Gamer, buat kalian yang hendak membeli kursi gaming, mungkin pernah mendengar istilah “frog” dan “butterfly”, entah dibaca pada keterangannya atau disebutkan oleh penjualnya. Istilah tersebut menunjuk pada mekanikal atau rangkaian komponen pengatur posisi kursi gaming yang letaknya ada di bawah alas kursi.

Penyebutan istilah kodok dan kupu-kupu tersebut sebenarnya hanya untuk memudahkan dalam membedakan keduanya. Bentuk keduanya memang seperti kedua binatang tersebut.

Sistem penyangga tubuh ini berperan sangat vital karena memampukan kursi gaming berfungsi maksimal, seperti menyesuaikan ketinggian, mengatur kemiringan, ataupun memberi efek ayun.

Sistem mekanikal butterfly pada kursi RGC101 V1 kursi gaming Mekanikal Frog dan Butterfly Kursi Gaming. Apa Sih Maksudnya? WebLayout RGC 101 05 522x600

Foto: Sistem mekanikal butterfly pada kursi RGC101 V1

Kursi Gaming Sistem “Butterfly”

Sistem ini merupakan sistem konvensional yang biasa kita lihat pada kursi kerja pada umumnya. Dalam sistem mekanikal ini, kursi hanya mampu disesuaikan tinggi rendah, kemiringan sandarannya, dan posisi sandaran tangannya. Disebut dengan istilah kupu-kupu karena sistem ini mempunyai satu tuas pengatur yang bentuknya mirip dengan sayap kupu-kupu.

Meskipun konvensional, sistem ini mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh generasi selanjutnya. Kelebihan itu adalah kemampuan sandarannya untuk dimiringkan – atau bahkan direbahkan – hingga kemiringan 180 derajat. Itu bisa terjadi karena posisi tiang as berada tepat di tengah posisi tubuh sehingga memberi keseimbangan penuh saat penggunanya miring hingga 180 derajat di atasnya.

Sistem mekanisme Butterfly ini dapat ditemukan pada kursi gaming Rexus RGC101 v1. Pada generasi selanjutnya, tipe kursi gaming ini sudah menggunakan mekanikal Frog.

Mekanikal Frog pada kursi gaming RGC103 kursi gaming Mekanikal Frog dan Butterfly Kursi Gaming. Apa Sih Maksudnya? RGC 103 01 1030x1030

Foto: Mekanikal Frog pada kursi gaming RGC103

Sistem “Frog”

Sistem ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari teknologi kursi gaming yang ada di pasaran. Perbedaan terbesar sistem mekanikal ini dengan sistem sebelumnya adalah fungsi ayun atau tilt. Dengan sistem itu, alas duduk dapat diatur kemiringannya atau dapat difungsikan untuk mengayun layaknya kursi goyang jaman dulu.

Agar dapat berfungsi demikian, sistem ini menambahkan mekanikal lengan ayun yang menyerupai engsel ayun berbentuk mulut buaya. Dengan teknologi ini, dudukan kursi dapat mengayun di sudut ayunan sekitar 13 derajat sehingga paha bisa sedikit naik ke atas atau turun ke posisi normal.

Dengan diatur menggunakan pengunci, posisi kemiringan juga dapat dikunci sesuai dengan kemiringan yang dikehendaki pengguna.  Sistem ini akan memberi kenyamanan maksimal bagi pengguna, terutama pada bagian kaki dan paha agar tidak mudah pegal saat duduk dalam waktu lama.

Teknologi mekanikal multi-fungsi ini dilengkapi dengan dua tuas yang berfungsi untuk mengatur ketinggian kursi (tuas kanan) dan sudut kemiringan duduk (tuas kiri). Pengaturan ini dapat dilakukan dengan sangat mudah. Jika dilihat secara sekilas, dua tuas tersebut menyerupai kaki katak atau kodok sehingga muncul istilah “frog” untuk sistem ini.

Karena menggunakan tambahan engsel ayun dengan sudut kemiringan 0 -13 derajat, maka sandaran kursi ini tidak bisa dimiringkan hingga 180 derajat layaknya sistem mekanikal Butterfly. Kemiringan maksimalnya hanya sampai sekitar 130an derajat.

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan. Pembatasan kemiringan sandaran tersebut bertujuan untuk tetap menjaga keseimbangan pengguna saat duduk di atasnya. Jika sandaran dibuat bisa miring hingga 180 derajat maka dalam posisi alas miring 13 derajat, pengguna dipastikan jatuh ke belakang karena titik keseimbangan berubah.

Sistem ini digunakan pada kursi gaming Rexus RGC103, Darkthrone DT1, dan Raceline RC2. Ketiga tipe kursi gaming Rexus tersebut merupakan kursi gaming pilihan yang akan memberi kenyamanan bagi para penggunanya, baik untuk bermain game atau melakukan aktivitas lainnya.

Nah, sudah makin paham ya, Gaess? Perlu diingat bahwa sistem frog lebih lengkap pergerakannya sehingga sebaiknya kamu memilih kursi gaming yang sudah memiliki mekanikal ini sebelum beli.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *