Foto: Inter-miamiFC

Gamer, esports makin banyak diminati oleh para pesepakbola dan mantan bintang sepakbola. Setelah Mezut Ozil dan Cesar Azpilicueta mendirikan tim esports, sekarang ada mantan bintang sepak bola Manchester United, David Beckham, yang membangun tim esports super besar.

Tim bernama Guild Esports (Guild), itu bermarkas di London, Inggris. Sebagai co-owner, Beckham mengumumkan pendirian tim tersebut hari ini (25/6). Hal ini tentu luar biasa, mengingat di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak sistemik, esports tetap dianggap mempunyai prospek yang cerah.

Potensi Cerah

Pasar esports global mencatat bahwa perkembangan esports saat ini sangat luar biasa, baik sebagai industri olahraga maupun hiburan. Saat ini, uang yang berputar di industri ini mencapai sekitar 1,1 miliar Dollar AS dan diproyeksikan akan tumbuh sebesar 42% menjadi 1,56 miliar Dollar pada tahun 2023.

Dari jumlah penggemar, saat ini ada sekitar 495 juta orang dan diprediksi akan meledak hingga 646 juta orang pada 2023, yang sebagian besar terdiri dari generasi milenial. Potensi inilah yang tidak ingin dilewatkan oleh David Beckham.

Dikelola secara Profesional

Pendirian tim esports Guild tampaknya bukan sekedar hobi buang uang oleh selebritis sekelas Beckham. Tim ini didirikan dan akan dikelola secara profesional.

Layaknya dalam dunia sepak bola, tim ini mempunyai pakar yang akan melihat talenta para pemain esports dan merekrutnya. Talenta tersebut akan dilatih secara displin dalam markas khusus dengan fasilitas yang memadai.

Di belakang Guild ada arsitek esports yang tak asing lagi, Carleton Curtis. Dia adalah seorang yang sudah malang melintang menangani dunia esports. Rekam jejaknya bisa dilihat dari kemampuannya mengarsiteki perkembangan liga Overwatch dan Call of Duty di Inggris.

Tim ini juga telah merekrut seniman terkenal, Fergus Purcell, untuk mendesain mereknya dan mengembangkan produk apparel yang identik dengan tim ini. Rencananya, Guild akan melakukan debut di musim gugur tahun ini dengan masuk ke Rocket League, EA Sports FIFA, dan Fortnite.

Gamer

Dari Bola ke Keyboard

Perpindahan David Beckham ke esports sebenarnya merupakan bagian dari semangatnya mengembangkan dunia olahraga. Setelah pensiun bermain bola, dia terlihat mengembangkan bisnis yang tak jauh dari dunia olaraga.

Dia tercatat sebagai pemilik klub Inter Miami CF di MLS, liga sepakbola. Sekarang, dia melihat bahwa olahraga tak terbatas dengan menggocek bola, tetapi juga memainkan strategi di atas keyboard gaming. Itulah yang akan dilakukan Beckham dengan tim esports barunya.

Kalian tertarik bergabung?

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *