Akibat Lockdown Covid-19, Pemain EG Ini Raih 11000 MMR Dota 2

Gamer, belum lama ini, pemain tim Dota 2 Evil Geniuses atau EG berhasil meraih 11000 MMR. Ini adalah sejarah pertama kali seorang pemain profesional dapat meraih ranking tertinggi pada game besutan Valve ini. Hebatnya, angka itu diraihnya saat lockdown akibat wabah Covid-19.

Buat pemain Dota 2, Match Making Ranking (MMR) tak hanya sebuah peringkat, tetapi menjadi semacam status sakral kedigdayaan kamu di game ini. Semakin tinggi, angka MMR yang kamu miliki, semakin mentereng namamu di kancah Dota2.

Perlu diketahui, sampai saat ini, penentuan angka MMR memang masih rahasia dapur Valve. Belum ada pihak lain yang tahu parameter apa saja yang digunakan dalam menentukan angka MMR.

Dan, seperti yang kalian ketahui, selain MMR ada pula penentuan peringkat berdasarkan medali, mulai dari Herald hingga Immortal. Tapi, selama ini, MMR dinilai lebih prestisius dalam menentukan kedigdayaan pemain Dota 2 di kancah game ini.

Adalah Abed Azel ’Abed’ L. Yusop yang saat ini bermain untuk Evil Geniuses menjadi pemain pertama dalam sejarah Dota yang mencapai tonggak 11.000 MMR tersebut. Nama pemain ini memang tidak semoncer Sayid Hassan Sumail atau Jesse ‘JerAx’ Vainikka, namun pelan tapi pasti, Abed mulai menunjukkan taringnya di game PC ini.

dota 2 chart

Penuh Perjuangan

Pencapaian MMR 11000 merupakan buah dari perjuangan Abed selama bertahun-tahun. Jika ditengok ke belakang, pada 2016, dia masih berkutat di 8000 MMR dan lama tak beranjak di angka tersebut. Sempat menjadi sorotan karena terkesan jalan di tempat, Abed membuktikan bakatnya dengan mengumpulkan 2000 MMR dalam setahun. Pada 2017, dia berhasil mencapai MMR lima digit, yaitu 10.000.

Dua tahun berselang, yaitu pada 2019, saat sistem medali baru diperkenalkan dalam game ini dan pemain memiliki dua MMR yang berbeda (Solo dan Party),  Abed sekali lagi menjadi pemain pertama yang meraih 10.000 MMR di kelas Solo pada Juni 2019.

Tahun 2020 ini, mid-laner EG ini berhasil menjadi orang pertama yang berhasil meraih 11.000 MMR. Perolehan ini juga menjadi rekor tersendiri sebagai salah satu pemain Asia Tenggara termuda yang berhasil mencapai ranking ini. Saat ini, dia berusia 19 tahun.

abed

Foto: Dreamhack

Raih Prestasi Saat Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sepertinya membawa berkah tersendiri buat Abed dalam mengumpulkan ranking.  Raihan Abed ini diperolehnya saat dia mempunyai banyak waktu di rumah. Saat Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan “lockdown” untuk Pulau Luzon dan sekitarnya, semua warga Filipina menghabiskan waktu hanya di rumah selama wabah.

Selama bermain game di rumah, Abed menunjukkan grafik permainan yang impresif, yaitu dengan rata-rata kemenangan 73,3%  dari sekitar 525 game yang dimainkan di Meepo.  Langkah Abed mengumpulkan MMR setinggi mungkin ini pasti bakal memicu pemain profesional Dota 2 lain untuk meraih ranking setinggi mungkin.

Kamu mau menyusul jejak Abed?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please note, comments must be approved before they are published