Gamer, buat kalian yang sering main game dengan menggunakan mouse gaming, tentu tahu istilah LOD dalam sebuah mouse gaming. LOD adalah singkatan Lift of Distance atau jika diterjemahkan dalam Bahasa  Indonesia berarti jarak angkat.

Ya, LOD memang menunjuk pada jarak angkat antara sensor mouse dengan permukaan yang dibaca di bawahnya. Jadi, LOD menjadi ukuran pada ketinggian maksimal berapa sensor mouse dapat menitik atau memetakan permukaan di meja atau mousepad yang digunakan.

Foto: hitekno.com

Pengaruh LOD

Ukuran LOD biasanya menggunakan millimeter (mm). Rentangnya LOD bisa bervariasi, yaitu antara 0,5mm hingga 2 atau bahkan 3mm. Bahkan, untuk mouse non gaming, LOD bisa mencapai beberapa sentimeter di atas.

Semakin kecil jarak rentang LOD, maka sebuah mouse gaming dapat disebut memiliki LOD kecil. Sebaliknya, semakin besar gap yang bisa dibaca oleh sensor mouse tersebut, maka dikategorikan memiliki LOD besar.

Buat beberapa gamer, jarak angkat atau LOD mouse ini mungkin tidak terlalu berpengaruh. Apalagi, saat gamer menggunakan pengaturan sensitivitas tinggi karena pasti tidak efeknya tidak akan terlalu terasa. Tetapi, hal itu akan terasa saat kita berkompetisi yang mengharuskan pergerakan mouse harus sangat akurat meski dalam kecepatan tinggi.

Jarak LOD juga akan terasa berpengaruh saat kamu mempunyai kebiasaan bawah sadar untuk mengangkat mouse. Biasanya ini terjadi saat kamu bermain game yang membutuhkan aksi membidik seperti dalam game FPS. Dalam genre game ini, kamu juga biasanya menggunakan pengaturan sensitivitas rendah.

Pengaruh LOD juga akan terasa jika kalian menggunakan mousepad yang tidak terlalu besar. Karena ruang gerak mouse tidak terlalu besar, maka kamu harus sering harus menempatkan kembali mouse ke tengah dengan cara mengangkatnya agar lebih cepat. Hal ini tentu LOD sangat berpengaruh.

LOD Besar atau Kecil, Mana Yang Lebih Baik?

Seperti disebutkan di atas, pengaruh LOD akan sangat terasa saat kamu bermain cepat dalam sebuah kompetisi, dimana keakuratan, akselerasi, dan kecepatan harus prima. Ukuran gerak mouse tidak per detik lagi, tapi milidetik. Dalam kondisi ini, semua faktor yang mendukung kecepatan sangat menentukan, termasuk faktor LOD ini.

Saat kamu menggerakkan mouse hingga mentok ke tepi mousepad, kamu tentu harus segera mengembalikan posisinya ke tengah. Dengan diseret, tentu gerakan akan lebih lambat. Karenanya, kamu harus segera mengangkatnya dan menaruhnya di tengah kembali.

Buat mouse yang mempunyai LOD besar, saat mengangkat mouse tersebut, sensor akan aktif sehingga kursor akan berubah. Tentu saja ini akan menyulitkan, apalagi saat kamu membidik. Bisa saja bidikanmu meleset dan musuh sudah terlanjur kabur. Itu tidak akan terjadi jika kamu menggunakan mouse dengan LOD rendah.

Oleh karena itu, banyak gamer yang setuju bahwa mouse gaming dengan LOD rendah lebih baik dan lebih nyaman digunakan daripada mouse dengan LOD besar, terutama dalam kondisi seperti di atas. Dengan mouse gaming LOD rendah, kamu bisa mengangkat mouse tinggi untuk membetulkan posisi tanpa harus mengubah posisi kursor.

Tikus non-gim dapat memiliki Jarak Angkat Off yang cukup tinggi (mencapai setinggi satu sentimeter atau lebih dalam beberapa kasus) sehingga memiliki Jarak Angkat yang ditetapkan jauh lebih rendah hanyalah salah satu dari banyak keuntungan yang dimiliki mouse gaming nyata daripada yang biasa tikus kantor.

Daxa Pro Wireless, Mouse Rexus dengan LOD Rendah

Mouse gaming dengan kualitas baik biasanya mempunyai standar LOD sekitar 1,2 – 2.4 milimeter. Sebuah sumber memudahkan pengukuran jarak LOD dengan analogi ketebalan CD – ketebalan ya, cuy. Bukan diameter. Jadi, jika diangkat setebal satu atau dua CD, sensor mouse tersebut tidak aktif, maka mouse tersebut tergolong mouse LOD rendah.

Salah satu mouse gaming premium yang mempunyai LOD rendah adalah Daxa Pro Wireless. LOD mouse ini hanya sekitar 1-1.5mm. Dengan LOD sekecil itu, mouse tetap beraksi ketika terangkat sedikit saat membetulkan letaknya.

LOD Daxa Pro Wireless ini menjadi kapasitas bawaan chipset sehingga tidak perlu lagi diatur dengan menggunakan perangkat lunak atau menekan salah satu tombol. Sebagai mouse gaming dengan dual connector, Daxa Pro Wireless mempercayakan kedigdayaan chipset sensor Pixart PMW 3335.

Sensor seri ini merupakan tipe tertinggi dari sensor mouse nirkabel yang ada di pasaran saat ini. Sensor PMW3335 mempunyai tingkat sensitivitas yang tinggi dengan akurasi dan akselerasi maksimal. Konsumsi Daya listrik yang digunakan sensor ini sangat rendah sehingga membuat mouse irit daya.

Selain LOD rendah dengan tipe chipset terkini, Daxa Air mempunyai beragam fitur dan teknologi mouse gaming terkini. Semua itu ditawarkan untuk mendukung performa para gamer.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *