Rexus TX8

Gamers, setangguh apakah tombol gaming mouse Rexus? Pertanyaan itu sering ditanyakan oleh banyak gamer yang tertarik dengan produk Rexus. Ya, satu peranti gaming yang menentukan performa kamu adalah mouse. Layaknya pistol atau senapan, mouse menjadi menjadi perpanjangan aksi kita di game. Karenanya, semua hal yang berhubungan dengan mouse menentukan permainan kita, mulai dari jenis mouse, kualitas mouse, hingga cara memegang mouse.

Saking pentingnya sebuah mouse, banyak gamers yang bisa saja menggunakan merek keyboard lain, tapi tidak bisa meninggalkan merek mouse yang biasa dia pakai.

Meski terkesan sederhana, gaming mouse mempunyai komponen yang lumayan rumit. Ada komponen tombol atau switch, sensor optik, chipset, kabel, LED, dan tombol-tombol fitur. Kita sudah pernah membahas mengenai sensor gaming mouse. Nah, saat ini kita akan mengupas mengenai switch gaming mouse.

Bentuk Mini, Kerja Rodi
Tahukah kamu, mengapa disebut mouse? Ya, karena bentuknya kecil dan seperti tikus. Meski kecil, mouse merupakan salah satu perlengkapan komputer yang mempunyai kerja mekanis paling berat.

Pernahkah kalian menghitung berapa kali klik dalam satu sesi permainan? Tentu saja bisa ratusan bahkan ribuan, tergantung lama dan jenis permainan. Padahal, sepasang tombol mouse itu terbuat dari sepasang saklar mini yang diletakkan di bawah tombol mouse. Saklar atau switch itu terhubung dengan PCB mouse dengan cara disolder.

Bicara mengenai ketangguhan gaming mouse tidak bisa dilepaskan dari kualitas switch mouse di dalamnya. Saat ini, ada beragam merek switch atau saklar yang dibenamkan dalam gaming mouse.

Sebut saja merek Omron, Kinzu, Kana, Himake, Panasonic, Huanos , Zippy, Qiaoh, TTF, dan masih banyak lagi. Di antara merek switch mouse tersebut, kamu pasti sudah sering mendengar merek Omron. Ya, merek yang satu ini memang banyak digunakan oleh banyak produsen gaming keyboard.

Omron, Durabilitasnya Tak Terbantahkan
Selain memang karena banyak diaplikasikan dalam gaming mouse, Omron memang terkenal berkat kualitasnya. Sebut saja, gaming mouse sekelas Logitech atau Asus ROG Spatha mempercayakan kerja mouse-nya pada switch Omron. Gaming Keyboard Rexus seri Titanix TX2, TX3, TX8, dan TX9 juga mengaplikasikan produk Omron di dalamnya.

Switch Omron memang merupakan salah satu produk signature yang diproduksi oleh produsen panel berteknologi tinggi asal Jepang. Saat ini, Omron tidak hanya diproduksi di Jepang tetapi juga di China.

Tempat produksi produk switch Omron dapat dikenali dari kode serinya. Untuk produk switch yang diproduksi di Jepang, kamu bisa melihat kode D2F, sedangkan untuk yang produk China, tertera kode D2FC. Meski berbeda tempat produksi, kualitas switch Omron tetap berstandarkan kualitas Omron Jepang.

Kualitas switch Omron terletak pada kualitas material keseluruhan dan material pegas yang digunakannya. Berdasarkan review dari geekhack.org, Saat ini, ada dua jenis bahan metal yang digunakan untuk membuat pegas Omron, yaitu logam campuran berlapis perak dan logam campuran berlapis emas.

Itu juga bisa ditandai dari kodenya. Untuk yang menggunakan logam campuran sejenis perak, hanya tertera kode D2FC sedangkan untuk switch Omron yang menggunakan logam campuran emas, terdapat kode D2FC -01.

Keunikan pegas dalam switch Omron adalah sensitivitasnya terhadap tekanan jari. Untuk switch Omron dengan kode D2FC, tombol akan beraksi saat terkena tekanan rata jari sekitar 150gram. Untuk switch Omron dengan kode D2FC -F, kamu hanya butuh menekan ringan sekitar 75gram.

Artinya, hanya butuh sedikit sentuhan untuk meng-klik. Mana yang lebih enak? Tergantung dari pengguna. Buat kamu yang lebih mantap meng-klik secara keras, tentu saja switch Omron standar (D2FC) jadi pilihan tepat.

Kualitas material plastik dan pegas yang menyusun switch Omron membuat switch mouse ini terkenal handal dan tahan lama. Untuk ukuran penggunaan rata-rata, switch ini mampu bertahan sekitar 10 – 20 juta klik. Pada gaming mouse Rexus Titanix TX8 dan TX9 yang menggunakan tombol switch Omron, daya tahannya juga mencapai 20 juta klik.

Namun, perlu diingat bahwa durabilitas atau daya tahan tombol gaming mouse tergantung pula pada cara pemakaian dan perawatannya. Jika kalian menggunakannya secara “woles” maka daya tahannya juga akan meningkat.

Selain itu, rawat mouse gaming dengan cara membersihkannya secara teratur, terutama dari debu. Debu berpotensi masuk ke celah-celah switch dan menyebabkan menurunnya daya tahan switch gaming mouse.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *