menambah akurasi, dan meningkatkan akselerasi. Selain itu, model O juga sedang jadi trend mouse gaming saat ini sehingga tentu saja akan mendongkrak penampilan kalian.

  • Software Macro

Sebenarnya, tidak semua gamer memerlukan fitur ini karena lebih mengandalkan intuisi saat bermain daripada bantuan dari perangkat yang digunakannya. Tetapi, tetap saja banyak gamer ataupun profesional yang tetap membutuhkannya untuk membantu mereka mengatu fungsi tombol pada mouse sesuai kebutuhan.

Mouse VR5 sudah dilengkapi dengan perangkat lunak ini dan hasil pengaturannya tersimpan di komputer. Jadi bukan di mouse ya, seperti yang ada pada mouse seri Titanix, seperti TX5, TX10. Meski begitu, tetap saja mouse VR5 tetap bisa membanggakan kok karena sudah menggunakan teknologi 8D dengan 199 IC.

  • DPI Hingga 6400

Saatnya membahas mengenai pergerakan kursor yang dihasilkan dari sensitivitas optic dalam mouse ini, dengan digambarkan dalam Dot per Inch (DPI). Mouse ini mempunyai 6 tingkatan DPI, yaitu dimulai dari level 800 /1600*/2400/3200/4800/6400.  Menurut beberapa referensi, level DPI 800 cukup steady untuk pergerakan mouse dalam game FPS kok. Jadi, ngga perlu kuatir kenapa kok levelnya tidak dimulai dari 400 atau bahkan 100.

Level 800 tersebut tetap terakomodasi dengan gaya operasional mouse yang berada di kisaran 60~80gf. Tidak terlalu berat, namun tetap mantap pengendalian untuk mouse berukuran ideal 128 x 65 x 41mm ini.

  • Kabel dengan Magnetic Ring

Sebagai mouse kabel, tentu peran kabel tidak bisa dianggap sepele. Tetap menggunakan kabel braided nylon sepanjang 1,.8 meter yang kuat namun tetap fleksibel, performa mouse VR5 makin ditingkatkan dengan menambahkan ring magnet.

Sebenarnya yang dimaksudkan dengan magnetic ring adalah teknologi pada kabel dengan menambahkan sejenis arang berbentuk lingkaran yang berfungsi sebagai inductor yang mengurangi gangguan elektrikal atau EMI (electromagnetic interference).

Mouse Gaming Dan Keyboard Gaming Rexus Warfaction VR5 Hitam

So, Apa Kesimpulannya?

Setelah membuka dan mencoba paket combo ini, satu hal yang bisa disimpulkan, yaitu bahwa harga tidak bisa bohong. Dengan harga di kepala lima, tentu kualitas paket combo ini tidak bisa disamakan dengan paket combo lainnya yang berada di kisaran kepala 3 atau 4.

Tapi, seperti saya bilang di awal, paket ini bukanlah paket ala-ala yang hanya mengunggulkan kata ekonomis. Saya lebih menggarisbawahi soal kualitas. Dalam paket combo VR5 ada kualitas yang dibungkus dalam metode marketing bundling untuk menampilkan kesan efisien.

Satu kata, produk ini PANTAS untuk dikoleksi dan dijadi gaming setup andalan. Itu menurut saya. Bagaimana menurut kalian?

Review kali ini kami ambil utuh dari portal gamedaim.com  yang mengulas salah satu mouse Rexus keluaran terbaru, Rexus Xierra G5. Dalam “primbon” Rexus, inisial “G” digunakan untuk menggolongkan seri mouse yang masuk dalam kelas entry level atau mouse gaming standar yang cocok untuk pengguna pemula, tapi fiturnya mulai “mencicipi” gaming mouse kelas pro.

Berikut review media game ini…

Rexus, salah satu brand lokal ikut memperkenalkan produk mouse gaming mereka. Dan salah satunya ialah Rexus Xierra RGM-G5 yang sudah RGB, dengan desain yang cukup ergonomis. Seperti yang kita ketahui, Rexus memang lebih dikhususkan untuk gamer pada tingkatan entry-level, karena harganya yang terjangkau. Hal itu-pun menyesuaikan tagline mereka yaitu “Made for Everyone”.

Di kesempatan kali ini, Gamedaim akan mengulas produk Mouse Rexus Xierra RXM-G5 dari Rexus untuk Gamedaim. Apakah worth it untuk gaming? Atau sekedar pemakaian kasual saja?

Desain Simpel 

Kesan saat melihat mouse ini pertama kali terlihat biasa, dilengkapi warna-warni RGB light di sepanjang pinggiran mouse secara keseluruhan. Desain pada Rexus Xierra RXM-G5 bisa dibilang mirip dengan seri lainnya yaitu Xierra X9, hanya saja penggunaan warna pada RXM-G5 ini bercampurkan silver dan black.

Memang simple, namun desain pada mouse ini cukup ergonomis dengan rancangan yang dibuat sedemikian rupa agar para gamer nyaman untuk memakainya.

Di bagian samping kanan dan kiri mouse ada sedikit desain yang unik, yaitu menggelombang bagaikan ombak. Hal ini-pun juga dibuat demi kenyamanan jari para gamer saat melakukan aktivitas gaming.

Selain itu, seri RXM-G5 ini memiliki berat tambahan yang berguna agar gamer bisa memposisikan dengan tepat akurasi bermain mereka untuk game-game FPS.

Performa Cukup untuk Main Game FPS

Mouse seri RXM-G5 ini memiliki tingkat Dpi antara 800 hingga 3200 DPI. Hal ini sangat berguna saat berhadapan dengan game dengan tingkat gameplay yang sangat hiperaktif. Tentunya, kecepatan DPI ini dapat diubah sesuai kenyamanan para pengguna.

Mouse ini-pun dirancang dengan high precision atau tingkat presisi/akurasi yang tinggi sehingga memang cocok untuk game-game bergenre FPS.  Gamedaim sendiri telah mencoba langsung mouse ini untuk game-game FPS seperti Point Blank dan Apex Legends, alhasil performa gaming cukup meningkat daripada menggunakan mouse non-gaming (tidak didesain untuk penggunaan gaming).

Spesifikasi

  • Kecepatan Rata-rata per frame: 60ips
  • Resolusi: 4 tingkat DPI 800 I 1600 I 2400 I 3200
  • Tingkat polling: 125Hz
  • Jumlah tombol: 6 tombol
  • Merek switch: Huano
  • Daya tahan switch: 5.000.000
  • klik Sensor: INSTANT A704
  • LED: 4 mode pencahayaan
  • Panjang kabel: 1,8 meter
  • Dimensi: 124 x 67 x 37mm
  • Berat: 90gr / 115gr
  • Koneksi: USB
  • Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP/Mac OS 8.6 ke atas

Kesimpulan

Dibandrol dengan harga sekitar 99 ribuan lewat official store Rexus di sini, Mouse Rexus Xierra G5 ini cukup dan worth it untuk pengguna gaming entry-level atau gamer kasual yang tidak terlalu mementingkan kompetisi.

Sumber: Gamedaim.com

Gamers, headset gaming terbaru Rexus, Thundervox HX 10, tampaknya menjadi idola baru di kalangan gamer, terutama pengguna produk Rexus. Setelah beberapa lama di-sounding melalui kanal sosial media Rexus, akhirnya headset ini pun dipasarkan.

Tanggapan konsumen tak main-main. Menurut keterangan pihak sales Rexus, penjualan headset ini termasuk tinggi. Bahkan, Capital Gaming, sebuah warnet di kawasan timur Jakarta, memutuskan untuk meminang puluhan headset ini untuk mengganti semua perangkat pengeras suara yang ada di warnetnya.

Sebagai pengguna produk Rexus dan pencinta audio, kami juga sangat tertarik untuk mencoba peranti ini. Rasa penasaran kami dimulai saat mendengar angka 10 yang disematkan dalam seri headset ini. Dalam urutan bilangan – dan penilaian dasar, angka 10 merupakan angka sempurna. Rexus tentu tak sembarangan menggunakan angka itu.

Setidaknya, mereka punya “beban moral” tinggi saat memilih angka 10. Mereka tentu takkan mengecawakan para konsumen. Rexus memang agak aneh dengan memilih seri angka 10 karena headset advanced mereka paling baru menggunakan seri “2”, HX2. Jika sekarang langsung lompat ke angka “10”, tentu bakal ada “wow experience” yang ditawarkan.

Ekspektasi para konsumen dengan angka 10 tentu adalah headset gaming yang sempurna dan ekspektasi ribuan konsumen itulah yang menjadi “beban” Rexus. Bagaimana jika ternyata HX10 tidak sesuai harapan? Bagaimana jika HX10 ternyata hanya headset kelas “kacang” yang biasa-biasa saja? Bagaimana jika para konsumen kecewa?

Headset Masif dalam Kemasan Eksklusif
Jangan Hanya Berandai-andai. Kini saatnya mencoba. Demi menjawab hasrat penasaran, kami ikhlas untuk merogoh kocek senilai Rp359.000, – untuk memboyong produk ini. Harga segini kami rasa masih masuk akal untuk sebuah headset gaming kelas menengah yang berkualitas. Harganya tak begitu jauh dengan pendahulunya, HX2.

Dan seperti biasa, proses pengiriman toko online Rexus tak pernah butuh waktu lama untuk menyampaikan paket ke depan pintu konsumen. Paket kemasan HX10 pun langsung kami dapatkan. Kemasannya berbeda dengan beberapa headset Rexus lainnya, lebih eksklusif. Ada label “Rexus Premium Gaming Quality” di kemasan luarnya. Ini menunjukkan bahwa produk ini masuk dalam jajaran produk premium Rexus.

Saat membuka kemasannya, tampaklah sebuah headset dengan kesan “macho” yang sangat kental. Dominasi warna hitam solid berpadu dengan model head-band atau bando kokoh yang berwarna hitam pula. Tak ada warna lain pada headset ini selain hitam. Bentuk dan warnanya memberi kesan solid dan masif pada headset ini.

Bentuk “Ora Neko-neko”, Utamakan Fungsional
Meski tampil sederhana, headset Rexus HX10 ini mengusung aspek fungsionalitas yang tinggi. Salah satunya tampak dengan dengan penggunaan bando atau head-band sebagai sebagai pendukung penyangga telinga.

Saat di mana banyak headset melupakan fungsi headband, dengan tampil hanya mengandalkan penyangga telinga yang diberi bantalan busa agar nyaman saat dikenakan di atas kepala, HX10 tetap mempertahankan penggunaan headband yang dilengkapi dengan besi penyangga yang kokoh nan fleksibel.

Apa keuntungannya? Jelas, headband tersebut akan mengikuti bentuk kepala tiap orang yang berbeda-beda bentuk dan ukurannnya. Alhasil, tentu saja model ini menjadi sangat nyaman digunakan, terutama dalam penggunaan jangka panjang.

Earcup, Donat Peredam Bising
Cukup membahas mengenai bentuk, kami pun tertarik dengan bentuk speaker dome atau earcup headset ini. Sepasang peranti ini merupakan peranti paling penting pada sebuah headset karena peranti inilah yang berfungsi untuk memproduksi suara sekaligus mengkondisikan telinga agar bisa mendengarkan suara semaksimal mungkin.

Jika kalian perhatian, bentuk earcup headset ini agak sedikit aneh. Apa yang aneh? Tebal dan berbentuk seperti donat. Ya, HX10 memang punya earcup dengan ketebalan di atas rata-rata. Ketebalan totalnya mencapai sekitar 6cm yang terdiri dari 2 cm ketebalan busa earpad dan 4 cm speaker dome.

Earpad headset ini masuk dalam golongan over ear earcup. Artinya, earcup-nya melingkupi telinga secara keseluruhan. Mode seperti ini tentu mempunyai beberapa keuntungan, yaitu nyaman digunakan untuk waktu yang lama dan efektif meredam suara.

Dengan diameter lingkar dalam 6cm, hampir semua ukuran telinga – kecuali telinga kaum Hobbit – bisa masuk secara sempurna. Nyaman banget. Busanya pun sangat nyaman, terlebih dilapisi dengan kulit sintetis PU leather yang lembut.

Dengan ketebalan busa 2cm, earpad ini juga sekaligus berfungsi untuk meredam suara dari luar. Inilah yang dinamakan sebagai teknologi passive noise reduction. Dengan cara ini, suara dari luar bakal tak terdengar, bahkan saat kalian belum menyalakan musik sama sekali.

Uniknya, earpad headset ini dapat dilepas-pasang sehingga dapat dibersihkan secara teratur dan diolesi dengan lotion agar tak mudah pecah-pecah dan sobek. Rexus juga menyediakan suku cadang earpad untuk tipe ini jika suatu saat nanti mengalami kerusakan. Pemasangannya sangat mudah.

Suara Apik, Rapi, Tertata, Manis Manja
Seperti biasa, kami takkan mengeluarkan hasil review tanpa mencobanya mendengarkan suaranya. Supaya lebih afdol dan fair, kami pun mencoba headset ini dalam dua fungsi, yaitu dalam mode audio dan mode game.

Dalam mode audio, kami memilih menggunakannya untuk mendengarkan musik bergenre EDM yang menyemburkan bass dengan beat yang cepat namun dituntut untuk tetap bisa mengeluarkan frekuensi suara dan treble secara bersamaan dan seimbang.

Lagu legendaris “Never Fade Away” kreasi John O’ Callaghan versi Andy Duguid pun kami geber. Tak tanggung-tanggung, kami pilh yang berformat FLAC. Hasilnya? Suara bas yang disemburkan terdengar menggelegar dan dalam. Suara bas tersebut tidak menutup keluaran frekuensi lainnya. Beberapa suara perkusi melodis yang bernada tinggi tetap terdengar sempurna.

Seperti jenis lagu progressive vocal trance, lagu itu menyajikan suara vocal yang berada di frekuensi mid-range. Hasilnya, featuring vocal milik Lo-Fi Sugar yang manis manja itu terasa tetap empuk terdengar di tengah dentuman bas yang ritmik rapi.

Efek Surround dengan Virtual 7.1
Biasanya, game headset “kurang” pada segmen nada rendah akibat mengutamakan efek surround-nya. Tapi, sepertinya HX10 ini tetap sadar dengan nada bawah meski mengusung efek surround. Seperti HX2, efek surround HX10 dipercayakan pada software yang berfungsi untuk “memanipulasi” suara stereo sehingga menjadi surround 7.1 secara virtual.

Virtual 7.1 menggunakan perangkat lunak yang akan mengolah suara sehingga memberikan kesan sinematik dan kedalaman. Hasilnya, pengguna headset 7.1 seakan-akan berada di dalam suasana yang ditampilkan dalam game. Untuk mendapatkan efek itu, unduh software-nya di rexus.id/dukungan dan instal di komputer.


Bas Tetap Menggelegar
Meski masuk dalam dimensi surround, produksi bas HX10 tetap tidak ketinggalan kok. Kita masih bisa mendengar efek nada rendah secara sempurna. Jika ditambah dengan vibrasi, efek itu akan menjadi makin sensasional.

Masih kurang yakin dengan kemampuan bas-nya? Kami pun mencobanya dengan aplikasi Ultimate Headphone Test yang diunggah oleh HiHAKER di laman Youtube-nya. Hasilnya, headset ini mencapai suara bas di angka sekitar 15 -16Hz. Angka ini tentu melebihi jangkauan kebanyakan headset yang rata-rata hanya mampu berkutat di frekuensi rendah sekitar 20Hz.

Bas yang besar itu tak lepas dari kapasitas driver. Dengan driver berdiameter 50mm dengan impedansi 32?, HX10 mempunyai potensi untuk dimaksimalkan power output-nya. Besarnya diameter driver itu, semakin besar membran yang bisa digerakkan oleh  kumparan dan magnet di dalamnya sehingga suara yang keluar bisa penuh daya.

Power besar memang tidak serta merta menentukan kualitas suara. Tapi, dalam headset ini, kualitas suara yang mumpuni dan ditambah dengan daya keluaran suara yang besar, maka akan menghadirkan pengalaman mendengarkan yang sensasional.

Getarannya Sampai ke Ubun-ubun

Nah, ini dia yang bikin kami makin jatuh cinta dengan headset HX10. Ya, fitur getar atau vibrasi yang bisa dikontrol.  Dengan  adanya fitur ini, suara bas jadi terasa sensasional karena tambahan fitur vibrasi yang membantu tendangan bas makin terasa ke telinga. Getarannya pun sampai ke ubuh-ubun. Geli-geli gimana gitu… .

Fitur ini tidak dimiliki oleh pendahulunya, HX2. Dan, yang lebih menyenangkan, vibrasi di headset ini dapat dikontrol seperti mengontrol volume. Tentu hal ini sangat membantu karena tanpa kontrol vibrasi, getaran yang tujuannya untuk menambah sensasi justru mengganggu dan membosankan.

Setelah mencoba dengan mode audio, kami pun mencobanya dalam mode game, sesuai takdirnya sebagai headset game. Gim yang kami pilih adalah Point Blank. Game tersebut menyajikan beragam suara yang membutuhkan perangkat dengar yang mumpuni untuk dapat memproduksinya secara sempurna.

Bagaimana hasilnya? Jika dinilai dalam skala 1 – 10, kami tak ragu memberi angka 8. Tembakan dan letusan senapan terasa menggelegar. Dengan karakteristik headset secara keseluruhan yang warm dan full bass, tentu suara ledakan bisa terakses secara sempurna. Tapi, untuk suara detil seperti tapak kaki, meski tetap terdengar, suara tapak kaki di HX10 sedikit tertutup oleh suara ledakan yang bombastis. Karakteristik ini sedikit berbeda dengan HX2 yang lebih clear dan bright.

Flexible Microphone Stick
Sebagai headset game, selain kualitas driver speaker, kualitas mikrofon pun harus tetap diperhitungkan. Nah, HX10 sudah dilengkapi dengan mikrofon kecil yang fleksibel dan dapat ditarik hingga ke samping mulut.

Dengan mikrofon yang focus-directional tersebut, suara pengguna akan terdengar secara jelas meski banyak teriakan di sekitarnya. Hal ini tentu akan sangat membantu gamer saat bermain di turnamen. Komunikasi antar tim pun akan mudah diterima oleh sesama anggota tim.

Dengan beragam fitur yang ada di dalamnya dan tentu saja, kualitas suara yang mendekati sempurna – tentu saja, tak ada yang sempurna di dunia ini – headset ini pantas untuk diajak berkompetisi di turnamen berkelas.

Setelah me-review-nya, kami bisa mengerti alasan Rexus Indonesia menyematkan angka 10 pada headset ini.