Bagi para pecandu game, warung internet atau warnet yang kini mulai berubah nama menjadi game center menjadi “markas”. Tak hanya sebagai tempat untuk bermain, warnet atau game center menjadi sebuah perkumpulan yang mengorganisir banyak orang dengan hobi yang sama: bermain game.

Tak ayal, banyak tim gamers atau clan yang lahir dari warnet yang sama. Akhirnya, tim atau clan itu pun berlaga di berbagai turnamen. Semakin banyak tim berprestasi yang muncul dari sebuah warnet, maka nama warnet itu pun akan terangkat. Otomatis, hal itu tentu akan memengaruhi loyalitas member warnet itu.

Peluang Bisnis Menguntungkan
Bagi pemilik warnet atau game center, hal ini tentu adalah peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Hal itu tentu didukung oleh penetrasi internet yang makin masif hingga ke pelosok negeri. Dicuplik dari tempo.co.id, Irwin Day, Ketua umum Asosiasi Warung Internet (AWARI), pada awal 2018 ini, tercatat ada sekitar 20 ribu warnet, game center ataupun icafe di Indonesia, dengan rata-rata jumlah PC 10-12 unit.

Masih menurut Irwin, jumlah itu tentu akan bertambah pesat seiring dengan makin terbiasanya generasi milenial menggunakan fasilitas internet. Sebagai informasi, yang dimaksud generasi milenial adalah generasi yang lahir pada tahun 1980 – 1999. Saat ini, generasi tersebut berjumlah sekitar 160 juta orang dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 260-an juta. Artinya, pangsa konsumen warnet masih sangat luas.

Faktor Penentu Kesuksesan Warnet
Secara mudah, kesuksesan bisnis warnet bisa langsung dirasakan dari banyaknya pengunjung yang datang ke warnetnya karena pemasukan pun akan mengalir dengan deras. Itu bisa diperoleh dengan berbagai faktor berikut:

  1. Tempat yang strategis. Biasanya warnet berada di lingkungan yang banyak pengguna internet berumur muda, seperti lingkungan kampus atau sekolahan.
  2. Spesifikasi server dan personal computer (PC). Makin canggih, makin banyak pengguna warnet yang bisa mengakses beragam fitur di warnet.
  3. Kenyamanan, terutama AC, agar pengguna warnet betah berlama-lama di ruang warnet.
  4. Koneksi internet yang cepat dan mempunyai kehandalan yang tinggi.
  5. Harga yang relatif bersaing dengan yang lain. Pas dengan kantong kita-kita.
  6. Punya layanan tambahan, seperti cafe, warung, atau fotocopy.
  7. Pelayanan yang ramah dan menarik (Contoh: jika warnet kamu ditungguin oleh Via Vallen, pengunjung warnetmu pasti dijamin membludak).

Jika ditilik lebih lanjut, kesuksesan sebuah warnet juga dapat dinilai dari faktor branding, loyalitas member-nya, dan kerja sama antar vendor penyedia sarana gaming.

Branding atau pemerekan adalah proses untuk mengingatkan masyarakat akan nama sebuah brand atau merek. Jika kamu memiliki warnet bernama Colosseum Arena yang berada di Jakarta Barat, maka usaha branding disebut berhasil jika orang-orang di luar Jakarta Barat pun bisa mengingat dan mengenal nama Colosseum Arena.

Warnet juga bisa dikatakan sukses jika mempunyai member atau anggota yang loyal atau setia dengannya. Itu bisa diciptakan dengan membentuk komunitas. Di kalangan pengguna warnet atau lebih khusus gamers, ada istilah “clan“. Clan merupakan kumpulan dari beberapa tim gamers yang biasanya terbentuk karena bermain di warnet yang sama. Nah, clan itu menjadi komunitas yang menjadi simbiosa menguntungkan bagi pemilik warnet.

Colosseum Arena – Rexus, Saling Menguntungkan
Faktor kesuksesan selanjutnya adalah kerja sama dengan vendor penyedia peralatan warnet. Jika kamu memilik game center, kamu bisa bekerja sama dengan vendor penyedia peralatan gaming. Seperti yang dilakukan oleh Thomas Lee, pemilik warnet dan game center Colosseum Arena yang berada di kawasan Jakarta Barat ini.

Saat ini, pebisnis warnet yang mempunyai empat cabang game center ini bekerja sama dengan Rexus untuk pengadaan peralatan game, seperti mouse, keyboard, dan headset. Thomas atau sering dipanggil Ko Thomas mengaku bahwa dengan berkerja sama dengan Rexus, dia mendapatkan banyak keuntungan.

Selain mendapatkan diskon pembelian produk gaming, dia juga dapat mengikuti Program R-Net dari Rexus yang menguntungkan. Program ini akan memberikan cash back berupa gimmick dan branding produk di warnet miliknya.

Dia pun juga dapat melakukan promosi di kanal informasi resmi Rexus yang sudah dikenal dan dapat mempromosikan tim gamers besutannya untuk mendapatkan sponsorship dari Rexus saat berlaga di berbagai turnamen.

Simbiosis mutualisme antara vendor penyedia alat gaming dan pemilik warnet ini akan saling menguntungkan tentu juga akan menjadi media branding yang sempurna buat kedua belah pihak.

Tak hanya Colosseum Arena, game center lain, seperti Meepo Galaxy Bekasi, pun tertarik untuk bekerja sama dengan Rexus untuk mengembangkan bisnis yang menghasilkan keuntungan puluhan hingga ratusan juta ini.

Kamu tertarik? Silahkan hubungi call center Rexus untuk informasi lebih lanjut.

3 replies
  1. warnetgea
    warnetgea says:

    Bisnis warnet sekarang ngeri-ngeri sedap, karna lawannnya gak cuma sesama warnet namun hp andorid juga yang semakin praktis dan paket kuota pun semakin murah, tapi saya tetep berharap warnet akan semakin maju di kemudian hari dengan segala inovasinya

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *