Gamers, keberadaan mouse atau tetikus dalam dunia perkomputeran bukanlah hal baru. Bahkan, bisa dikatakan bahwa mouse ada sejak komputer lahir. Ditemukan oleh Douglas Engelbart sekitar tahun 1960an dan dipatenkankan pada 17 November 1970, mouse komputer menjadi perlengkapan wajib dalam sebuah rangkaian komputer.

Seiring perkembangan jaman, mouse hadir dalam dua kategori, yaitu mouse biasa (standar) dan gaming mouse. Sesuai namanya, pembedaan kedua mouse itu berdasarkan pada fungsinya.

Jika mouse standar digunakan untuk melakukan pekerjaan “kantoran” biasa, seperti mengetik, membuat jurnal akuntansi, browsing, dan sebagainya. Sedangkan gaming mouse yang digunakan untuk bermain game dilengkapi dengan fitur yang membuat kinerja mouse biasa menjadi luar biasa.


Perbedaan Gaming Mouse dan Mouse Standar
Prinsipnya, kedua jenis mouse ini mempunyai mempunyai prinsip kerja sama, yaitu sebagai peranti untuk menggerakkan kursor pada komputer sehingga memudahkan penitikan obyek yang ingin dituju di layar komputer.

Perbedaannya terdapat pada beberapa fitur tambahan yang dibenamkan dalam gaming mouse sehingga kinerja sebuah mouse jadi lebih optimal. Apa saja perbedaan antara gaming mouse dengan mouse standar?

  • Resolusi DPI
    Mouse standar memiliki resolusi DPI (Dots Per Inch) sekitar 500-800, sedangkan gaming mouse bisa mencapai 2000 dpi ke atas. Semakin tinggi ukuran DPI, maka kalian akan terasa lebih cepat dan akurat saat menggerakkan kursor ke berbagai sudut.
  • Fitur macro dan keystroke
    Yang paling membedakan, pada gaming mouse terdapat beberapa tombol macro yang dapat diprogram sesuai kebutuhan, terutama saat bermain. Kamu bisa menemukannya di gaming mouse merk Rexus Titanix TX9, Rexus Titanix TX8, Rexus Xierra S5 Wireless, Rexus Xierra G9 dan masih banyak lagi lainnya.Selain fitur macro, terdapat pula fitur keystroke yang memungkinkan kita menyesuaikan karakter dan gaya permainan kita berdasarkan settingan yang kita buat. Misalnya, saat kita menekan tombol X sekali, maka keystroke-nya akan memunculkan beberapa menu X yang bervariasi.
  • Kualitas sensor
    Seperti yang sudah dibahas di artikel tentang sensor pada gaming mouse, perbedaan yang mencolok antara gaming mouse dengan mouse biasa terdapat pada kualitas LED dan sensor di dalamnya.  Sensor gaming mouse mempunyai kemampuan untuk menitik obyek di bawahnya sehingga makin reaktif dan sensitif.
  • Chipset
    Untuk mengatur fitur-fitur itu, dalam gaming mouse terdapat chipset  dengan memori sekitar 128 MB hingga 1 GB. Tujuannya adalah untuk menyimpan pengaturan atau script yang kita gunakan untuk bermain. Ini tidak terdapat pada mouse biasa atau standar
  • Faktor ergonomis
    Mouse biasa memang dirancang sesimpel mungkin karena tidak digunakan untuk kerja keras. Berbeda dengan gaming mouse yang bentuknya dibuat sedemikian rupa agar nyaman digunakan oleh telapak tangan dan bisa digunakan untuk bergerak secepat mungkin.
  • Kualitas bahan
    Berdasarkan kegunaannya, kualitas bahan gaming mouse tentu lebih baik. Selain dari peranti plastik yang lebih kuat, tombol klik pada gaming mouse jauh berkualitas. Seperti pada gaming mouse Rexus Titanix TX8, tombol klik menggunakan tombol produksi Omron Jepang yang mempunyai daya tahan hingga 20 juta klik!


Bisakah Gaming Mouse Digunakan untuk Pekerjaan Profesional?
Dengan kelebihan yang dimiliki oleh gaming mouse, tentu kita pun kemudian bertanya, apakah bisa gaming mouse digunakan untuk melakukan pekerjaan komputerisasi professional, seperti mengetik, mendesain, atau mengolah foto?

Jawabannya: Tentu bisa! Dengan menggunakan gaming mouse, kamu tinggal mengatur sensitivitasnya sesuai dengan pekerjaan harian kamu. Bagi kamu yang memiliki profesi sebagai desainer grafis, kamu tentu bakal terbantu dengan kemampuan gaming mouse untuk mengarahkan kursor secara cepat dan tepat.

TX3

Saat ini, banyak pekerja desain yang beralih menggunakan gaming mouse Rexus untuk mengerjakan proyek desain. Sebut saja Willi, seorang desainer grafis di sebuah perusahaan swasta.

Dia mengaku sudah setahun ini menggunakan produk Rexus Titanix TX3 untuk mendesain. “Gaming mouse ini mempunyai bentuk yang disesuaikan dengan telapak tangan kita, jadi mudah dioperasikan dan nyaman,” paparnya.

 

Lebih Mahal, Tapi Sesuai Kualitas

Ada sebuah jargon, harga sesuai dengan rupa. Artinya, untuk mendapatkan barang dengan kualitas yang baik, kita harus mengeluarkan usaha atau harga yang lebih tinggi. Itu wajar, hukum alam.

Untuk memboyong sebuah gaming mouse, kamu tentu harus mulai merogoh kocek lebih dalam jika dibandingkan dengan membeli mouse biasa. Jika harga mouse biasa berada di kisaran 50 ribu hingga 200 ribuan, maka harga gaming mouse berkisar antara 150 ribu hingga jutaan rupiah.

Tapi, jangan kuatir. Kamu bisa memilih produk gaming mouse yang terjangkau seperti Rexus untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan kamu. Kamu bisa memilih seri Rexus Xierra yang mempunyai harga di bawah 100 ribuan atau jika ingin lebih advanced, seri Titanix akan lebih optimal untuk mendukung pekerjaan profesional kamu.

Selain bekerja jadi lebih optimal, dengan menggunakan gaming mouse, kamu tidak usah repot membawa dua jenis mouse. Cukup satu gaming mouse dan laptop saat bertemu dengan klien untuk melakukan presentasi bisnis kamu.

Nah, dengan demikian, benar jika dikatakan bahwa kehadiran gaming mouse mulai menggeser keberadaan mouse biasa. Setuju?

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *