Gamer, mengoneksikan perangkat keyboard dan mouse wireless atau nirkabel ke komputer memang ngga susah, tetapi juga tidak bisa dibilang mudah. Ada beberapa kendala yang mungkin, terutama buat kamu yang masih baru menemui perangkat komputer, cukup membuat kita kebingungan. Kendala yang paling sering terjadi adalah perangkat mouse dan keyboard tersebut tidak terkoneksi dengan PC.

Kendala tersebut juga beberapa kali dihadapi oleh pengguna perangkat gaming combo Rexus Warfaction VR2. Perangkat nirkabel keluaran Rexus ini memang merupakan salah satu produk laris yang mempunyai penggemar yang cukup banyak. Dengan harga yang relatif terjangkau, kamu sudah dapat memperoleh dua perangkat sekaligus, mouse dan keyboard.

Keduanya terkoneksi dengan PC atau komputer secara nirkabel sehingga lebih rapi dan ringkas. Dengan sistem koneksi tersebut, Rexus Warfaction VR2 juga dapat dengan mudah dikoneksikan ke perangkat gaming konsol, seperti Playstation 4.

VR2

Agar dapat mengonesikan perangkat keyboard dan mouse nirkabel ini ke komputer atau perangkat gaming lain, ada beberapa hal yang wajib kamu ketahui, yaitu:

  1. Butuh baterai

Karena merupakan perangkat independent yang tidak terkoneksi dengan sumber daya dari komputer, maka keyboard dan mouse nirkabel butuh sumber daya tersendiri yang diperolehnya dari baterai. Baterai tersebut harus dimasukkan ke dalam mouse dan keyboard tersebut sendiri-sendiri. Rexus Warfaction menggunakan baterai tipe AA yang gampang dicari di pasaran.

  1. Basis koneksi frekuensi radio

Satu hal lain yang wajib kamu ketahui bahwa kebanyakan perangkat mouse dan keyboard nirkabel menggunakan teknologi frekuensi radio dengan receiver berupa dongle USB. Berbeda dengan Bluetooth yang bisa dikoneksikan secara umum, antara perangkat dengan USB receiver mempunyai frekuensi khusus dengan enkripsi tertentu agar tidak bisa dimasuki frekuensi lain.

Akibatnya, sistem ini mempunyai kelemahan yaitu perangkat mouse dan keyboard sangat tergantung pada USB receiver tersebut. Jika hilang, maka kita akan kesulitan untuk menggantikannya.

  1. Satu dongle untuk dua perangkat

Untuk menghemat posisi port USB di dalam komputer, maka perangkat mouse dan keyboard nirkabel biasa hanya menggunakan satu USB receiver untuk keduanya.  Receiver tersebut akan memancarkan sinyal ke keduanya secara simultan atau bersamaan.

  1. Biasakan mematikan perangkat setelah pakai

Karena menggunakan energi baterai, maka perangkat mouse dan keyboard nirkabel tidak langsung mati saat komputer dimatikan. Karenanya, kamu harus membiasakan diri untuk mematikan dayanya setelah selesai menggunakan agar tidak boros baterai.

  1. Jangan terbiasa mencopot dongle

Masalah yang sering terjadi adalah kehilangan dongle USB receiver sehingga keyboard dan mouse nirkabel tidak bisa digunakan kembali. Hal itu terjadi karena pengguna sering mencopot dan memasang dongle-nya sehingga dongle jadi kendor dan mudah copot. Setelah ditancapkan di port USB komputer atau laptop, sebaiknya biarkan dongle tersebut tetap ada di sana jika memang perlu dicopot.

Port USB

Tolong, Perangkat Saya Tidak Terdeteksi!

Untuk mengaktifkan perangkat ini, kamu harus mengoneksikannya dulu. Tentu, setelah baterai diisikan di keyboard dan mouse.  Cara mengoneksikan sebenarnya sangat mudah.

Yang biasa dilakukan adalah dengan langsung mencolokkan dongle USB receiver dan kemudian komputer akan mendeteksi keberadaan perangkat baru yang terkoneksi dengannya. Tapi, jika hal tersebut tidak terjadi alias bermasalah, maka ada beberapa trik yang bisa kalian lakukan.

  1. Pindah colokan USB

Cara yang paling mudah adalah dengan mencopot dongle USB dan kemudian mencolokkannya kembali ke port USB komputer yang lain.

  1. Tekan tombol cepat

Jika cara pertama di atas belum bisa juga, maka langkah selanjutnya adalah dengan tahapan berikut: (i) colok usb receiver ke komputer yang sudah dalam keadaan hidup, (ii) masukkan baterai ke dalam mouse dan keyboard, (iii) tekan tombol Esc + K (tahan selama 3detik).

Selamat mencoba trik ini.

Telusuri Produk Rexus

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *