Gamers, kegiatan mengetik berjam-jam ternyata mempunyai beragam efek negatif untuk kesehatan. Selain beragam penyakit akibat gaya hidup sedentary alias “mager”, menurut penelitian, penyakit yang makin sering dialami oleh para penghobi gim, terutama PC gaming, adalah sindrom lorong karpal atau carpal tunnel syndrome (CST).

Carpal tunnel syndrome adalah kondisi yang menyebabkan jari tangan mengalami kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Bagian yang paling sering terpengaruh adalah jempol, jari tengah, dan telunjuk. Gejala yang muncul biasanya berkembang secara perlahan dan akan bertambah parah pada malam hari.

Carpal tunnel merupakan rongga sempit pada pergelangan tangan. Rongga atau lorong ini dikelilingi oleh tulang-tulang pergelangan tangan di bagian bawah dan jaringan ikat (ligamen) yang melintang di atasnya.

Dalam rongga tersebut terdapat saraf yang terhubung dengan jari-jari sehingga jari-jari dapat merasakan menyentuh sesuatu. Selain itu, saraf juga berguna untuk menggerakkan otot-otot jari saat melakukan sesuatu.


Bagaimana Sih Gejalanya?

Seseorang dinyatakan terdiagnosa sindrom rongga karpal saat saraf tersebut terjepit atau terhimpit sehingga menimbulkan gangguan kesehatan yang diawai dengan berapa gejala berikut:

  • Sering terasa kesemutan, mati rasa atau kebas, dan rasa sakit pada tiga jari tangan (ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah).
  • Ibu jari sering terasa lemas.
  • Muncul rasa seperti tertusuk pada jari tangan.
  • Muncul rasa sakit yang menjalar ke tangan atau lengan.
  • Gejala yang muncul bisa terjadi pada salah satu atau kedua tangan sekaligus.


Apa Penyebabnya?
Banyak kasus sindrom rongga karpal terjadi karena seringnya penderita melakukan aktivitas yang melibatkan tangan, terutama bagian pergelangan. Salah satu aktivitas tersebut adalah mengetik atau bermain gim dalam waktu lama.

Meski aktivitas yang dilakukan tidak berat, tapi mengetik dalam durasi lama berpotensi menyebabkan penyempitan rongga karpal sehingga menjepit saraf di dalamnya. Itu karena rongga karpal berada dalam kondisi tertekan saat jari melakukan gerakan frekuentif.

Namun, selain karena aktivitas yang melibatkan jari-jari tangan, sindrom rongga karpal juga bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

  • Faktor keturunan. Jika ada anggota keluargamu yang menderita CTS, potensi kamu mengalaminya akan meningkat.
  • Cedera pada pergelangan tangan. Terkilir dan tulang retak bisa menyebabkan pembengkakan sehingga menekan saraf median di dalam rongga.
  • Penyakit lain. Penyakit seperti rematik, diabetes, hipotiroidisme, dan obesitas berpotensi menyebabkan sindrom rongga karpal.


Bagaimana Cara Mencegahnya?

Penderita sindrom rongga karpal seringkali mendapatkan perawatan berupa kombinasi antara terapi pijat dan pemberian obat jenis kortikosteroid oleh dokter. Jika saraf sudah mengalami kerusakan permanen, maka harus melakukan metode operasi.

Namun, sebelum gangguan kesehatan ini kamu alami, sebaiknya cegah sedini mungkin. Bagaimana caranya?

  1. Biasakan untuk mengistirahatkan tangan dan pergelangan tangan setelah mengetik atau bermain gim selama 2 jam.
  2. Lakukan gerakan peregangan dengan memutar pergelangan tangan.
  3. Berikan pijatan lembut pada masing-masing pergelangan tangan.
  4. Perkuat otot sekitar pergelangan tangan dengan melakukan olahraga yang akan melatih otot tangan, seperti mengangkat dumbble.
1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] berpotensi besar mengalami gangguan kesehatan berupa repetitive stress injury (RSI), seperti carpal tunnel syndrome (CSI), tendonitis, gangguan otot mata, hingga sakit […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *