Posts

Hari ini Rexus diundang dalam acara Kementrian Telekomunikasi dan Informatika dan Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI). Acara yang dihelat di kantor Kemenkominfo, Jalan Merdeka Barat, Jakarta ini bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi para gamer yang berprestasi, seperti tim Onic esports, Rizky Faidan, dan tim Bigetron.

Ngga hanya tim-tim itu, ada beberapa gamer berprestasi lainnya yang mendapat penghargaan tersebut. Jadi, siapa saja yang dinilai berprestasi? Menurut penilaian AVGI, gamer-gamer yang mengharumkan nama bangsa di kancah esports, baik di tingkat nasional maupun internasional adalah sebagai berikut.

1. Kevin  “xccurate” Sutanto
Prestasi: 2nd Toyota Master CSGO 2018, 1st Asian Asian Development League Season 1, 2nd Intel Extreme Masters XIII Shanghai.

2. Angga T Putra
Prestasi: 1st Patriot Championship, Runner up PES 16 Mumbai, Runner up FIFA 15 Mumbai. Perlu diketahui, Angga adalah gamer yang berkebutuhan khusus. Meski secara fisik terbatas, tapi itu bukan jadi halangan untuk berprestasi di bidang esports.

3. Rizky “Golden Kid” Faidan
Prestasi: SEA Champion 2019, Indonesia National Champion 2019, Indonesia Representative for PES League World Final 2019, Asian Champion for 1 on 1 Category, Asia Champion for Co-op Category.

4. Belletron PUBG Ladies Team
Prestasi: 1st PINC 2019, 4th Youth Space ID

5. Bigetron E-sports Team
Prestasi: 5th PMCO Global Finals, 3rd PMCO SEA League, 2nd PMCO SEA Finals, 1st IPWC Season 10, 1st PINC 2018, 9th PMSC Dubai 2018.

6. Onic Esports Divisi Mobile Legends
Prestasi: 1ST IPWC Season 4 2019, 1ST IPWC Season 5 2019, 1ST IPWC Season 6 2019, 1ST IPWC Season 7 2019, 1st Dunia Game League, 1st Piala Presiden 2019, 1st MPL Season 3 2019, 1st MSC 2019.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Kominfo, Pak Rudiantara. Penghargaan ini juga menjadi salah satu langkah kongkrit pemerintah dalam mendukung perkembangan esports di tanah air.

Selain para atlet esports, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai developer dan distributor game yang ada di Indonesia, seperti perwakilan dari Tencent sebagai distributor PUBG. Semua satu suara untuk mengembangkan ekosistem yang saling menguntungkan di dunia esports Indonesia.

Rexus juga punya komitmen yang sama, dengan menyediakan produk gaming berkualitas dan terjangkau, sertai mendukung beberapa turnamen esports yang bertujuan untuk mencari bibit atlet-atlet esports berprestasi.

Persiapkan diri dan tim kalian, bro. Masa depan esports di Indonesia bakal makin cerah dan menjanjikan!

 

Buat kalian yang suka bermain game First Shoot Person (FPS), seperti Point Blank yang membutuhkan tingkat akurasi bidikan yang tinggi, pilih mouse yang punya fitur yang mendukung bidikan kamu.

Biasanya, direkomendasikan untuk menggunakan shooter mouse, tapi sebenarnya pakai mouse gaming biasa pun tetap nyaman dan ngga kalah akurat. Saat menggunakan mouse gaming untuk main game Point Blank atau game FPS lainya ada berapa hal yang harus diperhatikan.

Apa sajakah itu?

  1. Bentuk yang ideal sebagai “shooter mouse”.

Biasanya, bentuk mouse gaming yang nyaman untuk membidik adalah agak lebar dan mempunyai lengkungan agak tinggi sehingga menyangga telapak tangan dengan baik. Bentuk seperti ini membuat ketiga jari kita dapat bergerak lebih leluasa.

Catatan: Beberapa mouse yang menggunakan desain dengan menambahkan thumb rest atau dudukan buat jempol di sisi kiri agar kontrol lebih optimal, terutama saat melakukan recoil senjata yang menimbulkan getaran.

Rekomendasi: Kami merekomendasikan mouse gaming Rexus Xierra X8. Desainnya mirip dengan mouse gaming FPS terdahulu, Rexus Titanix TX3.

  1. Punya tingkat DPI yang luas.

Dot Per Inch atau DPI adalah ukuran sensitivitas gerak mouse. Semakin tinggi angka DPI nya, semakin sensitif mouse tersebut. Artinya, dengan sedikit gerakan mouse saja, maka kursor akan bergerak jauh di layar PC. Tingkat DPI yang luas berarti mouse itu punya jarak angka yang tinggi, misalnya 250 – 4800 atau 100 – 10.000, baik secara default atau menggunakan perangkat lunak.

Catatan: Untuk permainan FPS, biasanya para gamer menyeting DPI dalam angka rendah, misalnya di kisaran 250 ataupun 400 DPI. Tujuannya adalah agar kursor mudah dikendalikan.

Rekomendasi: Tentu saja, mouse Rexus Titanix TX10 dapat jadi pilihan tepat. Dengan tingkat DPI 100 – 10.000, sensitivitas gerakan mouse dapat diatur sesuai dengan kebutuhan gamer.

rexus titanix tx10

  1. Memiliki fitur Macro

Sebuah mouse macro diperkaya dengan fitur Macro yang berbasis pada perangkat lunak bawaan agar tombolnya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan bermain gamer. Misalnya, kita nyaman menembak dengan jempol di samping kiri mouse maka tombol kiri mouse yang berfungsi standar sebagai tombol “next” dan “previous” dapat diubah menjadi tombol menembak.

Catatan: Fitur Macro juga berfungsi untuk mengatur LED dan tingkat DPI. Jika chipset mouse bawaan hanya mempunyai rentang sensitivitas 800 – 3200, maka dengan menggunakan software Macro, bisa diperluas jadi 250 – 4800.

Rekomendasi: Satu lagi mouse yang cocok buat main Point Blank adalah Rexus Titanix TX5. Dengan fitur software macro yang dapat tersimpan di memory on board-nya, TX5 dapat langsung digunakan meski berpindah-pindah komputer tanpa mengubah pengaturan Macro-nya.

rexus titanix tx5

Foto: http://www.drleviharrison.com

Meski sering disepelekan, posisi keyboard saat bermain game ternyata sangat menentukan pergerakan dan daya tahan pemain. Pernyataan ini juga ditekankan oleh seorang dokter ahli bedah ortopedi yang kerap disebut sebagai ahli esports, Dr. Levi Harrison, MD,  dari Univertsity of California.

Menurutnya, posisi penempatan keyboard saat bermain beperan penting dalam menentukan posisi tangan, pergelangan tangan, hingga posisi tubuh secara keseluruhan untuk waktu yang lama. Jika sejak awal posisi keyboard sudah salah, maka posisi seluruh bagian tubuh pun akan mengalami kondisi yang tidak ideal sehingga berpotensi besar mengalami gangguan kesehatan berupa repetitive stress injury (RSI), seperti carpal tunnel syndrome (CSI), tendonitis, gangguan otot mata, hingga sakit pingggang.

Penempatan keyboard juga akan menentukan pergerakan dan manuver saat bermain, sekaligus menentukan ketahanan fisik dan konsentrasi.

Logis! Dengan posisi yang tidak ergonomis, tubuh akan mengeluarkan energi lebih sehingga akan lebih cepat mengalami kelelahan. Fokus pun akan bakal drop jika tubuh mengalami kelelahan. Karenanya, dr. Levi Harrison menganjurkan beberapa posisi penempatan keyboard yang terbukti sangat membantu gamer untuk bisa bermain lebih hebat.

Pada dasarnya, dr. Levi memulai dengan posisi sederhana dan standar, yaitu menempatkan keyboard secara diagonal persis di depan kedua tangan seperti posisi mengetik biasa. Untuk posisi ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Gamer duduk dalam posisi ideal, dengan posisi tubuh atas lebih tinggi dari meja keyboard. Tubuh dalam keadaan tegap.
  2. Ketinggian siku sejajar atau lebih tinggi dengan ketinggian keyboard, dengan siku membentuk sudut 90 derajat.
  3. Hindari posisi meja lebih tinggi yang akan membuat siku dalam keadaan tergantung karena kaan membatasi gerakan dan membuat peredaran darah tak lancar.
  4. Mendapatkan jarak yang pas antara posisi duduk dengan keyboard. Dr. Levi menganjurkan agar jarak antara torso atau badan dengan keyboard adalah sekitar 6 – 9 inchi atau sekitar 7 – 11 cm. Jarak seperti ini akan mengkondisikan tubuh tetap tegap saat duduk.
  5. Lengan harus diletakkan di atas meja untuk menghindari kelelahan kedua lengan.
  6. Dalam permainan, posisi keyboard akan berubah saat permainan makin asyik. Tapi, usahakan untuk mengembalikan keyboard ke posisi semula. Agar memudahkan dalam mengembalikan ke posisi semula, tandai posisi awal keyboard dengan selotip.
    rexus legionare mx3.1
  7. Jika dirasa butuh, gunakan keyboard yang punya dudukan pergelangan tangan, seperti keybord Rexus MX3.1. Bantalan tersebut akan menyangga pergelangan tangan dengan sempurna dan menjaga sudut sikut tetap sekitar 90 derajat.
  8. Ketinggian keyboard. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa keyboard yang memiliki kemiringan 20 derajat sangat ideal. Hindari menggunakan keyboard dalam posisi rata karena jari-jari Anda harus menjangkau dan menekan tombol lebih keras sehingga dalam waktu lama, kebiasaan itu akan memengaruhi kesehatan persendian jari-jari.
  9. Hindari menaikkan siku saat mengetik keyboard. Banyak gamer, terutama saat bermain CSGO, yang memiringkan keyboard agar lebih mudah memencet tombol WASD, dengan menaikkan siku. Ternyata, kebiasaan tersebut lama-kelamaan akan membuat gangguan kesehatan, terutama pada siku dan pergelangan tangan.
  10. Jangan lupa atur jarak mouse, yaitu sekitar 8 inchi atau sekitar 9,5 cm dari keyboard. Atur pula jarak mata dengan layar monitor. Jarak ideal yang dianjurkan adalah sekitar 20 – 30 inchi atau sekitar 36 – 40 cm dari mata.

Setelah hampir tiga tahun tercatat sebagai turnamen dengan hadiah atau prizepool tertinggi sedunia, rekor turnamen DOTA2 The Championship 2016 bakal terhenti oleh turnamen Fortnite World Cups Open Qualifier.

Total hadiah The Championship 2016 mencapai sekitar 20,7 juta Dollar dan baru akan tersalip oleh Fortnite World Cups yang menawarkan prizepool hingga 30 juta Dollar. Jika dikurskan dalam mata uang Rupiah saat ini dengan nilai 14.000 per satu Dollar, maka hadiah turnamen Fortnite itu bakal mencapai sekitar 420 Milyar Rupiah! Gokil!

Turnamen ini nanti akan berlangsung pada 13 April – 16 Juni 2019 dan terbuka untuk seluruh player Fortnite. Ingat ya, seluruh player Fortnite. Jadi kalian bisa ikut main.

Pada tahap kualifikasi selama sekitar 10 minggu, Epic Games akan membagikan uang 1 juta dollar setiap minggu bagi kalian yang berhasil meraih puncak kualifikasi.

Epic Games, perusahaan pengembang game ini, akan terus membagikan 1 juta Dollar untuk turnamen mingguan hingga akhir tahun ini. Dalam turnamen mingguan ini, Fortnite bakal mempertandingkan beragam mode dan format agar lebih kompetitif.

Dari turnamen mingguan itu, akan dipilih 100 player solo teratas dan 50 duos team yang kemudian akan diundang ke New York dan 0mendapat hadiah langsung sebesar sekitar 50 ribu dollar per-player.

Para pemain itu berhak bertanding dalam Fortnite World Cup Finals yang akan digelar pada 26 – 28 Juli 2019 untuk memperebutkan hadiah total sebesar 30 juta Dollar.

Kamu juga Fortnite player? Segera persiapkan diri dengan giat berlatih menggunakan produk gaming Rexus. Tidak ada yang tidak mungkin. Buktikan bahwa kalian juga bisa berprestasi dalam esports.

Foto: tweaktown.com

Gamers, siapa sih yang belum pernah denger Apex Legends? Jika di mobile game ada Free Fire yang lagi heboh, di format PC, game ini juga sedang “hot“. Game bergenre Battle royale besutan Respawn ini sangat menarik karena mereka sukses memadukan antara elemen dari PUBG dan Titanfall.

Menurut informasi yang diperoleh dari tweaktown.com, kesuksesan itu bisa dilihat dari bagaimana Apex Legend bisa mengumpulkan 10 juta pemain hanya dalam 3 hari! Gokil… Hal itu tentu menjadi berkah buat penguasa game EA yang saat ini lagi jeblok. Berkat Apex Legend saham dari EA yang tadinya anjlok langsung naik secara drastis.

Foto: Tweaktown.com

Kesuksesan Apex Legend salah satunya disebabkan karena game ini bersifat Free to play dimana semua orang bisa bermain Apex Legend. Selain gratisan, memang masih ada beberapa hal yang membuat game ini meledak. Apa sajakah itu?

  1. Grafis yang mumpuni. Meski gratis, game ini punya kualitas grafis kelas sultan. APEX Legends didukung source engine yang telah dimodifikasi sehingga kualitas visual yang disuguhkan tak dapat diragukan lagi. Tiap efek, partikel, tekstur, bayangan, kabut, hingga pencahayaan mampu disuguhkan dengan sangat riil.
  2. Karakter yang unik, kemampuan tiap karakter terasa mudah untuk dipelajari sehingga bahkan gamer “cupu” pun bisa bermain.
  3. fitur persenjataan yang ada juga terasa lebih bersahabat untuk para gamer casual.

Meski saat ini Apex Legends tidak hadirkan mode solo, duo, ataupun squad 4-5 orang ala game battle royale kebanyakan, tapi ke depan Respawn berjanji akan membuat format seperti Battle Royale kebanyakan. Seperti kalian ketahui, saat ini, APEX Legends hanya memberikan opsi squad berisikan 3 pemain. Jadi akan ada 20 squad dengan 60 pemain di tiap match.

Berkat kesuksesan luar biasa ini, Respawn akan menyediakan game ini dalam format mobile. Hmmm, bisa dibayangkan berapa juta pemain lagi yang bakal memainkan game ini? Kita tunggu. Apapun game yang kalian mainkan, pastikan peralatan game-nya menggunakan produk Rexus yang berkualitas dan terjangkau.

Kabar gembira nih, Gamers…. Ada wacana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memasukkan mata pelajaran esports dalam kurikulum sekolah. Dilansir dari tirto.id, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menginginkan agar e-sport bisa masuk ke dalam kurikulum sekolah.

Bagaimana bisa esports jadi mata pelajaran? Jadi gini, menurut pihak kemenpora, esports masuk dalam kategori olahraga yang memerlukan kesiapan pemainnya, baik secara fisik maupun mental.

Agar dapat terealisasi, tentunya Kemenpora akan bekerja sama dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara yang terkait, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), hingga Kementerian Agama.

Semua lembaga tersebut bertujuan sebagai lembaga negara yang menjamin esport dapat dipraktikkan sebagai sebuah mata pelajaran yang membangun generasi bangsa, termasuk pendidikan moralnya.

Menurut Pak Imam, perlu adanya pengembangan dan pembudayaan untuk mendorong para siswa di sekolah menengah sehingga bisa lebih terlatih apabila memang tertarik pada e-sport. Beliau juga menambahkan bahwa esport membutuhkan konsentrasi selama berjam-jam dan itu tidaklah mudah.

Seorang atlet esports harus berlatih secara tekun dan disiplin, layaknya para atlet olahraga lainnya. Tak hanya kesiapan atlet secara pribadi, dibutuhkan pula pelatih dan manajer yang baik untuk mendampingi para atlet.

Dukungan kemenpora untuk program ini tak main-main. Pak Imam menyatakan secara terbuka bahwa, Kemenpora siap mendukung pembiayaan ini dengan menggelontorkan anggaran sebesar 50 Miliar Rupiah! Anggaran sebesar itu pun bakal digunakan untuk penyelenggaraan kompetisi e-sport di level sekolah.

“Bagi pihak sekolah, kami menghimbau kepada para kepala sekolah untuk memberikan kelonggaran, kemudahan bagi para pelajar yang memang tertarik pada e-sport,” pinta Pak Imam.

Wah, menarik, bukan? Siap jadi atlet esports?

Gamers, kalian pasti setuju jika saat ini makin banyak gamer yang memanfaatkan ponselnya sebagai sarana bermain game alias mobile gaming. Bahkan, para gamer yang dulunya fanatik bermain game di PC pun sekarang mulai bermain mobile gaming sebagai selingan.

Selain karena lebih praktis, bermain mobile gaming memang relatif lebih murah. Kalian tidak perlu PC set berkemampuan hebat agar bisa bermain. Kalian cukup perlu ponsel pintar dan tentu saja… kuota. Jangan lupa, selalu gunakan headset acara bermain kalian makin menyenangkan.

Foto: Rexus S3 Pro

Headset Nirkabel dan Kabel

Pada dasarnya, terdapat dua metode utama koneksi headset ke HP, yaitu tanpa kabel (wireless) dan dengan kabel (wired). Saat ini, hampir semua headset wireless menggunakan teknologi koneksi Bluetooth yang sudah ada sejak era 90an.

Masalahnya, meski praktis, transfer data yang cepat dan besar melalui Bluetooth tidak bisa serta merta lancar begitu saja. Karena memanfaatkan frekuensi radio 2,4GHz, banyak kendala yang sering muncul saat transfer. Salah satu kendala itu adalah delay atau delaying. Jadi, terjadi ketidaksinkronan antara suara dengan gambar sehingga suara terdengar telat, tidak realtime.

Kendala tersebut tentu saja mulai bisa diatasi melalui teknologi yang lebih canggih dan mutakhir, seperti penggunan Bluetooth APTX dan APTX HD. Tapi, perangkat yang menggunakan teknologi tersebut masih sangatlah jarang dan mahal.

Dalam kondisi seperti ini, kita mau tak mau kembali ke teknologi yang lebih kuno, yaitu penggunaan kabel sebagai media transfer data. Kabel yang berkomponenkan tembaga adalah konduktor terbaik untuk menjadi media sinyal elektrik. Transfer sinyal pun akan sangat cepat dan stabil, tanpa gangguan layaknya saat menggunakan media frekuensi radio.

Foto: Rexus HX10

Koneksi Kabel Headset ke HP
Dengan alasan kestabilan transfer data, banyak headset gaming yang tetap setia menggunakan kabel. Semula, banyak yang beranggapan bahwa dengan headset yang menggunakan kabel itu khusus disambungkan dengan PC. Anggapan itu salah!

Headset berkabel juga bisa disambungkan dengan HP. Sistem plug and play, memungkinkan headset langsung dapat dikenali oleh operating sistem di HP dan langsung bisa digunakan. Penggunaan kabel itu disertai dengan penggunaan konektor di ujungnya. Secara umum, sebuah  gaming headset dilengkapi dengan 3 macam konektor, yaitu:

  1. Konektor USB
    Dalam gaming headset, konektor USB ini berfungsi untuk menyalurkan daya listrik yang akan menyalakan LED pada headset. Di beberapa headset, terutama keluaran baru, konektor USB digunakan sebagai satu-satunya konektor yang bisa untuk menyalurkan listrik, sinyal suara untuk speaker, dan suara dari mikrofon sekaligus.
  2. Jack 3,5mm Stereo
    Colokan ini biasanya berwarna hijau mudah. Disebut jack 3,5mm stereo karena berfungsi untuk menyalurkan suara ke speaker kanan dan kiri.
  3. Jack 3.5mm Mikrofon
    Colokan ini biasa berwarna merah muda atau pink. Colokan ini akan menyalurkan suara dari mikrofon headset ke komputer atau ponsel.

Tiga colokan itu adalah standar konektor yang biasa terdapat pada headset gaming. Namun, ada beberapa kombinasi yang mulai banyak digunakan oleh headset gaming. Tujuannya adalah agar lebih mudah digunakan di HP. Ada dua kombinasi, yaitu:

  • Single USB

Penggunaan single USB untuk koneksi gaming headset banyak didominasi oleh headset premium. Dalam sistem ini, hanya ada satu USB sebagai konektor yang berperan untuk sebagai sumber daya LED headset, konektor suara dan mikrofon sekaligus.

  • Single Jack 3,5mm

Headset ini mempunyai satu jack 3,5mm dan satu USB. Satu jack 3,5mm tersebut dapat digunakan sebagai mikrofon dan stereo sekaligus.

Cara Mengoneksikan Headset Kabel ke HP
Di atas sudah disebutkan bahwa headset gaming dengan kabel dapat dikoneksikan ke HP. Sebenarnya, caranya sangat mudah. Kamu hanya butuh tambahan converter. Masalahnya, tidak semua converter dapat digunakan untuk masing-masing konektor di headset. Yuk, kita pelajari caranya.

Untuk konektor USB + Jack 3,5mm mikrofon + Jack 3,5mm stereo?
Untuk konektor headset ini, kamu butuh dua conveter saat ingin menyambungkan dengan HP.

1. Converter USB OTG
USB On The Go adalah converter dari konektor 2.0 headset ke USB Micro/Type C/Lightning di HP. Dengan mencolokkannya ke HP maka lampu headset dapat menyala.

Tips!
Agar lebih irit baterai HP dan ngga perlu beli USB OTG, kamu bisa mencolokkan USB punya headset ke powerbank sementara kamu bermain di HP.

2. Converter Suara Sekat Tiga
Karena port 3,5mm di HP hanya satu lubang, maka kamu butuh converter yang bisa sekaligus menyalurkan sinyal stereo sekaligus suara mikrofon. Converter itu colokannya punya sekat tiga.

Tips!
Jangan sampai salah yang dua sekat karena itu hanya untuk stereo, suara kanan dan kiri.

Untuk Konektor Single USB?
Kamu hanya butuh convert USB OTG Micro/Type C/Lightning.

Tips!
Pastikan HP kamu support USB OTG ya.

Untuk konektor Single Jack 3,5mm dan Single USB?
Kamu hanya butuh convert USB OTG Micro/Type C/Lightning. Ngga perlu converter 3,5mm karena single jack 3,5mm dapat langsung kamu colokkan ke port 3.5mm.

turnamen game

Pada Minggu, 26 Agustus 2018 lalu, Capital Gaming, gaming center yang berada di Jl. Kapin 16, Jatibening, Bekasi, mengadakan acara turnamen LoL yang dilabeli Battle Royal Tournament. Rexus turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Salah satu bentuk keikutisertaan Rexus adalah dengan menyediakan produk sebagai hadiah bagi para pemenang turnamen tersebut.

Turnamen yang diadakan secara offline ini diikuti oleh puluhan tim yang datang dari berbagai daerah se-Jabodetabek. Dengan ongkos pendaftaran yang dibanderol Rp20.000,- banyak peserta yang antusias untuk menghadiri pertandingan ini.

turnamen game

Menurut Pebryan Arisandy, salah satu penyelenggara acara ini, uang pendaftaran sengaja dibuat sangat “merakyat” agar makin banyak peserta yang bisa mengikuti acara ini. “Dengan hadiah berupa uang cash sebesar dua setengah juta Rupiah plus produk Rexus, peserta bakal takkan keberatan mengeluarkan uang pendaftaran sebesar dua puluh ribu donk,” paparnya.

turnamen game

Turnamen ini diadakan juga berkat dukungan penuh  dari pemilik game center Capital Gaming. Capital Gaming memang merupakan salah satu game center baru berdiri, tapi saat ini mempunyai member yang patut diperhitungkan.

Agar makin dipercaya dan membuat nyaman para pengunjungnya, Capital Gaming memilih untuk menggunakan peralatan gaming Rexus. Menurut Agung, pengelola Capital Gaming, selain awet, peralatan gaming dari Rexus juga sudah dikenal oleh para gamer sehingga membuat para gamer merasa mantap saat menggunakannya.

turnamen game

Turnamen kemarin Minggu barulah satu dari rangkaian turnamen yang bakal diadakan oleh Capital Gaming bersama Rexus. Terus pantengin jadwal pertandingan dan turnamen dengan hadiah yang pasti menarik ya. Uji ketangkasan kalian bermain dan buktikan jika bermain gim dapat menghasilkan prestasi serta pendapatan.

Bagi para pecandu game, warung internet atau warnet yang kini mulai berubah nama menjadi game center menjadi “markas”. Tak hanya sebagai tempat untuk bermain, warnet atau game center menjadi sebuah perkumpulan yang mengorganisir banyak orang dengan hobi yang sama: bermain game.

Tak ayal, banyak tim gamers atau clan yang lahir dari warnet yang sama. Akhirnya, tim atau clan itu pun berlaga di berbagai turnamen. Semakin banyak tim berprestasi yang muncul dari sebuah warnet, maka nama warnet itu pun akan terangkat. Otomatis, hal itu tentu akan memengaruhi loyalitas member warnet itu.

Peluang Bisnis Menguntungkan
Bagi pemilik warnet atau game center, hal ini tentu adalah peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Hal itu tentu didukung oleh penetrasi internet yang makin masif hingga ke pelosok negeri. Dicuplik dari tempo.co.id, Irwin Day, Ketua umum Asosiasi Warung Internet (AWARI), pada awal 2018 ini, tercatat ada sekitar 20 ribu warnet, game center ataupun icafe di Indonesia, dengan rata-rata jumlah PC 10-12 unit.

Masih menurut Irwin, jumlah itu tentu akan bertambah pesat seiring dengan makin terbiasanya generasi milenial menggunakan fasilitas internet. Sebagai informasi, yang dimaksud generasi milenial adalah generasi yang lahir pada tahun 1980 – 1999. Saat ini, generasi tersebut berjumlah sekitar 160 juta orang dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 260-an juta. Artinya, pangsa konsumen warnet masih sangat luas.

Faktor Penentu Kesuksesan Warnet
Secara mudah, kesuksesan bisnis warnet bisa langsung dirasakan dari banyaknya pengunjung yang datang ke warnetnya karena pemasukan pun akan mengalir dengan deras. Itu bisa diperoleh dengan berbagai faktor berikut:

  1. Tempat yang strategis. Biasanya warnet berada di lingkungan yang banyak pengguna internet berumur muda, seperti lingkungan kampus atau sekolahan.
  2. Spesifikasi server dan personal computer (PC). Makin canggih, makin banyak pengguna warnet yang bisa mengakses beragam fitur di warnet.
  3. Kenyamanan, terutama AC, agar pengguna warnet betah berlama-lama di ruang warnet.
  4. Koneksi internet yang cepat dan mempunyai kehandalan yang tinggi.
  5. Harga yang relatif bersaing dengan yang lain. Pas dengan kantong kita-kita.
  6. Punya layanan tambahan, seperti cafe, warung, atau fotocopy.
  7. Pelayanan yang ramah dan menarik (Contoh: jika warnet kamu ditungguin oleh Via Vallen, pengunjung warnetmu pasti dijamin membludak).

Jika ditilik lebih lanjut, kesuksesan sebuah warnet juga dapat dinilai dari faktor branding, loyalitas member-nya, dan kerja sama antar vendor penyedia sarana gaming.

Branding atau pemerekan adalah proses untuk mengingatkan masyarakat akan nama sebuah brand atau merek. Jika kamu memiliki warnet bernama Colosseum Arena yang berada di Jakarta Barat, maka usaha branding disebut berhasil jika orang-orang di luar Jakarta Barat pun bisa mengingat dan mengenal nama Colosseum Arena.

Warnet juga bisa dikatakan sukses jika mempunyai member atau anggota yang loyal atau setia dengannya. Itu bisa diciptakan dengan membentuk komunitas. Di kalangan pengguna warnet atau lebih khusus gamers, ada istilah “clan“. Clan merupakan kumpulan dari beberapa tim gamers yang biasanya terbentuk karena bermain di warnet yang sama. Nah, clan itu menjadi komunitas yang menjadi simbiosa menguntungkan bagi pemilik warnet.

Colosseum Arena – Rexus, Saling Menguntungkan
Faktor kesuksesan selanjutnya adalah kerja sama dengan vendor penyedia peralatan warnet. Jika kamu memilik game center, kamu bisa bekerja sama dengan vendor penyedia peralatan gaming. Seperti yang dilakukan oleh Thomas Lee, pemilik warnet dan game center Colosseum Arena yang berada di kawasan Jakarta Barat ini.

Saat ini, pebisnis warnet yang mempunyai empat cabang game center ini bekerja sama dengan Rexus untuk pengadaan peralatan game, seperti mouse, keyboard, dan headset. Thomas atau sering dipanggil Ko Thomas mengaku bahwa dengan berkerja sama dengan Rexus, dia mendapatkan banyak keuntungan.

Selain mendapatkan diskon pembelian produk gaming, dia juga dapat mengikuti Program R-Net dari Rexus yang menguntungkan. Program ini akan memberikan cash back berupa gimmick dan branding produk di warnet miliknya.

Dia pun juga dapat melakukan promosi di kanal informasi resmi Rexus yang sudah dikenal dan dapat mempromosikan tim gamers besutannya untuk mendapatkan sponsorship dari Rexus saat berlaga di berbagai turnamen.

Simbiosis mutualisme antara vendor penyedia alat gaming dan pemilik warnet ini akan saling menguntungkan tentu juga akan menjadi media branding yang sempurna buat kedua belah pihak.

Tak hanya Colosseum Arena, game center lain, seperti Meepo Galaxy Bekasi, pun tertarik untuk bekerja sama dengan Rexus untuk mengembangkan bisnis yang menghasilkan keuntungan puluhan hingga ratusan juta ini.

Kamu tertarik? Silahkan hubungi call center Rexus untuk informasi lebih lanjut.

Saat ini, makin banyak jenis game online yang ditawarkan melalui berbagai platform. Adalah Android yang menjadi salah satu platform mobile game terbesar saat ini. Di antara ribuan bahkan ratusan ribu game online versi Android yang beredar, kami pilihkan 10 game online terpopuler saat ini.

1. Mobile Legend

foto: memecomicindonesia

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan game online Android satu ini. Mobile Legend menawarkan sebuah permainan yang memungkinkan Anda bertarung secara tim, 5 lawan 5. Dengan begitu, tentunya Anda harus memiliki sebuah tim yang kuat dengan strategi yang jitu.

Tidak hanya itu saja, game yang telah diunduh oleh lebih dari 4 juta kali pengunduh ini pun menawarkan kemudahan dalam mengontrol dengan menggunakan virtual joystick  di bagian kiri dan kanan. Jadi, Anda bisa mudah bertarung melawan musuh Anda dengan virtual joystick ini.

2. Garena AOV

foto: aov.garena.co.id

Tidak terlalu berbeda dengan Mobile Legend, Garena AOV juga merupakan salah satu permainan online yang bisa Anda mainkan di ponsel berbasis Android. Garena AOV ini merupakan pembaharuan dari Mobile Arena. Dalam game-nya, Garena AOV menawarkan petarungan 5 lawan 5. Jadi, di sini Anda bisa bermain berkelompok dengan teman-teman Anda untuk melawan kelompok lainnya.

3. Clash of Clans

foto: supercell.com

Tidak hanya di luar negeri, game ini juga sangat digandrungi oleh para pengguna Android di Indonesia. Bahkan saking populernya, baru-baru ini juga muncul lagu dangdut yang menyinggung tentang game ini.

Clash of Clans sendiri merupakan game yang menceritakan tentang pertempuran antar clan. Dalam game ini kita harus membangun sebuah perkampungan serta pasukan bersenjata yang siap untuk menyerang wilayah musuh. Kita juga harus menyiapkan pertahanan yang kuat karena markas kita bisa sewaktu-waktu diserang oleh mereka.

Yang menjadikan game ini sangat populer adalah sistem multiplayer-nya. Ya, di dalam game ini kita bisa menyerang base atau markas milik pemain lainnya. Kita juga bisa membentuk sebuah clan untuk kemudian bersama-sama menyerang clan lainnya.

4. Clash Royale

foto: classroyale.com

Clash Royale memiliki kreator yang sama dengan Clash of Clans. Dalam salah satu game online Android terpopuler ini, pemainnya diminta untuk mengumpulkan kartu-kartu. Kartu yang telah berhasil Anda koleksi bisa Anda gunakan untuk menyerang musuh. Anda juga diminta membuat pertahanan atau yang disebut dengan battle deck untuk melawan serta menghindari serangan musuh.

Serunya, Clash Royale ini bisa memilih siapa lawan yang siap akan Anda kalahkan. Jadi, Anda bisa berduel dengan teman untuk menentukan siapa pemain paling kuat di Clash Royale. Jika Anda bisa memenangkan pertarungan, maka Anda bisa mendapatkan hadiah.

5. Crisis Action

foto: berbagaigadget.com

Bagi para gamers yang hobi memainkan game perang mungkin Crisis Action bisa menjadi pilihan terbaik untuk Game Online Android terpopuler. Crisis Action merupakan sebuah game online yang menawarkan kamera dengan sudut pandang orang pertama atau FPS.

Game ini menyajikan permainan dimana Anda harus menyelamatkan diri sendiri. Anda bisa menembak setiap musuh yang ada. Selain menampilkan permainan aksi yang menegangkan, developer dari Crisis Action juga menambahkan beberapa fitur pendukung seperti beragam gameplay yang bisa Anda pilih.

6. Heroes evolved

foto: mmohuts.com

Untuk Anda pecinta permainan petarungan, Heroes Evolved bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda. Pasalnya, game yang sudah diunduh oleh lebih 200.000 kali ini menawarkan game battle dengan hero yang unik. Dalam gamenya, Anda bisa memilih lebih dari 40 hero yang telah tersedia di Heroes Evolved, termasuk salah satunya Bruce Lee.

7. Get Rich (LINE)

foto: youtube.com

Untuk memainkan game ini Anda hanya perlu memiliki akun LINE saja. Game ini tersedia dalam berbagai pilihan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Secara dasar, permainannya mirip dengan cara bermain monopoli tradisional. Bedanya, di dalam game ini terdapat berbagai peta, karakter, dadu, serta kartu kesempatan khusus yang membuatnya menjadi lebih menarik lagi.

Game ini menyuguhkan permainan monopoli yang sangat menarik ke dalam dunia game. Game ini sebelumnya sempat populer di PC dengan nama Modoo Marble dan kini diboyong oleh LINE untuk para gamer di dunia Android.

Di dalam game ini Anda dapat bermain sendiri melawan AI ataupun bermain melawan teman Anda. Anda juga bisa membentuk tim dan kemudian bersama-sama melawan tim lainnya. Jika memenangkan permainan, maka Anda akan mendapatkan hadiah sesuai dengan level yang Anda mainkan.

8. Clash of kings

foto: games201

Dari nama yang diusungnya mungkin Anda akan menganggap game ini adalah kloningan dari Clash of Clans. Ya, Clash of Kings memang mengusung genre yang sama dengan game buatan Supercell tersebut, namun tema yang diusungnya sedikit berbeda.

Dalam game Clash of Kings ini, Anda harus membuat kerajaan sekaligus mengontrol 7 dunia fantasy. Anda harus membentuk tentara yang tangguh serta base yang kokoh agar dapat menyerang kerajaan milik pemain lainnya serta bertahan dari gempuran musuh. Di dalam game ini, Anda juga dapat membentuk aliansi dengan pemain lainnya dan kemudian menyerang aliansi lainnya

9. Arena masters

foto: Youtube

Pertarungan 3 lawan 3 adalah salah satu fitur yang disediakan oleh game online Android terpopuler satu ini. Arena Masters merupakan game yang dibesut oleh developer NEXON Company. Dalam permainannya di sini Anda akan menemui karakter pemain yang lucu dan imut.

Meskipun ditampilkan dengan karakter yang imut dan lucu, game ini tidak bisa dianggap remeh mengenai keseruan. Tidak jauh berbeda dengan game MOBA lainnya, Arena Masters juga bisa bermain dengan teman Anda secara online atau bermain single player.

10. Hay day

foto: googleplay

Masih ingat dengan game Harvest Moon di konsol PlayStation? Nah, game serupa kini dapat Anda mainkan di Android dengan judul Hay Day. Meskipun tidak seluruhnya mirip dengan Harvest Moon, namun game ini mampu menyuguhkan simulasi peternakan dan perkebunan dengan sangat baik. Anda dapat menanam berbagai tanaman kebutuhan pokok seperti tomat, wortel, dan lainnya di kebun yang Anda miliki.

 

Dikumpulkan dari berbagai sumber

Portfolio Items