Gamers, setelah selama ini banyak mencoba untuk me-review produk single, kami akhirnya tertarik untuk mencoba produk gaming kombinasi alias combo. Setelah beberapa waktu berpikir dan menimbang – layaknya memikirkan jodoh – kami pun memutuskan untuk memboyong produk Rexus VR3.

Jujur, pertimbangan kami untuk memilih produk kombo ini memang lumayan alot. Pertama, karena memang kami tidak terbiasa menggunakan produk kombo. Kedua, dalam otak kami, terdoktrinasi bahwa produk kombo dengan yang dijual dengan sistem bundling biasanya merupakan produk yang mengejar segi ekonomis, bukan kualitas. Kedua alasan itulah yang membuat kami sedikit ragu-ragu.

Suudzon sih… Tapi, logis jika kami berpikir, masak ada produsen produk yang menjual produk relatif murah, berkualitas, dan terdiri dari beberapa item sekaligus. Hmm… daripada kelamaan di kubangan asumsi, lebih baik kami coba saja sendiri Rexus VR3.

Hingga saat ini, produk VR3 masih dijual secara eksklusif di Tokopedia. Cari saja di tokopedia.com/rexus. Di sana, produk ini dibanderol dengan harga resmi Rp259.000. Kebetulan, kami memperolehnya hanya dengan harga Rp195.000 di Flash Sale Tokopedia. Lumayan loh turunnya. Buat kalian yang minat dengan produk ini, kami sarankan untuk menunggu Flash Sale Tokopedia saja. Tapi setelah menyimak review kami ini ya.

“Politik” Baik Hati
Yuk, sedikit belajar mengingat sejarah. Pada sekitar tahun 1900-an, ada seorang tokoh parlemen Belanda bernama Douwes Dekker yang juga dikenal dengan nama Multatuli, mendesak Kerajaan Belanda untuk berbaik hati terhadap rakyat jajahannya sebagai bentuk balas budi atas hasil bumi yang dikeruknya. Langkah politis tersebut kemudian dikenal dengan istilah politik etis atau politik balas budi.

Sejarah itu teringat begitu saja saat kami membuka paket produk gaming berisi tiga item sekaligus. Ketiga item tersebut tidak bisa digolongkan sebagai produk murahan. Muncul anggapan produk ini sebagai sebuah “tanda terima kasih” Rexus kepada para pelanggan setianya.

Untuk membuktikan anggapan itu, tentu kita harus membuktikannya dengan melihat tiap produk satu per satu. Jika terbukti produk ini mempunyai kualitas setara atau justru di atas estimasi harganya, mungkin saja ini merupakan salah satu strategi Rexus dalam “membalas budi” para pelanggan setianya. Mungkin saja… Who knows…

Keyboard
Model
. Keyboard VR3 kental dengan pakem simplicity: sederhana, praktis, dan fungsional. Desainnya tidak neko-neko. Penambahan cover atas berupa plat aluminium tebal berfungsi untuk melindungi PCB dan komponen lain di dalam papan ketik. Cukup itu. Tak ada fungsi sebagai aksesoris karena tak ada ornamen ataupu aksen kosmetikal yang disertakan.

Material. Bahan yang digunakan oleh keyboard ini tak bisa digolongkan murahan. Dominasi plastik ABS membentuk badan keyboard dan cukup melindungi bagian dalam keyboard dari benturan. Benturan ya… bukan hantaman ataupun lindasan.

Switch. Apalah arti keyboard tanpa switch. Keyboard ini digolongkan dalam golongan keyboard semi-mekanikal. Masing-masing switch-nya menggunakan sistem electro-captative yang menggabungkan sistem rubber dengan pegas berbentuk kumparan. Sensasi saat mengetik tentu berbeda dengan saat mengetik di atas blue mechanical switch. Jika kalian pernah menggunakan keyboard Rexus KX2, seperti itulah rasanya. Mirip. Meski demikian, diklaim tombol keyboard ini mempunyai lifespan hingga 20 juta klik.

LED. Mana ada sih, gaming keyboard tanpa dilengkapi LED? Ntar dikira mesin ketik Broth*r. Meski minimalis, keyboard ini juga membenamkan LED di dalam papan – bukan di masing-masing switch ya. Fitur LED pun tergolong minimalis. Pengguna hanya bisa mengatur dua mode pencahayaan (breathing dan static) serta tingkat kecepatannya. Keyboard VR3 didukung 3 warna, merah, hijau, biru. Cukup untuk diklaim sebagai rainbow backlit.

Mouse
Ini produk VR3  yang jadi “kesayangan” para penggunanya. Setidaknya, itu terlihat dari beberapa review yang kami tonton. Beralasan sih, dengan harga bundling, mouse VR3 dilengkapi dengan sistem macro software. Not bad…

Model. Model mouse ini tak kalah dengan model gaming mouse lainnya. Dengan ukuran yang tak terlalu besar, mouse ini enak digenggam. Justru di keyboard ini dibenamkan aksen aksesoris yang menarik. Di samping keyboard, terdapat aksen layaknya running RGB.

Fitur. Mouse ini mempunyai programable macro berkat software bawaannya. Pengaturan kemudian tersimpan di komputer, bukan di mouse, karena tidak dilengkapi memory on board alias chipset. Dengan software yang sama, pengguna bisa mengatur konfigurasi (3 konfigurasi) untuk media dan gim.

Resolusi. Secara manual, mouse VR3 mempunyai resolusi DPI 800 -2400 DPI, dengan kecepatan pemrosesan sinyal rata-rata 6.000 per detik. Tapi, dengan macro software, resolusinya bisa didongkrak di angka 200 – 4800.

Mousepad
Bisa dikatakan produk terakhir ini sebagai bonus pembelian. Meski demikian, jangan langsung menarik kesimpulan mousepad bawaan ini tak berharga. Jika dicermati, bahan mousepad ini sama atau mirip dengan mousepad keluaran Rexus, yaitu Rexus Kevlar yang harganya Rp59.000 – 79.000.

Material. Bahan mousepad VR3 adalah serat nilon yang dirajut kemudian dikombinasikan dengan busa jenis Eva Foam yang kuat dan tak licin.

Dimensi. Ukuran mousepad yang disertakan adalah 29cm x 24cm x 0,5cm. Buat kami, ukuran tersebut justru lebih pas dibandingkan mousepad yang terlalu lebar sehingga keyboard pun harus “nongkrong” di atasnya.


Bicara Kinerja
Cukup membahas mengenai fitur dan kelengkapannya. Saatnya mencoba kinerjanya. Saat dicolokkan, keyboard dan mouse VR3 yang dilengkapi sistem plug and play langsung bisa dikenali oleh komputer sehingga bisa langsung digunakan.

Saat mencoba keyboardnya, seperti yang kami ungkap di atas, keyboard ini memang belum bisa dibandingkan dengan keyboard mekanikal Rexus yang menggunakan switch mekanikal independen. Tapi, saat digunakan mengetik, kami justru merasa nyaman menggunakan keyboard ini. Mungkin karena ketikannya yang terasa lembut ya.

Untuk mouse-nya, kami akui, mouse VR “beda kelas” dibandingkan para mouse seri VR sebelumnya. Mouse VR3 lebih paten. Mousenya pun nyaman digunakan. Dan, yang lebih penting, banyak fitur yang dibenamkan dalam mouse 6 tombol ini.

Segalanya jadi mudah saat menggunakannya. Termasuk saat kami mengatur program macro untuk Shotgun di Point Blank, seperti yang diulas di tutorial berikut ini. Buat gaming, mouse VR3 sama sekali tak ada kendala. Kami merasa produk ini tetap pantas digunakan untuk bermain gim.

Dan, kesimpulannya…
Setelah melihat, merasakan, dan mengoprek produk ini, kami berkesimpulan bahwa produk ini masuk dalam kategori produk untuk kalangan gamer yang sedang berlatih gim. Untuk ikut turnamen, apalagi turnamen pro, fitur macro dalam mouse yang hanya bisa tersimpan di komputer tentu akan membuatnya tidak praktis.

Untuk pemakaian sehari-hari, keyboard ini bisa kami rekomendasikan. Terlebih karena ada fitur media dan gim yang sudah diusungnya  sehingga memudahkan penggunaan.

Apakah produk ini adalah kebaikan hati produsennya? Pertanyaan ini tentu hanya bisa dijawab oleh pihak Rexus. Tapi, dari hasil review yang dilakukan, kami menyimpulkan bahwa produk ini sedikit di atas harganya. Di luar bonus mousepad, kalian bisa mendapakan mouse yang sudah dilengkapi software macro.

Tertarik? Terus pantengin www.tokopedia.com/rexusid karena produk kombo ini hanya dijual eksklusif melalui Tokopedia untuk sementara waktu ini.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *