Posts

Rexus Thundervox FX1

Gamers, beberapa dari kalian tentu sudah tahu produk headset Bluetooth Rexus Thundervox FX1. Produk ini memang punya desain yang khas, berbeda dengan produk headset lainnya. Desainnya yang modern disesuaikan dengan bentuk earcup oval bertipe over-ear yang melingkupi telinga secara sempurna.

Rexus FX1 dilengkapi dengan dual konektivitas, yaitu dengan menggunakan kabel AUX 3,5mm dan koneksi nirkabel berteknologikan Bluetooth. Dengan dua mode konektivitas tersebut, headset ini sangat pas digunakan untuk bermain mobile gaming dan mengakses multimedia di manapun dan kapanpun. Sangat praktis.

Keunikan #1 : Koneksi Bluetooth

Bluetooth headset ini berteknologi Bluetooth versi 4.2 yang lebih irit energi dibanding versi sebelumnya. Untuk mengoneksikannya, ada cara khusus loh. Caranya adalah dengan menekan tombol >II selama 10 detik sampai lampu indikator berwarna biru dan merah berkedip secara bergantian. Pokoknya lampu merah dan biru harus sampai berkedip-kedip agar bisa pairing ke gadget kamu. Catat ya, Guys!

Keunikan #2 : Lampu LED

Headset ini menarik karena mempunyai lampu LED berwarna biru yang akan menyala saat disambungkan ke komputer. Tapi, buat kalian yang justru tidak suka dengan kehadiran lampu tersebut, atau kalian yang ingin mematikan lampu itu agar lebih irit baterai, maka kalian tinggal menekan tombol berlogo lampu yang disilang di deretan panel kontrol yang ada di speaker headset sebelah kiri.

Keunikan #3 : Switch I – N

Selain itu ada fitur unik lain yang jarang dimiliki oleh headset lain. Fitur itu adalah switch I – N yang terdapat pada panel kontrol kabel AUX. Yuk, kita jelasin fungsinya.

I dan N itu sebenarnya merupakan singkatan dari “I” untuk Iphone dan “N” untuk Nokia. Jadi, ada dua standar internasional yang membedakan titik konduktor jack 3,5mm. Standar itu adalah standar Amerika atau American Headset Jack (AHJ) dan standar non Amerika atau Open Mobile Terminal Platform (OMTP). I atau Iphone menggunakan standar Amerika, tentunya. Sedangkan, N atau Nokia menggunakan standar OMTP atau sering disebut platform terbuka.

Dijelaskan secara mudah, perbedaan keduanya terdapat pada titik konduktor ground atau (-) dan mikrofon pada jack. Jika pada standar OMTP, letak ground (-) berada di pangkal colokan dan titik mikrofon berada di titik di atasnya, maka pada standar Amerika, justru titik mikrofon yang berada di pangkal colokan.

Apa risikonya jika menggunakan kabel AUX tanpa dipindah sesuai standarnya? Ada beberapa headset hanya bunyi sebelah, suara tidak jelas, atau mikrofon tidak berfungsi. Itu semua menandakan bahwa status koneksi tidak mendukung peralatan yang digunakan.

Jadi, buat kalian yang menggunakan FX1 dengan dikoneksikan ke Iphone – termasuk Ipod – menggunakan kabel AUX bawaannya, ubah switch-nya ke posisi “I”. Namun jika dikoneksikan dengan ponsel Android atau pemutar MP3 lainnya, pastikan posisi switch di huruf “N”

Cara ini tidak berlaku jika kalian mengkoneksikannya dengan Bluetooth ya, Guys. Selamat mencoba dan selamat menggunakan headset Rexus FX1.

Gamers, saat hendak membeli gaming headset, kamu tidak bisa mengesampingkan perihal spesifikasi produk tersebut. Dalam tiap kemasan, spesifikasi produk elektronika pasti dituliskan agar memudahkan pengguna mengetahui karakteristik dan kualitas produk yang hendak dibelinya.

Buat kalian yang tidak terlalu paham dengan istilah teknis untuk sebuah gaming headset, jangan kuatir. Berikut beberapa istilah mudah yang bisa dan wajib kamu ketahui sebelum membeli headset.

1. Range frekuensi

Kemampuan driver headset untuk menangkap frekuensi, baik rendah maupun tinggi. Biasanya, gaming headset mempunyai range frekuensi 20Hz – 20.000HZ. Artinya, headset itu bisa menangkap suara rendah (bas) di kisaran frekuensi 20Hz dan suara tinggi (trebel) di 20 ribu Hertz. Untuk audio headset berkelas biasanya mempunyai range 16 – 20.000Hz. Bahkan, ada yang memiliki range 15 – 20.000Hz, yang dibanderol dengan harga relatif mahal.

2. Sensitivitas speaker

Ini merupakan ukuran sensitivitas driver pada headset untuk mengenali sinyal elektronik yang berguna untuk menggetarkan membran di dalamnya. Biasanya, sensitivitas ini diukur berdasarkan ukuran desibel (dB). Semakin tinggi nilai desibel-nya, semakin sensitif headset. Gaming headset Rexus seri Thundervox mempunyai sensitivitas hingga 120 dB.

3. Sensitivitas mikrofon

Perbedaan headphone dengan headset adalah mikrofon. Headset mempunyai microphone yang bisa digunakan untuk berkomunikasi antar pemain saat bermain gim online. Secara mudah, carilah headset dengan nilai sensitivitas tinggi. Itu bisa dilihat dari angka ukuran sensitivitas yang diukur dengan desibel (dB). Secara lebih lengkap, selain sensitivitas, kalian juga perlu mempertimbangkan mengenai keseimbangan antara level noise, clipping point, dan distorsi.

Headset dengan mikrofon yang dilengkapi fitur omni-directional microphone, seperti Rexus Thundervox f35 atau Vonix F22, biasanya mempunyai angka sensitivitas tinggi karena dimampukan untuk menerima suara dari berbagai sumber.


4. Impedansi

Dalam mekanisme sebuah driver, terdapat magnet yang dilengkapi resistor untuk menghambat arus listrik mikro yang masuk ke dalamnya. Itu diukur menggunakan ukuran Ohm. Semakin rendah nilai Ohm-nya, semakin besar arus listrik mikro yang mengalir ke magnet driver dan kemampuan volume headset pun makin kencang. Untuk headset gaming, rata-rata impedansinya berada di kisaran 32 Ohm.

5. Diameter speaker

Yang dimaksud diameter di sini adalah ukuran lingkar driver speaker, bukan ukuran dome earpad. Semakin lebar diameter speaker-nya, biasanya suara yang dihasilkan juga makin luas. Rata-rata gaming headset dilengkapi dengan speaker berdiameter 50mm, seperti produk Rexus Vonix F19, Thundervox F35, Thundervox HX1, ataupun Thundervox HX2.


Gamers
, kalian pasti sudah tak asing lagi dengan fitur yang satu ini pada sebuah headset ataupun headphone. Ya, noise reduction. Fitur ini memang tak lagi baru karena sudah lama, produsen headset atau peralatan audio membenamkannya dalam produk yang mereka buat.

Noise reduction dapat diartikan sebagai sebuah fitur yang berguna untuk mengurangi distorsi atau gangguan suara dari luar. Tujuan semua orang saat menggunakan headset ataupun headphone tentunya adalah mendengarkan musik atau suara yang muncul dari perangkat pemutar musiknya.

Nah, proses mendengar itu jadi terganggu saat suara dari luar masuk ke dalam telinga dan mengganggu musik yang sedang dinikmati. Agar hal tersebut dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan, digunakanlah fitur noise reduction itu.


Luruskan Pengertiannya

Saat ini, secara garis besar ada dua istilah yang digunakan untuk teknologi pengurang kebisingan itu. Apakah itu? Noise reduction dan noise cancelling. Keduanya mungkin mirip namanya, tapi secara teknologi, keduanya jauh berbeda.

Terminologi noise cancelling mengacu pada perangkat berteknologi mutakhir yang dibenamkan dalam sebuah headset atau headphone yang secara aktif berfungsi untuk meminimalkan atau bahkan menghilangkan suara bising dari luar.

Sedangkan noise reduction bekerja secara lebih sederhana. Sistem penahan bising ini bekerja secara paif untuk menghambat suara luar yang masuk ke dalam telinga saat menggunakan headset ataupun headphone.

Yuk, lebih kita rinci perbedaannya.


Active Noise Cancelling

Tak terbantahkan lagi, sistem active noise cancelling merupakan teknologi paling top untuk menghambat suara dari luar. Beberapa headphone atau headset memasukkan sebuah perangkat atau driver berteknologi tinggi di dalamnya.

Driver tersebut akan memproses suara sehingga suara lain selain suara musik yang diputar oleh perangkat musik akan di-delay atau ditahan.  Hasilnya, suara yang masuk ke telinga sudah difilterisasi dan bebas distorsi.

Sayangnya, tidak semua suara “pengganggu” bisa ditahan oleh fitur active noise cancelling. Secara umum, driver diprogram untuk mengenali frekuensi suara distorsi, seperti suara kendaraan bermotor atau pesawat. Tapi, untuk beberapa jenis suara di luar frekuensi tersebut, driver akan kesulitan mengenali dan menahannya.

Passive Noice Reduction

Nah, istilah noise reduction yang sering dipakai, seperti pada headset Rexus, merujuk pada teknologi passive noise reduction.

Istilah noise reduction sebenarnya sama dengan mengisolasi suara dengan membuat sekat yang rapat pada telinga sehingga suara dari luar tidak bisa masuk.

Jadi, headset atau headphone dengan fitur passive noise reduction mengandalkan kualitas earpad untuk “menyumbat” telinga agar suara dari luar tidak mengganggu suara yang dihasilkan oleh pemutar musik atau komputer. Dalam teknologi noise reduction, tidak diperlukan driver.

Dalam headphone atau headset, earpad yang berkualitas mampu menutup kuping secara sempurna. Sedangkan dalam in earphone, fungsi penyumbat suara diserahkan pada kemampuan lapisan silikon atau karet yang berfungsi sebagai earpad.


Mana yang Lebih Baik?
Teknologi tidak bisa bohong. Teknologi active noise cancelling tentu lebih bagus dalam menahan kebisingan. Tapi, untuk mendapatkan headset dengan fitur tersebut tentu kamu butuh bujet yang lumayan tinggi.

Selain itu, active cancelling membutuhkan sumber daya. Jika kalian menggunakan headset nirkabel dengan active noise cancelling, daya baterainya tentu relatif lebih boros.

Berbeda dengan passive noise reduction. Headset atau headphone dengan teknologi ini jauh lebih murah. Secara kualitas penurunan kebisingan pun sebenarnya tak jauh beda.

Sebagai contoh, meski menggunakan headset Rexus X1 yang notabene bersistem on ear dan passive noise reduction, suara dari luar tetap bisa terkurangi beberapa persen. Saat musik dinyalakan, suara luar pun secara otomatis makin tak terdengar.

Kesimpulannya, buat kalian yang punya bujet lebih, memilih headset dengan active noise cancelling adalah hal yang bisa dibenarkan. Tapi, buat penggemar musik atau gaming dengan common budgeting, fitur passive noise reduction tetap bisa diandalka

foto: pixabay

Suatu saat di sebuah game center, terdengar celetukan spontan seorang gamer cewek manis yang sedang ngobrol dengan teman sesama gamer cewek, “Cowok ganteng sih ngebosenin, tapi kalau cewek lucu ngga ngebosenin.”

Spontan, saya pun membuka headset Rexus Vonix F19, menghentikan game, dan mulai “nguping“. Inti dari pembicaraan mereka memang seputar cowok dan tampaknya mereka setuju bahwa cowok yang lucu lebih menarik buat mereka.

Awalnya, saya berpikir yang mereka maksudkan dengan “lucu” adalah cowok yang imut, unyu, atau keren (tahulah… saat ini susah untuk membedakan makna lucu alias unyu dengan lucu humoris). Tapi, setelah mendengarkan (bukan lagi menguping) pembicaraan para gamers manis itu, ternyata yang mereka maksudkan adalah cowok yang benar-benar lucu dan mempunyai selera humor tinggi. Alasannya cuma satu, cewek suka dibuat tertawa.

Efek dari menguping itu adalah kepercayaan diri saya lebih meningkat (mungkin sekitar 0,5%). Ya jelaslah, kalau ditilik dari segi kegantengan, apalah saya ini. Tapi, jika dinilai dari segi humoris, mungkin saya bisa lebih percaya diri jika dibandingkan Verrel Bramastya atau Aliando Syarief.

Saya pun mulai googling dan mengecek referensi mengenai fenomena cowok humoris lebih disukai cewek. Saya pun menemukan sebuah tautan dari Geoffrey Miller, psikolog dari University of New Mexico, Albuquerque, yang mengatakan bahwa wanita memandang pria humoris karena dianggap lebih cerdas dan kreatif.

Bahkan, ada fakta yang lebih menyakitkan bagi jajaran cowok ganteng dan keren seantero dunia. Sebuah survey yang dilakukan oleh majalah Men’s Health pada lebih dari 1000 cewek di Amerika yang berusia 21 – 54 tahun, 77% peserta lebih memilih cowok ganteng daripada cowok ganteng, kaya, ataupun pandai.

Tidak Sembarang Lucu
Menurut pernyataan Jeffrey Hall, Ph.D., profesor dan dosen di Fakultas Komunikasi the University of Kansas, dalam bukunya “Sexual Selection and Humor in Courtship: A Case for Warmth and Extroversion”, tertawa membuat cewek merasa nyaman karena saat tertawa, tubuh memproduksi hormon endorfin dan serotonin yang biasa disebut hormon bahagia.

foto: pixabay

Selain itu, tertawa juga membuat otot muka dan otot-otot tubuh lainya bereaksi sehingga peredaran darah lebih lancar. Karenanya, beberapa ahli menyebut tertawa dengan istilah “internal jogging“.

Tapi, ingat loh, Bro… Lucu bukan berarti konyol. Cowok lucu lebih digilai wanita karena mereka atraktif dan mempunyai kemampuan untuk membuatnya nyaman. Hindari untuk memaksakan tampil lucu dengan gaya yang justru merendahkan atau bersifat bullying. Itu justru tak lucu. Tampil lucu harus cerdas, elegan, dan tetap sopan. Itulah yang tipe cowok lucu yang dicari para cewek.

Memang, lucu itu bawaan. Artinya, ada cowok yang pada dasarnya suka melucu dan candaan yang dibuatnya menarik banyak cewek. Tapi, untuk menjadi cowok yang lucu juga bisa dilatih. Melihat fakta itu, Anda pun tentu ingin menjadi salah satu pria humoris yang “berhak” menggaet salah satu wanita manis pilihan Anda. Agar berhasil, simak 5 catatan penting menjadi pria humoris yang cerdas berikut.

1. Hindari “Humor Fisik”.
Kamu bukan anggota Srimulat, kelompok lawak yang mempunyai “kekuatan” dalam memainkan humor fisik (slapstick), seperti jatuh saat duduk atau keliru mencolokkan jari ke mata. Untuk menarik perhatian wanita incaran Anda, hindari untuk menggunakan “dagelan konyol” seperti itu. Pria humoris bukan berarti kamu meninggalkan kesan berkarisma, cerdas, dan santun.

2. Tertawakan juga humornya.
Humor layaknya dialog interaktif. Kamu pun perlu mendengar atau bahkan menertawakan candaan cewek gebetanmu.Situasi seperti akan membuat dia nyaman.

3. Lucu secara alami.
Kerap kali wanita justru jengah saat melihat ada pria yang memaksakan humornya dan serasa dibuat-buat. Mereka lebih suka pada pria humoris yang menyampaikan humornya secara alami.

4. Jauhi humor murahan.
Yang digolongkan sebagai humor murahan adalah candaan yang berkutat pada hal berbau SARA, kelemahan orang lain, situasi menyedihkan yang sedang menimpa seseorang, atau hal berbau porno. Memang, hal porno adalah salah satu sumber bahan candaan, tapi itu justru akan membuatmu terkesan mesum.

5. Percaya diri dan jadi diri sendiri.
Ini penting. Kepercayaan diri adalah kunci keberhasilanmu menggaet gebetan dengan humor-humor yang kamu lontarkan. Tampilah dengan percaya diri, termasuk bagaimana membawakan diri dan berpenampilan.

foto: pixabay

Walaupun wanita lebih suka pria humoris, bukan berarti Anda harus memaksakan diri untuk menjadi seorang pelawak. Tetaplah menjadi diri Anda sendiri yang unik. Seorang programer komputer yang nerd pun mempunyai kemampuan untuk melontarkan humor-humor yang menggelitik dan menarik beberapa tipe wanita.

Confucius, seorang filosof Tiongkok, pernah mengatakan,”Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life.” Jika diterjemahkan secara harafiah, tokoh pemikir itu ingin menyampaikan pesan bahwa dengan mencintai pekerjaan yang menjadi hobi kita, maka kita akan merasa tak bekerja saat melakukannya. Pekerjaan yang seharusnya merupakan hal yang berat dan membosankan pun jadi menyenangkan plus tetap memperoleh pendapatan.

Pertanyaan selanjutnya, “Jika hobi saya bermain game, apakah bisa mendapatkan penghasilan dari hobi ini?” Jawabannya, “Bisa!” Segala sesuatu yang dilakukan secara serius dan profesional akan menghasilkan penghasilan. Apalagi, saat ini “game” bukan lagi sebatas permainan hobi yang menghambur-hamburkan uang. Gaming beralih menjadi jenis e-sports yang menarik banyak sponsor yang bakal mengisi pundi-pundi rekening kamu.

Sebagai gambaran, permainan seperti League of Legends, Dota 2, dan StarCraft II mempunyai liga profesional yang menyediakan milyaran hadiah, belum lagi insentif dari berbagai sponsor. Tercatat, seorang pemain Dota 2 berhasil mengumpulkan 2,7 juta Dollar Amerika atau lebih 35 milyar Rupiah dengan bermain di 60 turnamen! Artinya, setiap kali bermain, dia meraup sekitar 585 juta Rupiah!

Masih tidak percaya? Nih, contoh beberapa pemain e-sport yang berhasil menggantungkan sumber pendapatannya dari hobi gaming.

1. Saahil Arora

sahil arora

foto: pcgamer.com

Pemain yang kerap disebut “Universe” ini mencatatkan diri sebagai pemain e-sports dengan bayaran termahal di dunia, dengan pendapatan yang hampir mencapai 3 milyar Dollar AS atau sekitar 4,9 trilyun Rupiah. Saat ini, pria kelahiran Amerika 28 tahun lalu masih berhak meraih gelar sebagai pemain terbaik e-sports bersama timnya saat ini, Evil Geniuses.

2. Peter Dager

foto: gosugamers.net

Pemuda kelahiran Indiana, AS, ini merupakan teman satu tim Saahil. Dia berhasil mengukir prestasinya di dunia Dota 2 dengan menggunakan nickname peterpandam alias ppd. Dari e-sports, dia berhasil mendapatkan gaji sebesar 2,6 juta Dollar Amerika per 60 turnamen. Prestasi yang diukirnya itu membuatnya dipercaya sebagai CEO E-sports Organization.

3. Syid Sumail Hassan

sumail hassan

foto: teamliquid.net

Pria asal Pakistan ini menggeser dominasi pemain sukses e-sports yang didominasi oleh pemain dari Amerika dan Eropa. Dengan menggunakan nickname Suma1L, bocah berusia 18 tahun ini bergabung dengan Evil Geniuses dan memenangkan kejuaraan The International 2015. Bahkan, The Guinness Book of World Records menobatkan Sumail sebagai gamer termuda yang telah mendapatkan hadiah turnamen sebesar $1 juta USD!

4. Clinton Loomis

foto:theindianexpress

Masih di winning team, Evil Geniuses, tersebutlah Clinton “Fear” Loomis sebagai pemain E-sports terkaya, dengan pendapatan mencapai 2,3 juta Dollar AS. Pria kelahiran Oregon AS ini berhak disebut sebagai pemain game terbaik dari Amerika Utara. Loomis pensiun dari Dota 2 pada September 2016 lalu dan memilih menjadi pelatih di tim yang telah membesarkan namanya itu.

5. Kurtis Ling

foto: team-dignitas.net

Pria yang punya darah China ini menjadi pemain asal Kanada yang bermain untuk tim NP. Dengan menggunakan nickname Aui_2000, dia mendominasi Dota 2 di umur yang relatif muda. Saat mulai kuliah di University of British Columbia (UBC), Ling bergabung dengan tim Starcraft Club. Selama berkarier di dunia e-sports, Ling berhasil mengumpulkan kekayaan hingga mencapai 2 juta Dollar AS.

6. Zhang Ning

foto: the scoreesports.com

Zhang “Xiao8” Ning memulai masuk dalam server Dota pada September 2010. Selama tujuh tahun merajai Dota, Ning berhasil meraup sekitar 1,9 juta Dollar Amerika. Dengan modal sebesar itu, dia pensiun dari dunia game dan menikahi model kenamaan Jie Zhao.

7. Zhang Pan

mu

foto: thescoreepsports.com

Zhang Pan aliah Mu mulai bermain Dota pada awal 2012 dan berhasil menggondol pundi-pundi kekayaan sebesar 1,1 juta Dollar AS dalam rentang waktu dua tahun. Dalam dunia permainan, Zhang Pan dikenal sebagai pemain yang berani mengambil risiko. Pada awal 2015, karier Pan di turnamen mulai meredup dan akhirnya memutuskan untuk pensiun pada Agustus 2016.

8. Clement Ivanov

ivanov

foto: egamers.net

Clement “Puppey” Ivanov adalah pemain Dota 2 dan kapten dari tim Secret, tim Dota 2 profesional dari ranah Eropa. Dari awal bermain pada 2007 hingga 2015, dia cukup fasih menumpuk kekayaan hingga sebesar $446 ribu Dollar AS. Selain sebagai pemain game, Ivanov juga terkenal sebagai pemain musik, dengan keahlian memainkan beberapa alat musik, seperti biola, clarinet, gitar, dan saksofon.

9. Aliwi Omar

foto: thescoreesports.net

Siapa bilang negara yang sedang dilanda konflik tidak bisa melahirkan pemain game profesional? Buktinya, meski negaranya, Suriah, sedang berkecamuk perang saudara, Aliwi Omar tampil sebagai pemain esports profesioal yang hebat. Insinyur teknik kimia ini bermain untuk tim Digital Chaos, salah satu tim asal Amerika Utara.

Bersama Digital Chaos, dia berhasil mengumpulkan uang lebih dari $1 juta Dollar dengan bermain Dota. Salah faktor yang mendukung kesuksesan Omar di dunia digital game adalah kemampuannya menguasai berbagai bahasa, seperti Inggris, Arab, dan Rumania.

10. Daryl Koh

daryl koh

foto: youtube.com

Adakah pemain game profesional dari Asia Tenggara? Adalah Daryl Koh. Pria asal Singapura ini memulai karier game-nya dengan bermain di DotA. Pada 2010, Koh beralih dari DotA ke StarCraft II. Setelah sukses di, gamer dengan nickname iceiceice meloncat ke Dota 2. Dari dunia game profesional itu, dia mengisi rekeningnya hingga 1 juta Dollar AS.

Setelah kesepuluh pemain sukses itu, apakah kamu yang akan menjadi salah satunya? Sekaligus menjadi pemain E-sport pertama dari Indonesia yang berhasil menggantungkan hidup dari dunia game.