main game vs belajar

main game vs belajar

Gamers, kalau kamu sudah sampai mengeluarkan usaha untuk membaca artikel ini, kamu sudah melakukan hal yang benar. Memang main game itu seru banget, mau itu video game atau game mobile, kalau dibandingkan dengan musuh bebuyutannya yaitu belajar, dipandang sebagai kegiatan yang sangat membosankan untuk banyak orang. Tapi, belajar adalah salah satu kegiatan yang sangat penting kalau kamu ingin mencapai kesuksesan.

Tapi jangan salah paham dulu, bermain game bukanlah kegiatan yang buruk kalau dilakukan dengan benar. Tetap boleh bermain game, tapi selalu ada batasnya. Ada banyak orang sukses yang juga meluangkan waktunya untuk bermain game. Jadi tenang saja ya gamers. Setidaknya kamu sudah melakukan langkah pertama yang benar yaitu mencari tahu cara menyeimbangkan belajar dan bermain game.

Rencanakan jadwal buat belajar dan bermain game

Tidak perlu mengisolasi diri kamu dari game. Takutnya, kalau kamu mulai main game lagi, makin susah untuk berhenti karena makin jadi.

Sebagai gamer yang cerdas, bermain game tentu ada waktunya dan batasnya. Maka dari itu, membuat jadwal akan sangat berguna. Prioritaskan kegiatan yang lebih penting terlebih dahulu, mau itu belajar atau mengerjakan tugas, yang penting bukan bermain game ya. Setelah produktif, kamu bisa menghadiahkan diri sendiri dengan bermain game. Bermain game seperti ini tentunya lebih menyenangkan karena kamu tidak mempunyai beban pikiran. Kamu tidak perlu secara konstan merasa bersalah karena bermain game.

Misalnya, besok ada ujian yang susah dan tentunya kamu tidak akan bisa kalau tidak belajar dengan serius, jadi kamu hanya meluangkan waktu dengan belajar saja selama satu hari dan tidak main game sama sekali. Saat semua ujian sudah selesai, kamu bisa menghadiahkan diri sendiri dengan bermain game.

Pernahkah kalian berpikir, “aku mau main game dulu sebelum melakukan hal produktif,” dan tiba-tiba sudah malam. Atau kalau misalnya main game MOBA, “kalau menang, lanjut main,” atau ,”kalau kalah, harus sampai menang.” Inilah yang dapat merusak jadwal kalian. Maka dari itu, set alarm saja sejauh mungkin dari tempat kamu bermain game. Jadi saat alarm berbunyi, kamu terpaksa harus mematikan alarmnya itu.

Merencanakan jadwal juga bisa menjadi hal yang baik untuk kamu, supaya kamu bisa belajar disiplin!

Menjadikan game sebagai acara

Untuk tahap berikutnya, kali ini jadikan game sebagai acara. Apakah kamu pernah mendengar musik kebanyakan, yang awalnya sangat berarti untuk kamu, sekarang malah membosankan untuk didengar.

Sama seperti main game. Bayangkan kamu setiap hari main game yang sama, sampai itu menjadi rutinitas kamu. Tidak akan special lagi donk. Nah, kalau kamu hanya menjadwalkan main game setiap hari Minggu, selama dua jam saja, bayangkan senangnya kamu saat Minggu datang. Kayak menunggu anime tiap minggu.

Semakin lama kamu menggunakan cara ini, kamu tentunya akan terbiasa dengan rutinitas ini. Sehingga, kamu tidak merasa kalau kamu ingin bermain game di hari Senin sampai Sabtu.

Cara ini sangat disarankan karena dua alasan:

  1. Singkat dan terkontrol

Sesi permain game yang singkat dan terkontrol akan memuaskan kebutuhan kamu tanpa jatuh lagi ke dalam lautan tidak produktif. Sesi permainan yang dinikmati dengan baik akan memuaskan keinginan bermain game kamu dan membantu kamu untuk tidak berlebihan bermain game.

  1. Mendalami game

Saat kamu tidak merasakan ada beban di pikiran kamu, tentunya main game menjadi jauh lebih asik. Apalagi, kamu menjadwalkan bermain game hanya sebentar saja (contohnya 2 jam), kamu harus menghargai tiap detiknya.

Kalau untuk mimin, Sabtu dan Minggu setelah makan siang adalah waktu yang tepat untuk melakukan ini.

Akhir Kata

Kamu mungkin ingin berhenti bermain game karena ingin memprioritaskan hal lain. Tetapi pada titik tertentu kamu juga ingin bersantai dan videogame adalah kegiatan yang pasti akan mengisi waktu itu. Bermain game dapat menjadi bagian dari hari yang produktif dan semoga saja kamu juga percaya akan hal ini setelah membaca ini.

Mimin sendiri mempunyai banyak teman karena bermain video game, maka dari itu, mimin ingin video game tetap menjadi bagian dari hidup. Tetapi, kalau kamu ada sesuatu yang ingin dicapai, sangat penting untuk menemukan keseimbangan antara relaksasi dan produktivitas.

 

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] diri dari orang lain? Justru sebaliknya. Seperti artikel Manfaat Bermain Game sebelumnya, bermain game mempunyai dampak positif jika dilakukan dengan benar. Jika yang sebelumnya menambah keterampilan […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *