Gamers, saat ini banyak tersedia pilihan gaming mouse dari berbagai merek. Dari banyak pilihan itu, ada dua model koneksi yang digunakan oleh gaming mouse, yaitu koneksi dengan kabel atau tanpa kabel alias nirkabel.

Sebelum memilih mana yang ingin kalian pakai, sebaiknya mengetahui kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Yuk, kita pelajari bersama.

Mouse kabel (Wired gaming mouse)

Kelebihan:

  1. Koneksi stabil.
    Karena menggunakan kabel yang mengunakan serat metal, maka koneksi sinyal dari mouse ke komputer ataupun laptop akan stabil. Delay input yang terjadi sangatlah kecil, bahkan tidak ada.
  1. Cepat terhubung.
    Kelebihan mouse yang menggunakan kabel adalah waktu sambung (plug in time) yang sangat cepat. Hanya dalam berapa detik, mouse kamu akan langsung terdeteksi oleh komputer.
  2. Lebih awet.
    Mouse dengan menggunakan kabel memang terkenal dengan “tahan banting”. Umur pemakaian mereka cukup lama, dalam penggunaan wajar dan terawat.
  1. Harga lebih terjangkau
    Karena tidak menggunakan tambahan dongle Bluetooth ataupun sumber daya tambahan, maka mouse dengan kabel lebih terjangkau dibandingkan mouse nirkabel dengan spesifikasi sama.

Kekurangan:

  1. Kurang rapi
    Dengan adanya kabel yang panjang, sekitar 2 meter, mouse kabel memang jadi kurang rapi dilihat. Apalagi buat pengguna yang tidak terbiasa membereskan mouse setelah menggunakannya, mouse dengan kabel akan tampak tak rapi.
  1. Kabel tergulung
    Kejadian yang sering terjadi pada mouse kabel adalah kabel yang tergulung atau melintir akibat jarang diluruskan. Lama-kelamaan, kabel tersebut akan mengeras dan membentuk gulungan yang ruwet.

 

Mouse Nirkabel (Wireless gaming mouse)

 

Kelebihan:

  1. Cenderung praktis.
    Hal ini bisa terlihat dari tidak adanya kabel yang menjutai kesana kemari. Meskipun kita sudah memakai cable management, mouse dengan kabel pasti kalah rapi dibandingkan mouse nirkabel.
  2. Fleksibel.
    Dengan menggunakan mouse nirkabel, kita bisa dengan bebas leluasa menggerakan tangan tanpa adanya gangguan kabel. Dengan jangkauan hingga 10 meter, kita bisa mengendalikan kursor dari jarak jauh.
  3. Praktis dan ergonomis.
    Mouse nirkabel lebih praktis saat dibawa ke mana-mana. Selain itu, mouse ini dapat dengan mudah disimpan di tas, tanpa harus menggulung kabel.

Kekurangan:

  1. Koneksi tergantung pada kekuatan gelombang.
    Pada mouse nirkabel, sinyal dihantarkan ke komputer dengan menggunakan gelombang radio sehingga kestabilannya tergantung pada kekuatan gelombang. Jika batere lemah, maka kekuatan gelombang akan berkurang.
  1. Harus menggunakan sumber daya.
    Sebagai device yang berdiri sendiri, mouse nirkabel membutuhkan sumber daya tersendiri. Biasanya, sumber daya tersebut berupa batere AA. Untuk mouse Rexus RX-108, sumber dayanya sudah berupa batere lithium yang bisa diisi ulang, bahkan sambil digunakan.

Jadi, Mana yang Terbaik?

Untuk penggunaan dalam waktu lama, apalagi saat kalian sedang berlomba gim, maka sangat disarankan untuk menggunakan mouse berkabel, seperti Rexus TX1, TX2, TX3, TX7, TX8, dan TX9. Tentu sangat tidaklah lucu, jika saat bertanding, tiba-tiba batere mouse habis dan hilang kontak dengan komputer.

Namun, bagi kalian yang menggunakan mouse untuk presentasi atau pekerjaan kantoran yang mengharuskan bertemu dengan klien di luar kantor, mouse nirkabel tentu pilihan yang tepat. Rexus RX108 akan jadi teman yang paling tepat untuk dibawa ke mana-mana.

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] Untuk selengkapnya tentang mouse gaming wireless dan kabel, baca juga: Mouse Kabel Atau Nirkabel, Mana yang Paling Bagus? […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 12 =