Posts

Review kali ini kami ambil utuh dari portal gamedaim.com  yang mengulas salah satu mouse Rexus keluaran terbaru, Rexus Xierra G5. Dalam “primbon” Rexus, inisial “G” digunakan untuk menggolongkan seri mouse yang masuk dalam kelas entry level atau mouse gaming standar yang cocok untuk pengguna pemula, tapi fiturnya mulai “mencicipi” gaming mouse kelas pro.

Berikut review media game ini…

Rexus, salah satu brand lokal ikut memperkenalkan produk mouse gaming mereka. Dan salah satunya ialah Rexus Xierra RGM-G5 yang sudah RGB, dengan desain yang cukup ergonomis. Seperti yang kita ketahui, Rexus memang lebih dikhususkan untuk gamer pada tingkatan entry-level, karena harganya yang terjangkau. Hal itu-pun menyesuaikan tagline mereka yaitu “Made for Everyone”.

Di kesempatan kali ini, Gamedaim akan mengulas produk Mouse Rexus Xierra RXM-G5 dari Rexus untuk Gamedaim. Apakah worth it untuk gaming? Atau sekedar pemakaian kasual saja?

Desain Simpel 

Kesan saat melihat mouse ini pertama kali terlihat biasa, dilengkapi warna-warni RGB light di sepanjang pinggiran mouse secara keseluruhan. Desain pada Rexus Xierra RXM-G5 bisa dibilang mirip dengan seri lainnya yaitu Xierra X9, hanya saja penggunaan warna pada RXM-G5 ini bercampurkan silver dan black.

Memang simple, namun desain pada mouse ini cukup ergonomis dengan rancangan yang dibuat sedemikian rupa agar para gamer nyaman untuk memakainya.

Di bagian samping kanan dan kiri mouse ada sedikit desain yang unik, yaitu menggelombang bagaikan ombak. Hal ini-pun juga dibuat demi kenyamanan jari para gamer saat melakukan aktivitas gaming.

Selain itu, seri RXM-G5 ini memiliki berat tambahan yang berguna agar gamer bisa memposisikan dengan tepat akurasi bermain mereka untuk game-game FPS.

Performa Cukup untuk Main Game FPS

Mouse seri RXM-G5 ini memiliki tingkat Dpi antara 800 hingga 3200 DPI. Hal ini sangat berguna saat berhadapan dengan game dengan tingkat gameplay yang sangat hiperaktif. Tentunya, kecepatan DPI ini dapat diubah sesuai kenyamanan para pengguna.

Mouse ini-pun dirancang dengan high precision atau tingkat presisi/akurasi yang tinggi sehingga memang cocok untuk game-game bergenre FPS.  Gamedaim sendiri telah mencoba langsung mouse ini untuk game-game FPS seperti Point Blank dan Apex Legends, alhasil performa gaming cukup meningkat daripada menggunakan mouse non-gaming (tidak didesain untuk penggunaan gaming).

Spesifikasi

  • Kecepatan Rata-rata per frame: 60ips
  • Resolusi: 4 tingkat DPI 800 I 1600 I 2400 I 3200
  • Tingkat polling: 125Hz
  • Jumlah tombol: 6 tombol
  • Merek switch: Huano
  • Daya tahan switch: 5.000.000
  • klik Sensor: INSTANT A704
  • LED: 4 mode pencahayaan
  • Panjang kabel: 1,8 meter
  • Dimensi: 124 x 67 x 37mm
  • Berat: 90gr / 115gr
  • Koneksi: USB
  • Platform: Win7/ Win8/ Win 10/ Window Vista/ Window XP/Mac OS 8.6 ke atas

Kesimpulan

Dibandrol dengan harga sekitar 99 ribuan lewat official store Rexus di sini, Mouse Rexus Xierra G5 ini cukup dan worth it untuk pengguna gaming entry-level atau gamer kasual yang tidak terlalu mementingkan kompetisi.

Sumber: Gamedaim.com

TX2

Ilmu bisa dari mana saja. Pepatah itu juga dialami oleh tim Rexus. Berawal dari pertanyaan dari pengguna produk mouse macro Rexus, yaitu Mouse Titanix TX2. Saat itu pengguna yang bernama Agan Maezkev menanyakan kenapa mouse TX2 nya tidak terdeteksi, meskipun dia sudah menginstal software perangkat ini dari www.rexus.id/dukungan.

Agan Maezkev menggunakan komputer dengan Windows 10, 64 Bit.  Kondisi saat itu, software sudah terdeteksi di data program (C:), tetapi tampilan atau user interface software tidak bisa diakses.

Tim Rexus kebingungan akan hal ini karena ini merupakan kasus yang baru saja ditemui. Beberapa hari kami mencari solusinya. Akhirnya, Agan Maezkev menghubungi kami dengan solusi dan dia mengijinkan solusi ini dibagikan kepada semua pengguna produk Rexus yang mengalami hal yang sama.

Ini dia solusinya!

1. Buka fitur My Computer/ This PC. Klik kanan dan kemudian masuk ke “Properties”

2. Buka Device Manager

3. Temukan fitur “Keyboards” di panel.

4. Temukan HID Keyboard Device kemudian Uninstal.

5. Setelah ter-instal, kembali ke “Keyboards” dan klik kanan, temukan “Scan for Hardware Changes“.

6. Akan muncul notifikasi “System Detect The Mouse Gaming“.

7. Balik ke “tray” dan klik ikon-nya.

8. Maka tampilan user interface software macro mouse akan muncul.

Tadaaasoftware mouse Rexus Titanix pun bisa digunakan. Terima kasih Agan Maezkev!

Gamers, tidak sedikit pengguna produk mouse yang kecewa setelah membeli mouse idaman. Pasalnya, mouse yang mereka beli tidak dilengkapi dengan software driver yang bisa untuk mendukung fitur macro layaknya gaming mouse pada umumnya.

Beberapa dari pengguna mouse gaming Rexus pun tidak mengetahui seri atau tipe mouse Rexus yang dilengkapi macro sehingga setelah membeli, mereka baru menanyakan pada produsen, apakah mouse yang baru saja dibeli dilengkapi software atau tidak.

Agar tak menyesal telah membeli mouse, berikut daftar gaming mouse Rexus yang dilengkapi software yang dilengkapi macro.  Dalam tiap kemasan produk terdapat CD driver untuk meng-instal software-nya. Atau, kamu bisa mengunduhnya di rexus.id/dukungan.

rexus titanix tx1

  1. Rexus Titanix TX 1

Mouse ini termasuk generasi lama mouse seri Advanced Rexus. Meski versi lama, mouse ini sudah dilengkapi dengan memori on board yang bisa menyimpan pengaturan software. Dengan mengandalkan chipset sensor terkenal Avago, mouse yang mengusung bentuk robotik dengan beberapa bagian terbuat dari metal ini mempunyia resolusi DPI 500 – 2400.

  1. Rexus Titanix TX2

Bentuk yang simple berbalut warna hitam doff menjadikan TX2 tampil cool. Ukurannya yang sedikit besar menjadikan mouse ini cocok buat kalian yang punya ukuran telapak tangan yang besar. Chipset Avago 3050, tombol Omron yang punya lifespan hingga 10 juta klik, dan pencahayaan LED RGB jadi senjata utama TX2.

Rexus-titanix-TX3

  1. Rexus Titanix TX3

Hampir sama karakteristiknya dengan  TX3, mouse ini dilengkapi dengan tombol khusus untuk sniping mode di samping kiri mouse. Tombol ini sangat berguna saat digunakan untuk bermain gim FPS. Dengan menekan tombol ini, maka pengaturan DPI akan beralih ke level rendah sehingga memudahkan untuk membidik lawan.

rexus titanix tx7

  1. Rexus Titanix TX7

Sekilas, bentuknya hampir mirip dengan pendahulunya, TX1, yang kental dengan kesan futuristik. Komponen chipset tetap dipercayakan pada Avago 3050 yang terkenal bandel dan tangguh. 7 mode pencahayaan LED bisa ditemukan pada mouse ini.

  1. Rexus Titanix TX8

Di antara semua mouse seri Titanix, mouse inilah yang berani tampil beda. Goresan aksen batik yang akan bercahaya saat diaktifkan menjadikan mouse ini tampil gaya. Bukan hanya mengutamakan penampilan, mouse ini juga tetap mengandalkan kinerjanya pada komponen paten, seperti chipset Avago, tombol yang dibuat oleh Omron dan Kaihl, dan lampu LED RGB dengan 6 mode pengaturan.

  1. Rexus Titanix TX9

Sampai saat ini, mouse inilah yang paling mutakhir dalam faktor pencahayaan, yaitu dengan membenamkan fitur running RGB yang akan menghasilkan pendaran cahaya yang berjalan pada garis LED-nya. Untuk komponen “dalemannya” tentu saja mouse ini dilengkapi komponen berkualitas kelas kompetisi, dengan scroll terbuat dari metal yang punya durabilitas tinggi.

  1. Rexus Warfaction VR3 (Mouse)

Dijual dengan sistem paket bersama dengan keyboard dan mousepad, mouse VR3 tampil menawan dengan dilengkapi software yang bisa untuk men-setting Macro. Uniknya, software mouse ini akan tersimpan di memori komputer yang digunakan, bukan di dalam mouse. Mouse ini juga dilengkapi dengan mode game dan multimedia untuk memudahkan mengakses fitur permainan ataupun hiburan.

Sudah jelas ya berarti, mana saja mouse yang dilengkapi software dan bisa digunakan untuk mengatur Macro? Jangan sampai salah beli ya.

Foto: Youtube

Gamers, setelah duduk berjam-jam bermain gim, banyak di antara kita yang terbiasa membunyikan sendi-sendi jari-jari tangan dan leher. “Kretek, kretek…” Rasanya lega.

Sekali, dua kali, akhirnya kita terbiasa dengan aktivitas tersebut. Tapi, benarkah kebiasaan membunyikan sendi itu aman bagi kesehatan sendi?

Menurut dr. Yohana Margarita, seperti dilansir dari meetdoctor.com, sendi terdiri atas tulang yang dikelilingi oleh tulang rawan yang halus, yang dilindungi oleh sebuah kapsul yang dilapisi dengan membran sinovial yang menghasilkan cairan. Cairan ini berisi oksigen, nitrogen, dan gas karbondioksida.

Ketika sendi diregangkan, bunyi gemeretak tersebut merupakan hasil dari kapsul sendi yang diregangkan dengan cepat, yang menyebabkan pembentukan dan pelepasan gelembung gas.

Jika dilakukan secara sering, aktivitas tersebut ternyata berbahaya. Setidaknya ada lima efek negatif yang timbul, yaitu:

  1. Berkurangnya sensor gerak.
    Membunyikan persendian bisa mengakibatkan bagian kaki dan tangan sulit diperintahkan oleh otak. Itu terjadi karena perlemahan syaraf di sekitar sendi.
  2. Merapuhkan tulang rawan.
    Menurut Edmund Edelma, ketua German Rheumatologists Association, membunyikan bagian ruas jari dapat merapuhkan, bahkan menghancurkan tulang-tulang rawan di dalam sendi.
  3. Bergesernya bantalan sendi tulang.
    Membunyikan persendian, terutama pada leher dan tulang belakang, dapat menyebabkan tekanan pada sumsum tulang belakang dan syaraf perifer yang keluar dari ruas tulang belakang sehingga akan terjadi pergeseran bantalan sendi antar tulang belakang.
  4. Persendian menjadi aus.
    Jika kebiasaan ini dilakukan secara berlebihan misalnya 5 menit sekali, maka bisa berpotensi menyebabkan persendian mengalami keausan. Dalam jangka panjang, jika kebiasaan ini dibiarkan berlarut-larut bisa menyebabkan peradangan sendi.
  5. Sobeknya jaringan kantong cairan sinovial.
    Sendi dilapisi kantong yang berisi cairan synovial yang berfungsi meredam gesekan antar tulang. Kebiasaan membunyikan sendi-sendi berpotensi menyebabkan robeknya kantong cairan tersebut sehingga cairan bocor dan terjadi gesekan antar tulang yang sangat menyakitkan.
  6. Berpotensi menyebabkan saraf terjepit.
    Kebiasaan membunyikan sendi tulang leher hendaknya dihindari karena gerakan mendadak dapat menyebabkan saraf di sekitar tulang tersepit sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Baca juga: Cara Sehat A La Gamers

Pixabay.com

Gamers, sejak penembakan brutal yang terjadi pada 14 Februari 2018 lalu di Marjory Stoneman High School, Florida, AS, yang menewaskan 17 siswa sekolah tersebut, pemerintah Amerika mulai melakukan beberapa langkah penanggulangan. Selain memperketat pengamananan sekolah, pemerintah Donald Trump mempunyai wacana untuk melarang peredaran game yang bernuansa kekerasan, seperti CS:GO ataupun Grand Theft Auto.

Youtube.com

Dilansir dari theguardian.com, Trump sudah mengampanyekan hal ini sejak kejadian penembakan brutal tersebut berlangsung. Wacananya ini sudah mendapat dukungan dari beberapa anggota dari fraksi Republik. Salah satunya adalah Matt Bevin, gubernur negara bagian Kentucky.

Wacana presiden Amerika ini tentu menimbulkan pro dan kontra. Pihak yang setuju juga muncul dari Wayne LaPierre, kepala National Rifle Association (NRA). Seperti ungkapan yang pernah dilontarkannya pada 2012 sesaat setelah penembakan Sandy Hook, video game bernuansa kekerasan seperti Bulletstorm, Grand Theft Auto, Mortal Kombat, dan Splatterhouse merupakan beberapa game yang sangat memengaruhi perilaku kejam dan brutal.

Alasan pemblokiran video game sebagai bagian dari antisipasi penembakan brutal di sekolah juga pernah diwacanakan pada 1999. Waktu itu, juga terjadi penembakan brutal di sekolah Columbine 1999. Pelaku penembakan saat itu adalah Eric Harris dan Dylan Klebold, keduanya merupakan pemain game tembak-tembakan yang berjudul “Doom”

Di sisi lain, pihak yang tidak setuju juga bermunculan dari berbagai kalangan. Salah satunya dari kritikus game terkenal, Katherine Cross. Menurutnya, pendapat Trump dengan menyalahkan kekerasan hanya pada pengaruh game adalah tidak beralasan.

Youtube.com

Keberatan Cross berdasarkan pada fakta bahwa di Amerika, ijin kepemilikan senjata api begitu longgar. Saat ini, tercatat lebih dari 42% warga sipil Amerika memiliki senjata api. Ingat ya, warga sipil, bukan tentara ataupun polisi.

Dengan jumlah sebesar itu, peredaran senjata api di tengah warga sangatlah banyak. Bahkan, data menunjukkan bahwa kepemilikan senjata api bagi warga Amerika jauh lebih mudah dibandingkan ijin memiliki Surat Ijin Mengemudi atau bahkan memiliki kendaraan bermotor! Dengan fakta seperti itu, Cross mengatakan bahwa terlalu dini untuk melimpahkan kesalahan tragedi penembakan di sekolah-sekolah kepada industri video game.

Pendapat yang senada dengan Cross juga dilontarkan oleh Dan Hewitt dari The Entertainment Software Association, perusahaan yang menaungi Ubisoft, Nintendo, EA, dan Activision. Menurutnya, video game itu bersifat netral. Artinya, tindakan yang muncul pada orang yang gemar memainkan video game dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya video game.

Selain itu, Hewitt juga mempertanyakan, “Saat ini, video game dimainkan oleh hampir semua penduduk dunia, tetapi kenapa maraknya penembakan di sekolah-sekolah hanya terjadi di Amerika?” Nah, loh...

Meski wacananya menimbulkan polemik, Donald Trump tetap melanjutkan wacana tersebut dengan mengumpulkan para produsen game pada Kamis, 8 Maret 2018 lalu. Saat ini, keputusan sedang digodok oleh pemerintah Amerika dan akan disosialisasikan dalam waktu dekat ini. Jika memang wacana Donald Trump itu akhirnya terealisasi, maka beberapa game yang bernuansa kekerasan bakal akan sulit diakses.

Kamu setuju atau tidak dengan keputusan Orang Nomor Satu Amerika itu?

Gamers, jika kamu perhatikan baik-baik peralatan gaming Rexus, baik itu mouse, keyboard, dan headset-nya, menggunakan lapisan serat nilon sepanjang kabelnya. Sekilas, hal itu tentu membuat penampilannya makin garang. Tapi, ternyata tak hanya itu tujuan melapisi kabel gaming gear dengan serat nilon. Jadi, sebenarnya apa sih keistimewaan serat nilon?

Nilon adalah kain sintetis yang terbuat dari produk minyak bumi. Karena itu, nilon digolongkan sebagai kain sintetis. Itu berbeda dengan kain non sintetis yang seratnya didapatkan dari hewan atau tumbuhan, seperti wol yang berasal dari bulu domba, linen dan katun dari serat buah kapuk randu, atau sutra yang diperoleh dari serat yang dirajut ulat sutera.

Digunakan di Peralatan Perang
Nilon diciptakan dan dikembangkan pada tahun 1930-an oleh Wallace Carothers, seorang ahli kimia dari Amerika, yang bekerja di perusahaan Dupont Chemical. Perusahaan ini hingga saat ini tetap memproduksi berbagai bahan olahan minyak bumi.

Kekuatan serat nilon langsung diakui sejak diperkenalkan ke publik pada 1938. Banyak peralatan militer yang kemudian mengadopsi serat ini dalam peralatannya, seperti untuk membuat parasut, seragam militer, strap atau tali pada senapan, dan lain sebagainya. Nilon juga akhirnya digunakan sebagai serat pendukung dalam sebuah ban.

Selain kuat, ada beberapa karakteristik serat nilon, yaitu:
– Tidak menyerap air atau kelembapan sehingga melindungi bahan yang dibungkus di dalamnya.
– Mempunyai daya regang dan elastisitas yang bagus.
– Tahan terhadap air dan panas.
– Tidak mudah lecet atau terkoyak
– Tidak berjamur atau rusak karen terkena zat kimia.


Pembungkus Kabel yang Ideal

Dengan karakteristik seperti itu, banyak produk yang dikombinasikan dengan serat nilon. Sebut saja selang air. Banyak selang yang menggunakan jalinan serat nilon di dalamnya. Tali panjat dinding pun menggunakan produk serat nilon untuk mendapatkan durabilitas yang tinggi.

Tak hanya itu, kabel peralatan gaming Rexus pun menggunakan serat nilon untuk membungkus kabelnya. Jadi, di luar inti kabel terbuat dari tembaga, terdapat lapisan karet atau plastik dan kemudian dilapisi lagi dengan serat nilon.

Rexus-titanix-TX2

Cara melapisinya pun dengan cara dirajut sehingga antar rajutan tersebut akan saling mengikat sehingga memunculkan kekuatan yang luar biasa. Dengan dirajut, kabel juga takkan kehilangan fleksibilitasnya.

Jadi, masih beranggapan bahwa serat nilon di kabel produk Rexus hanya untuk menambah gaya penampilan?

Salah satu ciri khas keyboard mekanikal modern adalah switch atau tombol yang dapat memancarkan cahaya. Pancaran cahaya itu menggunakan lampu jenis LED. LED adalah singkatan dari Light Emitting Diode. Itu berarti lampu LED dapat menyala berkat pancaran dari dioda atau semikonduktor yang diberi tegangan.

Penggunaan lampu LED kini makin marak.  Lampu LED sering digunakan sebagai indikator produk elektronik, lampu penerangan, lampu kendaraan bermotor, produk alat-alat medis, hingga layar monitor. Seperti kita ketahui, saat ini layar monitor makin banyak yang mengadopsi teknologi LED, mengalahkan pendahulunya yang menggunakan teknologi Liquid Crystal Display (LCD).

Tak hanya itu, LED RGB juga digunakan dalam switch keyboard mekanikal. Sebelum membahas LED RGB di keyboard, yuk kita membahas lampu jenis LED dulu.


Keunggulan LED

Penggunaan lampu LED yang kian marak bukannya tanpa alasan. Pertama, penggunaan dua kutub diode dalam lampu LED memungkinkan bentuk lampu bisa disesuaikan dengan peralatan modern yang kian ramping. Ini juga menjadi alasan LED digunakan dalam switch keyboard yang berukuran kecil.

Foto: pixabay

Kedua, meski berbentuk kecil, cahaya yang dihasilkan oleh LED setara atau bahkan lebih terang dibandingkan dengan teknologi lain. Sebagai contoh, lampu LED berdaya 9 Watt dapat seterang lampu neon berdaya 18 atau 24 watt.

Ketiga, cahaya dari lampu LED lebih fokus. Keempat, ini yang paling unggul, lampu LED sangat hemat energi. Untuk memendarkan dua kutub dioda yang ada dalam lampu LED, hanya dibutuhkan satu arus tunggal berdaya kecil. Kelima, awet. Selama tidak ada permasalahan pada kelistrikan atau konsleting, lampu LED mempunyai rentang hidup sangat lama, bisa 15 – 20 tahun.


Macam Lampu LED

Saat ini dikenal beragam jenis lampu LED. Perbedaan jenis itu ditentukan berdasarkan tipe warna, sumber tenaga, dan penggunaan atau fungsinya. Nah, untuk mengetahui jenis LED RGB, kita hanya akan membahas macam lampu LED berdasarkan tipe warna.

Berdasarkan tipe warna, lampu LED dibagi menjadi tiga macam, yaitu: LED single color, LED dual color, dan LED RGB. Berdasarkan namanya, LED single color berarti hanya terdiri dari satu warna dan satu dot warna LED, entah itu merah saja, hijau, kuning, putih atau biru saja.

Sedangkan LED dual color terdiri dari dua LED warna dalam satu pixel (titik). Dual color umumnya adalah kombinasi warna merah (red) dengan hijau (green) atau kuning (yellow). LED dual color juga dapat terdiri dari warna merah-putih atau merah-biru.


Apa Itu LED RGB?

Tipe LED berdasarkan elemen warnanya yang ketiga adalah LED RGB atau tipe fullcolor. Apakah maksud RGB? Itu adalah singkatan dari Red, Green, dan Blue. Artinya, dalam satu lampu LED RGB, terdiri dari tiga warna, yaitu merah, hijau, dan biru.

Lampu LED RGB dapat membentuk ribuan hingga jutaan warna. Bahkan, diklaim bahwa lampu LED RGB dapat membentuk 16 juta spektrum warna! Kemampuan ini sering disebut dengan istilah videotron atau megatron. Dengan kemampuan warna sebanyak itu, maka spektrumnya bisa dilihat dari berbagai sudut.

Saat ini, LED RGB juga diadopsi dalam switch keyboard mekanikal modern. Keyboard Rexus Fortress K9RGB adalah salah satu tipe keyboard yang membenamkan switch dengan LED RGB di dalamnya. Dengan 9 mode spektrum mode, warna yang dihasilkan dari deretan switch Fortress K9RGB akan lebih menarik.

Confucius, seorang filosof Tiongkok, pernah mengatakan,”Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life.” Jika diterjemahkan secara harafiah, tokoh pemikir itu ingin menyampaikan pesan bahwa dengan mencintai pekerjaan yang menjadi hobi kita, maka kita akan merasa tak bekerja saat melakukannya. Pekerjaan yang seharusnya merupakan hal yang berat dan membosankan pun jadi menyenangkan plus tetap memperoleh pendapatan.

Pertanyaan selanjutnya, “Jika hobi saya bermain game, apakah bisa mendapatkan penghasilan dari hobi ini?” Jawabannya, “Bisa!” Segala sesuatu yang dilakukan secara serius dan profesional akan menghasilkan penghasilan. Apalagi, saat ini “game” bukan lagi sebatas permainan hobi yang menghambur-hamburkan uang. Gaming beralih menjadi jenis e-sports yang menarik banyak sponsor yang bakal mengisi pundi-pundi rekening kamu.

Sebagai gambaran, permainan seperti League of Legends, Dota 2, dan StarCraft II mempunyai liga profesional yang menyediakan milyaran hadiah, belum lagi insentif dari berbagai sponsor. Tercatat, seorang pemain Dota 2 berhasil mengumpulkan 2,7 juta Dollar Amerika atau lebih 35 milyar Rupiah dengan bermain di 60 turnamen! Artinya, setiap kali bermain, dia meraup sekitar 585 juta Rupiah!

Masih tidak percaya? Nih, contoh beberapa pemain e-sport yang berhasil menggantungkan sumber pendapatannya dari hobi gaming.

1. Saahil Arora

sahil arora

foto: pcgamer.com

Pemain yang kerap disebut “Universe” ini mencatatkan diri sebagai pemain e-sports dengan bayaran termahal di dunia, dengan pendapatan yang hampir mencapai 3 milyar Dollar AS atau sekitar 4,9 trilyun Rupiah. Saat ini, pria kelahiran Amerika 28 tahun lalu masih berhak meraih gelar sebagai pemain terbaik e-sports bersama timnya saat ini, Evil Geniuses.

2. Peter Dager

foto: gosugamers.net

Pemuda kelahiran Indiana, AS, ini merupakan teman satu tim Saahil. Dia berhasil mengukir prestasinya di dunia Dota 2 dengan menggunakan nickname peterpandam alias ppd. Dari e-sports, dia berhasil mendapatkan gaji sebesar 2,6 juta Dollar Amerika per 60 turnamen. Prestasi yang diukirnya itu membuatnya dipercaya sebagai CEO E-sports Organization.

3. Syid Sumail Hassan

sumail hassan

foto: teamliquid.net

Pria asal Pakistan ini menggeser dominasi pemain sukses e-sports yang didominasi oleh pemain dari Amerika dan Eropa. Dengan menggunakan nickname Suma1L, bocah berusia 18 tahun ini bergabung dengan Evil Geniuses dan memenangkan kejuaraan The International 2015. Bahkan, The Guinness Book of World Records menobatkan Sumail sebagai gamer termuda yang telah mendapatkan hadiah turnamen sebesar $1 juta USD!

4. Clinton Loomis

foto:theindianexpress

Masih di winning team, Evil Geniuses, tersebutlah Clinton “Fear” Loomis sebagai pemain E-sports terkaya, dengan pendapatan mencapai 2,3 juta Dollar AS. Pria kelahiran Oregon AS ini berhak disebut sebagai pemain game terbaik dari Amerika Utara. Loomis pensiun dari Dota 2 pada September 2016 lalu dan memilih menjadi pelatih di tim yang telah membesarkan namanya itu.

5. Kurtis Ling

foto: team-dignitas.net

Pria yang punya darah China ini menjadi pemain asal Kanada yang bermain untuk tim NP. Dengan menggunakan nickname Aui_2000, dia mendominasi Dota 2 di umur yang relatif muda. Saat mulai kuliah di University of British Columbia (UBC), Ling bergabung dengan tim Starcraft Club. Selama berkarier di dunia e-sports, Ling berhasil mengumpulkan kekayaan hingga mencapai 2 juta Dollar AS.

6. Zhang Ning

foto: the scoreesports.com

Zhang “Xiao8” Ning memulai masuk dalam server Dota pada September 2010. Selama tujuh tahun merajai Dota, Ning berhasil meraup sekitar 1,9 juta Dollar Amerika. Dengan modal sebesar itu, dia pensiun dari dunia game dan menikahi model kenamaan Jie Zhao.

7. Zhang Pan

mu

foto: thescoreepsports.com

Zhang Pan aliah Mu mulai bermain Dota pada awal 2012 dan berhasil menggondol pundi-pundi kekayaan sebesar 1,1 juta Dollar AS dalam rentang waktu dua tahun. Dalam dunia permainan, Zhang Pan dikenal sebagai pemain yang berani mengambil risiko. Pada awal 2015, karier Pan di turnamen mulai meredup dan akhirnya memutuskan untuk pensiun pada Agustus 2016.

8. Clement Ivanov

ivanov

foto: egamers.net

Clement “Puppey” Ivanov adalah pemain Dota 2 dan kapten dari tim Secret, tim Dota 2 profesional dari ranah Eropa. Dari awal bermain pada 2007 hingga 2015, dia cukup fasih menumpuk kekayaan hingga sebesar $446 ribu Dollar AS. Selain sebagai pemain game, Ivanov juga terkenal sebagai pemain musik, dengan keahlian memainkan beberapa alat musik, seperti biola, clarinet, gitar, dan saksofon.

9. Aliwi Omar

foto: thescoreesports.net

Siapa bilang negara yang sedang dilanda konflik tidak bisa melahirkan pemain game profesional? Buktinya, meski negaranya, Suriah, sedang berkecamuk perang saudara, Aliwi Omar tampil sebagai pemain esports profesioal yang hebat. Insinyur teknik kimia ini bermain untuk tim Digital Chaos, salah satu tim asal Amerika Utara.

Bersama Digital Chaos, dia berhasil mengumpulkan uang lebih dari $1 juta Dollar dengan bermain Dota. Salah faktor yang mendukung kesuksesan Omar di dunia digital game adalah kemampuannya menguasai berbagai bahasa, seperti Inggris, Arab, dan Rumania.

10. Daryl Koh

daryl koh

foto: youtube.com

Adakah pemain game profesional dari Asia Tenggara? Adalah Daryl Koh. Pria asal Singapura ini memulai karier game-nya dengan bermain di DotA. Pada 2010, Koh beralih dari DotA ke StarCraft II. Setelah sukses di, gamer dengan nickname iceiceice meloncat ke Dota 2. Dari dunia game profesional itu, dia mengisi rekeningnya hingga 1 juta Dollar AS.

Setelah kesepuluh pemain sukses itu, apakah kamu yang akan menjadi salah satunya? Sekaligus menjadi pemain E-sport pertama dari Indonesia yang berhasil menggantungkan hidup dari dunia game.

Mouse gaming rexus

Mouse gaming rexus

Gamers, bagi anggota pasukan elite Navy Seals, senapan CQBR alias Close Quarters Battle Receiver, merupakan senjata handalan yang harus selalu mereka bahwa di setiap operasi tempur. Nah, bagi kamu, para gamers, senjata yang tak boleh ketinggalan adalah mouse untuk game atau sering kita sebut gaming mouse.

Tentu, mouse yang harus kalian punya adalah jenis gaming mouse yang mempunyai beberapa fitur khusus untuk gaming. Selain harus mempunyai kemampuan yang mumpuni sesuai kebutuhan esports, gaming mouse juga harus mempunyai durabilitas tinggi dan nyaman.

Masalahnya, semakin berkualitas sebuah gaming mouse, harganya pun semakin tinggi. Sebagai seorang gamer profesional, Anda tentu membutuhkan senjata yang berkualitas namun terjangkau di kantong, bukan? Selain agar pengeluaran tetap hemat, kamu pasti bisa menggunakan mouse tersebut sebebas mungkin alias tidak terlalu sayang untuk diajak “tempur”.

Sebenarnya, banyak kok tipe gaming mouse yang berkualitas namun sangat terjangkau dan mudah diperoleh di pasaran. Berikut kami bandingkan kualitas dan harga dari 5 mouse gaming yang paling laris saat ini.

1. Rexus X-3

Kualitas? Rexus Xierra X3 adalah professional gaming mouse yang memiliki berbagai keunggulan baik dari segi desain maupun kinerja. Dengan konektivitas gold plated USB dan nylon braided cable yang berkualitas dan kuat, Rexus X-3 mempunyai bentuk yang sangat sangat ergonomis dan disesuaikan dengan telapak tangan orang Asia. Xierra X-3 memiliki tingkat DPI maksimal 3200 DPI yang bisa bisa langsung dicolok pada komputer.

Harga? Dengan harga di bawah 200 ribu, gaming mouse ini sangat direkomendasikan untuk semua kalangan gamers, baik mereka yang baru belajar maupun kamu yang sudah profesional.

2. Rexus X-6

Kualitas? Dengan berat hanya sekitar 140 gram, X-6 hadir dengan warna yang lebih kalem. Cocok untuk gamers cewek. Meski terlihat kalem, mouse ini juga memiliki satu kesatuan dengan chipset gaming yang ditujukan untuk para gamer tingkat atas dan dilengkapi dengan teknologi yang dapat meningkatkan kestabilan transmisi data pada mouse.

Harga? Masih kisaran di bawah 200 ribu, mouse ini layak untuk kamu ajak “tempur” sekaligus buat latihan harian.

3. Rexus Xierra G-7

Kualitas? Mouse ini bekerja dengan sistem optik yang memiliki tingkat akurasi dan kecepatan optimal sehingga menambah sensasi permainan Anda semakin mengesankan. Xierra G7 dilengkapi oleh 7 (tujuh) tombol yang memiliki fungsi berbeda, dengan permukaan tombol anti slip.

Harga? Kamu mungkin sedikit tak percaya jika mouse keren ini hanya dibanderol dengan harga di bawah 150 ribu. Kamu bakal tak sayang untuk mengajak mouse ini bekerja berat.

 

4. Rexus S5 – Wireless

Kualitas? Rexus Xierra S5 adalah professional gaming mouse yang memiliki fitur wireless mouse (nirkabel) dengan kecepatan koneksi mencapai 2.4GHZ sehingga menyajikan kestabilan dan keakuratan tinggi. Xierra S5 memiliki sentuhan tombol yang superior dan memiliki struktur menjepit diujung depan untuk mengurangi efek hambatan pada tombol mouse.

Harga? Meski dilengkapi teknologi bluetooth yang berkualitas,  gaming mouse ini berada di kisaran harga bawah 150 ribu.Cocok untuk kamu yang tak suka diribetkan oleh kabel.

5. Rexus TX-7

Kualitas? Berbagai fitur unggulan yang dimiliki oleh mouse Titanix TX7. Di antaranya adalah kontrol scroll presisi, pengaturan tingkat kecepatan, lapisan karet anti slip, dan material yang terbuat dari metal. Rexus Titanix TX7 dilengkapi dengan teknologi macro. Fitur macro dan keystroke berfungsi memudahkan mode permainan yang akan dimainkan, sekaligus memberi sensasi bermain yang lebih menarik.

Harga? Untuk sekelas mouse gaming kelas kakap, mouse ini tetap masih terjangkau. Kamu hanya butuh merogoh kocek berkisar 200 ribuan.

Portfolio Items