Gamers, jika kita perhatikan dengan seksama, ada dua macam tipe gaming headset dilihat dari mikrofonnya, yaitu mikrofon yang tertanam di dome speaker dan mikrofon tongkat.

Penggunaan mikrofon yang tertanam di dome speaker sempat “booming” karena bentuknya yang praktis dan tidak ribet. Agar bisa menangkap suara dari berbagai arah, jenis mikrofon ini dilengkapi dengan teknologi omni-directional microphone.

Gaming headset Rexus F65

Teknologi omni-directional microphone adalah sistem mikrofon yang menggunakan beberapa titik mikrofon mini. Biasanya, dipasang 4 – 6 mikrofon berdiameter sekitar 5mm di pusat mikrofon.

Kelemahan model mikrofon tanam yang menggunakan jenis mikrofon omni-directional adalah suara sekitar akan turut terdengar sehingga komunikasi kita justru akan terganggu. Hal ini tentu akan sangat mengganggu saat kita mengikuti gim. Suara teriakan suporter akan mengganggu komunikasi dengan tim.

Dalam kondisi seperti ini, kita butuh headset yang menggunakan mikrofon tongkat, bukan mikrofon tanam. Mikrofon tongkat membuat mikrofon jadi lebih dekat dengan sumber suara, yaitu mulut, sehingga suara kita jadi lebih fokus terdengar oleh lawan bicara.

Headset dengan mikrofon tongkat juga ada yang dilengkapi dengan omni-directional microphone. Namun, karena jarak antara mulut dengan mikrofon maka meski beberapa titik mikrofon menangkap suara dari berbagai arah, tapi suara dari mulutlah yang mendominasi.

Rexus mempunyai beberapa lini headset dengan mikrofon tongkat yang keren, mulai dari yang paling murah hingga termahal. Headset gaming Rexus yang menggunakan mikrofon tongkat adalah RX-995, F19, F65, Thundervox, HX2, Thundervox HX5, dan Thundervox HX10.

Untuk menjaga keergonomisan dan kepraktisan, mikrofon tongkat tersebut dibuat fleksibel sehingga bisa ditekuk dan tak mudah patah. Beberapa tipe juga dilengkapi dengan sistem foldable dan rectractable yang bisa dilipat dan disembunyikan.

Dengan demikian, tidak ada alasan lagi untuk mengatakan bahwa headset dengan mikrofon tongkat tidak praktis. Justru dengan mikrofon tongkat, headset gaming jadi lebih fungsional.

karina sycheska

foto: Karina Sycheva/Instagram

Gamers, permainan game atau esport makin banyak digandrungi oleh kaum Hawa alias wanita. Tak hanya sebagai pemanis di warnet atau saat di turnamen, kian banyak gamers cewek yang mempunyai skill luar biasa yang tak bisa dipandang sebelah mata oleh para gamers pria. Pada 2011, jumlah gamers wanita hanya sekitar 10% di Indonesia. Sekarang, jumlahnya tentu bertambah jauh.

Saking menariknya fenomena gamers cewek, baru-baru ini netizen dihebohkan dengan sosok gamers asal Rusia, Karina Sycheva. Di dalam dunia game, cewek yang menggunakan nickname Sharishaxd ini mempunyai lebih dari 500.000 subscriber di kanal Youtube-nya! Lebih gilanya lagi, dilansir dari slavorium.org, dia berhasil membuat sekitar 15.000 orang rela menunggu setiap kali dia hendak streaming. Wow!

Tak hanya Rusia yang memiliki gamers cewek yang kece dan berprestasi. Dunia game di Indonesia pun mulai dirambah oleh para cewek yang bikin seger sekaligus membuat salah fokus saat bertarung dengan mereka di arena turnamen game. Tak hanya, itu mereka pun sudah berhasil mengumpulkan banyak Rupiah dari kegemarannya memainkan keyboard.

 

1. Monica Carolina

Monica carolina

Foto: Instagram

Cewek cantik yang punya panggilan Nixia ini sudah menjadi gamer profesional sejak tahun 2008. Pada 2011, ia mendirikan situs bernama Nixia Gamer yang berisi tentang review peralatan yang digunakannya untuk bermain game dan pengalamannya mengikuti turnamen-turnamen game. Satu tahun menjalani website tersebut, mulai banyak merek peralatan game yang menjadi sponsornya.

Gadis multitalenta ini juga sempat menjadi penulis lepas untuk majalah CHIP Indonesia, dan sempat menjadi moderator beberapa forum internet teknologi dan game seperti CHIP, IndonesianGamer, Gamexeon, dan VideoGamesIndonesia.

2. Donna Visca

dona visca

Foto: Instagram

Beberapa tahun terakhir ini, Donna Visca sudah malang melintang di dunia game, terutama DOTA. Bermodalkan wajah oriental yang cantik, cewek kelahiran 1 Mei 1995 ini kerap ditemui dalam balutan kostum cosplayer. Tak hanya itu, sebuah merek komputer game ternama juga memanfaatkan jasanya sebagai brand ambassador.

3. Lucie Belle

lucie belle

Foto: Instagram

Lucie Belle atau yang akrab dipanggil Belle Bollo merupakan seorang YouTuber gaming yang sering live streaming di berbagai game, seperti GTA V dan Dota 2. Saat ini, cewek yang doyan nasi Padang ini mempunyai lebih dari 19 ribu subscriber di kanal YouTube-nya.

 

4. Indri Sherlyana Tunggal

Indri Sherlyana Tunggal

Foto: Google plus

Dara cantik ini memilih untuk menekuni dunia game online sejak beberapa tahun lalu. Hobinya itu berubah menjadi profesi seiring dengan prestasi dengan menjuarai Point Blank Ladies Competition (PBLC) internasional yang diadakan di Brazil 2017 lalu. Prestasinya itu membuatnya dikontrak sebagai brand ambassador salah satu merek produk gaming.

5. Ridha Audrey alias Audrey FF

Foto: Thepicta

Nama Ridha Audrey mungkin kurang terkenal. Tapi, saat kamu mendengar Audrey FF, kamu pasti langsung kenal. Menggunakan nama tim Female Fighters, Audrey masuk ke dunia game dengan merajai arena Counter-Strike 1.6. Gamer wanita yang mulai senior ini pun kemudian merekrut juniornya untuk meneruskan kejayaan “klan” FF di kancah game online.

6. Sarah Viloid

sarah viloid

Foto: Thepicta

Tim Dota 2 RevivaL sudah tidak asing lagi di telinga, khususnya untuk kamu yang suka eSport. Sarah “Viloid” Olivia ini adalah anggota dari RevivaL Ladies dan memiliki peran sebagai Support. Cewek yang biasa dipanggil Oliv ini namanya mulai melejit sejak November 2015 di dunia cosplay dan turnamen Dota 2.

Selain sebagai gamer dan cosplayer, Oliv pun pernah menjadi pembawa acara di Siaranku.com dan memiliki kesibukan lain sebagai brand ambassador untuk Japanese Station Navigator hingga seringkali juga dipanggil sebagai bintang tamu untuk beberapa acara.