Gamers, saat ini sepertinya para penggemar PUBG sedang diuji. Pasalnya, setelah ada beberapa kekerasan yang motifnya terkait dengan adegan kekerasan yang ada di game tersebut, beberapa instansi pemerintah mulai membuka kemungkinan untuk membatasi game tersebut.

Salah satu tindak kekerasan yang motifnya kerap dikaitkan dengan kekerasan di game baru-baru ini adalah penembakan brutal di Christchurch, Selandia Baru. Tak ayal, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) pun kembali menjadi sorotan usai penyerangan brutal di dua masjid tersebut. Pelaku penyerangan disebut-sebut terinspirasi dari game bergenre FPS ini.

Foto: Fosbytes

Pemain PUBG Dipenjara
Merespon hal tersebut, otoritas resmi mulai memikirkan cara untuk meminimalkan dampak negatif dari game tersebut. Ada beberapa cara yang sudah dilakukan. Bahkan, beberapa metode yang sudah dan akan diterapkan kontroversial.

Sebagai contoh, Gujarat, salah satu provinsi di India, sudah melarang anak dan remaja bermain PUBG karena dinilai mengandung aksi kekerasan serta berpengaruh bagi anak muda. Bahkan kepolisian India mengancam hukuman penjara bagi yang tertangkap basah main game tersebut. Menurut media Indianexpress, ada 10 orang yang sudah ditangkap saat kedapatan main game ini.

Foto: jalantikus.com

Berpotensi Diharamkan
Lain di India, lain di Indonesia. Di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat baru-baru ini mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram bagi orang yang memainkan game itu. Dilansir dari detik.com, Ketua MUI Jabar, Rahmat Syafei, mengatakan bahwa saat ini, pihaknya sedang mengkaji terlebih dahulu dampak-dampak dari bermain game online gawai dan komputer tersebut.

Jika dinilai game ini lebih banyak dampak yang merugikan, apalagi menstimulus seseorang untuk melakukan tindakan kejahatan, maka bukan tidak mungkin fatwa itu akan diberlakukan.

Jika benar fatwa itu diberlakukan, hal ini tentu bakal jadi “ujian berat” buat penggemar PUBG. Seakan-akan, mereka terancam hukuman “dunia akhirat”, bisa dipenjara dan sekaligus haram. Sedih banget loh itu…

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah hanya PUBG yang dilarang atau semua game yang mengandung unsur kekerasan? Toh, masih banyak game lain yang secara vulgar menampilkan pembunuhan dan kekerasan. Sebut saja GTA, CSGO, Point Blank, dan lain sebagainya. Bagaimana menurut kalian?

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] Reaksi keras dari otoritas terkait bermunculan. Salah satu reaksi represif muncul dari pemerintah provinsi Gujarat, India yang memutuskan untuk mengurung orang yang tertangkap memainkan game ini. […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *